Posts made by Intan Eka Safitri

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

by Intan Eka Safitri -
NAMA : INTAN EKA SAFITRI
NPM : 2315061064
KELAS : PSTI D
PRODI : TEKNIK INFORMATIKA

Jurnal ini membahas perjalanan politik dan kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama, atau yang lebih dikenal sebagai Ahok, di Indonesia, terutama dalam konteks pemerintahan DKI Jakarta. Beberapa poin yang saya dapat adalah :
1. Latar Belakang Politik: Artikel ini menggambarkan latar belakang politik Ahok, termasuk perjalanannya dalam dunia politik dari anggota DPRD hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ahok terkenal dengan gaya kepemimpinan yang tegas dan transparan.
2. Gaya Kepemimpinan: Jurnal ini membahas gaya kepemimpinan Ahok yang tegas dan to the point. Meskipun gaya kepemimpinannya memiliki dukungan kuat dari sebagian masyarakat, juga mendapatkan kritik, terutama dari beberapa ormas dan kelompok masyarakat tertentu.
3. Pengaruh Tionghoa: Jurnal ini juga mencatat pengaruh latar belakang etnis Tionghoa Ahok dalam politik. Meskipun berasal dari minoritas, Ahok berhasil memperoleh dukungan luas dalam konteks politik Indonesia yang heterogen.
4. Penegakan Hukum: Ada analisis tentang perlindungan hukum dan penegakan hukum dalam konteks pemerintahan Ahok, dengan penekanan pada transparansi dan akuntabilitas.

Dari keseluruhan analisis, jurnal ini memberikan pandangan yang cukup komprehensif tentang peran dan dampak kepemimpinan Ahok dalam pemerintahan DKI Jakarta, serta tantangan yang dihadapinya dalam konteks politik dan sosial Indonesia.

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

by Intan Eka Safitri -
NAMA : INTAN EKA SAFITRI
NPM : 2315061064
KELAS : PSTI D
PPRODI : TEKNIK INFORMATIKA

Video tersebut membahas tentang pentingnya Supremasi hukum untuk mengatur keseimbangan kekuasaan di Indonesia tanpa diskriminasi. Penegakan hukum yang adil memastikan bahwa semua orang diperlakukan sama di mata hukum, tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau politik mereka.
Tantangan utama dalam memastikan penegakan hukum yang adil di Indonesia mencakup korupsi, pengaruh politik, dan kurangnya kesadaran hukum di masyarakat.
Penuntutan yang adil sangat penting untuk menjaga integritas sistem hukum dan kepercayaan masyarakat.
Namun, tantangan seperti korupsi dan pengaruh politik sering kali menghambat pemberian keadilan.
Kurangnya kesadaran hukum di masyarakat juga menjadi kendala utama. Oleh sebab itu, reformasi hukum yang komprehensif diperlukan untuk memperbaiki sistem ini.
Melanjutkan pendidikan dan sosialisasi hukum juga penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penuntutan yang adil.
Analisis ini menunjukkan bahwa tanpa reformasi dan pendidikan yang tepat, upaya untuk memastikan penuntutan yang adil akan terus menghadapi banyak kendala.
Pendidikan hukum yang berkelanjutan membantu masyarakat memahami hak dan tanggung jawab mereka serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam sistem hukum.

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

by Intan Eka Safitri -
Nama : Intan Eka Safitri
NPM : 2315061064
Kelas : PSTI D

Jurnal ini membahas tentang demokrasi dalam konteks pemilihan kepala daerah di Indonesia sebagai perwujudan nilai-nilai sila keempat Pancasila: demokrasi yang berpedoman pada kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Meskipun pemilu mencerminkan sistem demokrasi, namun penyelenggaraan pemilu di Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai sila keempat Pancasila.

Permasalahan yang dibahas antara lain praktik kurang demokratis dalam pemilihan kepala daerah, antara lain konflik, kecurangan, kampanye negatif, dan peran partai politik yang tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi
Sebagai negara hukum, Indonesia sudah seharusnya menjunjung tinggi prinsip demokrasi berdasarkan Pancasila, khususnya dalam menyelenggarakan pemilu.
Ketentuan yang berlaku saat ini mengenai pemilihan kepala daerah masih belum jelas dan multitafsir sehingga menimbulkan berbagai penyimpangan terhadap nilai-nilai demokrasi Pancasila. Salah satu contohnya adalah sulitnya calon independen untuk berhasil dalam pemilukada karena persyaratan yang dianggap terlalu tinggi.

Dapat disimpulkan bahwa agar pemilihan umum kepala daerah lebih demokratis dan mencerminkan kedaulatan rakyat, maka perlu dilakukan penguatan nilai-nilai demokrasi Pancasila.

Selain itu, pengawasan dan penegakan hukum yang ketat juga diperlukan untuk meminimalisir penyimpangan nilai-nilai demokrasi.

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

by Intan Eka Safitri -

Nama : Intan Eka Safitri

NPM : 2315061064

Kelas : PSTI D

Analasis saya terhadap video tersebut yaitu, 

video ini menggambarkan perkembangan demokrasi di Indonesia dari masa  revolusi kemerdekaan hingga masa reformasi saat ini

 Pada tahun-tahun awal revolusi kemerdekaan, Indonesia mengalami keterbatasan dalam perkembangan demokrasi

 Proses demokrasi terbatas karena fokus utama pada saat itu adalah memperoleh kemerdekaan

 Saat itu, era demokrasi parlementer dianggap sebagai masa keemasan demokrasi Indonesia

 Meski seluruh elemen masyarakat terlibat dalam proses politik, namun demokrasi ini mengalami kegagalan akibat dominasi aliran politik sehingga menimbulkan konflik dan permasalahan dalam mengelola kepentingan bersama

 Apalagi, era demokrasi terarah ditandai dengan kuatnya pengaruh tiga kekuatan politik besar sehingga tercipta stabilitas politik di bawah kendali ketat  pemerintah

 Di sisi lain, pemerintahan “orde baru” awal berusaha mendistribusikan kekuasaan kepada rakyat, sehingga menunjukkan integrasi mereka ke dalam sistem politik

 Pada masa reformasi, Indonesia memperkenalkan demokrasi Pancasila

 Walaupun mempunyai ciri  yang berbeda dengan Orde Baru, namun mempunyai kesamaan dengan demokrasi parlementer

 Hal ini mencerminkan upaya memulihkan kebebasan politik dan memperluas partisipasi warga negara

 Oleh karena itu, sejak kemerdekaan, Indonesia telah melalui lima bentuk demokrasi yang berbeda, dan masing-masing era menghadapi tantangan dan keberhasilan dalam menerapkan sistem demokrasi yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan pada saat itu

 Kelima negara demokrasi di Indonesia tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta tantangan yang dihadapi  masyarakat Indonesia saat itu.