Kiriman dibuat oleh Gabriella Angelina

Gabriella Angelina (2315012063)
1. Menurut saya kasus penolakan jenazah ini sangat memilukan, karena kita sesama manusia harusnya membela satu dengan lainnya bukannya malah menyingkirkan. Terlebih lagi beliau adalah salah satu garda terdepan, sudah sepatutnya kita hormati karena dia sudah rela mengorbankan jiwa dan raga untuk merawat warga sekitar. Hal ini bertentangan dengan Pancasila sila ke-2, kemanusiaan yang adil dan beradab, dan ke-5, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Idonesia. Dengan penolakan tersebut sudah mencerminkan masyarakat Indonesia masih banyak yang bersikap tidak adil dan tidak saling menghargai sesama.

2. Saran dan solusi saya adalah marilah kita sebagai rakyat Indonesia mengintrospeksi diri sebelum ambil keputusan, apakah cara yang kita gunakan sesuai dengan norma yang berlaku? Bagaimana dampaknya terhadap orang lain?

3. Ya, penolakan jenazah termasuk pelanggaran Pancasila sila ke-2. Pancasila merupakan norma untuk seluruh rakyat Indonesia, jadi walaupun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, namun ia tetap termasuk rakyat Indonesia. Selain itu, pelanggaran sila ke-2 tidak hanya berdampak kepada jenazah, namun juga berdampak kepada kerabat yang bersangkutan. Dengan tidak memberikan penghormatan terakhir, keluarga yang bersangkutan dapat merasa terdiskriminasi.
Gabriella Angelina L. S. (2315012063)

Filsafat berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Philosophia” yang secara harfiah diartikan sebagai cinta (Phile) dan kebijaksanaan (Sophia). Jadi, filsafat merupakan hasrat yang besar terhadap kebenaran sejati.

Aliran-aliran filsafat:
- Rasionalisme (mengagungkan akal)
- Materialisme (mengagungkan materi)
- Individualisme (mengagungkan individualitas)
- Hedonisme (mengagungkan kesenangan)

Dengan mempelajari filsafat, kita dapat memperoleh kebenaran yang hakiki, melatih kemampuan berpikir logis, melatih bertindak bijaksana, melatih berpikir rasional dan komprehensif. 

Filsafat Pancasila merupakan refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara serta kenyataan budaya bangsa dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertian yang mendasar dan menyeluruh.

Ciri-ciri Pancasila sebagai sistem filsafat:
- Merupakan suatu kesatuan
- Setiap komponen memiliki fungsi masing-masing
- Saling berhubungan dan ketergantungan
- Bertujuan untuk mencapai tujuan tujuan sistem terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks

Bidang atau aspek penyelidikan wawasan filsafat:
- Ontologis (menyelidiki keberadaan atau eksistensi)
- Epistemologis (menyelidiki asal, syarat, susunan metode, dan validitas)
- Aksiologis (menyelidiki nilai teori)