གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nadjwa Tasya Safira

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal 1 & 2

Nadjwa Tasya Safira གིས-
Nama : Nadjwa Tasya Safira
NPM : 2315061024
Kelas : TI D

Dari jurnal tersebut Saya dapat menganalisis bahwa Pancasila menjadi ideologi negara yang universal dan komperhensif mempunyai nila-nilai keseimbangan hukum, yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, dan nilai kemasyarakatan.

Pancasila sebagai sumber filsafat bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia yang berisi gagasan, norma, dan pedoman pokok tentang penyelenggaran bernegara yang paling ideal untuk mencapai tujuan kemerdekaan Indonesia. Pancasila memiliki kedudukan sebagai dasar filsafat atau ideologi negara yang diakui dan dilaksanakan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila juga memiliki fungsi sebagai penentu arah dan pedoman untuk bangsa Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta sebagai alat untuk menstabilkan keamanan negara dan menciptakan bangsa yang bersatu dan berpadu.

Fungsi Pancasila sebagai ideologi bernegara
1. Pancasila sebagai ideologi negara
Pancasila adalah ajaran, gagasan, doktrin, teori, atau ilmu yang dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia dan menjadi pedoman dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.
2. Pancasila sebagai dasar negara
Pancasila sebagai dasar negara mengandung arti bahwa Pancasila digunakan sebagai landasan atau dasar untuk mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara.
3. Pancasila sebagai pandangan hidup negara
Pancasila sebagai petunjuk hidup berbangsa dan bernegara adalah pedoman untuk semua aktivitas bangsa Indonesia di semua sektor.
4. Pancasila sebagai kepribadian bangsa
Pancasila adalah ciri khas Indonesia yang tercermin dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang selaras, serasi, dan seimbang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Nila-nilai keseimbangan hukum dalam perspektif Pancasila
Dalam pembentukan hukum oleh negara, tujuan hukum sangat penting. Teori Barat mengidentifikasi tiga tujuan utama: keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Pembangunan hukum harus berasal dari nilai-nilai Pancasila karena Pancasila merupakan hasil kesepakatan berbagai gagasan dan pemikiran tentang dasar filsafat negara yang mendalam, yang digunakan sebagai dasar ideologi negara. Pancasila adalah dasar rasional untuk asumsi hukum yang akan dibangun dan menjadi panduan untuk arah pembangunan bangsa dan negara.

Kesimpulannya, Pancasila adalah ideologi negara, sebagai landasan idiil bagi Indonesia, dan dasar falsafah Indonesia. Eksistensi Pancasila adalah suatu pencapaian riil dalam tegaknya Negara hukum.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

Nadjwa Tasya Safira གིས-
Nama : Nadjwa Tasya Safira
NPM : 2315061024
Kelas : TI D

Sebelum terjadinya proklamasi dikumandangkan ada suatu kejadian peristiwa penting yang terjadi mengubah sejarah sejarah Indonesia. Pada 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu tanpa syarat, berita ini diketahui langsung oleh anak muda bahasa Indonesia di Bandung pada tanggal 14 Agustus 1945 melalui siaran berita BBC London. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Soekarno Hatta baru balik ke tanah air setelah memenuhi panggilan dari Panglima Jepang untuk Asia Tenggara Hisaichi Terauchi di Vietnam.
Ada pro dan kontrak antara golongan Pemuda dan golongan tua, Golongan muda ingin cepat-cepat dilaksanakannya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia karena merupakan hak dan masalah rakyat Indonesia sendiri tanpa adanya ketergantungan pada negara lain. Sedangkan golongan tua ingin melakukan secara terorganisir misal. Perbedaan pendapat ini membuat Golongan muda menculik Soekarno Hatta ke Rengasdengklok yang dilakukan oleh sejumlah Pemuda yaitu Sukarni, Wikana, dan Khairul Saleh. Pada tanggal 16 Agustus 1945 Hal ini dilakukan agar jauh dari pemerintahan Jepang. Saat itu terjadinya perdebatan antara Achmad Subarjo dari golongan tua dan wikana dari golongan muda.
Akhirnya tercapainya kesepakatan kemerdekaan Indonesia yang harus dilaksanakan di Jakarta. Soekarno dijemput dari Rengasdengklok ke rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda. Naskah Proklamasi akhirnya dirumuskan oleh Soekarno Muhammad Hatta dan Ahmad Subarjo. Setelah disepakati Sayuti Malik yang mengetik naskah Proklamasi setelah banyak mengalami beberapa proses perubahan penyusunan teks proklamasi pada dini hari 17 Agustus 1945.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Nadjwa Tasya Safira གིས-
Nama : Nadjwa Tasya Safira
NPM : 2315061024
Kelas : TI D

A. Sikap gotong royong adalah peduli, berdiam diri dan peduli terhadap sesama tanpa memandang ras dan status sosial.Sikap tersebut merupakan ciri khas dan jati diri bangsa Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan. Di bawah ini beberapa contoh kerja sama yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang sedang melanda bangsa Indonesia:
-Bekerja sama untuk mengatasi pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, membantu orang lain yang terkena dampak dan mendukung program vaksinasi.
-Bersama-sama membangun persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghormati perbedaan pendapat, budaya, agama dan asal usul suku.
-Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dengan melakukan kegiatan bersih-bersih, menanam pohon, dan mengurangi sampah plastik

B. Keberagaman yang ada di lingkungan tempat saya tinggal merupakan anugerah yang patut disyukuri dan dipelihara. Saya berusaha menghadapi keberagaman ini dengan sikap positif, toleran dan harmonis. Beberapa upaya yang pernah saya lakukan adalah:
-Saling menghargai dan menghormati perbedaan agama, budaya, dan suku di sekitar saya.
-Berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik dengan tetangga dan masyarakat sekitar.
-Saling membantu dan bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di lingkungan saya

C. Yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara adalah bahwa setiap kelompok/bangsa/negara memiliki ciri-ciri khas yang membedakannya dengan yang lain dalam berbagai aspek kehidupan, seperti budaya, bahasa, agama, sejarah, dan lain-lain. Nilai-nilai dasar tersebut mencerminkan pandangan hidup dan cita-cita bersama yang menjadi landasan dan tujuan dalam membangun bangsa dan negara. Identitas nasional juga menunjukkan keberadaan dan eksistensi bangsa dan negara di mata dunia

D. Menurut saya, sikap para pendiri bangsa yang mengubah rumusan Pancasila dari Piagam Jakarta menjadi lebih inklusif dan toleran terhadap keberagaman agama dan suku di Indonesia adalah sikap yang bijaksana dan visioner. Mereka menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan majemuk, yang tidak bisa dipaksakan untuk mengikuti satu agama atau ideologi saja. Mereka juga menghormati aspirasi dan kepentingan dari berbagai golongan dan daerah yang ingin bergabung dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Sikap para pendiri bangsa tersebut seharusnya menjadi inspirasi dan teladan bagi kita sebagai bangsa di masa sekarang. Kita harus menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, yang mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita harus menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di antara kita, baik dalam hal agama, suku, budaya, maupun pandangan politik. Kita harus bersatu dalam semangat nasionalisme dan patriotisme untuk membangun Indonesia yang lebih baik.