Nama: Niken Puspita Sari
Kelas: Reguler B
NPM: 2316041044
National Health Service (NHS) di Britania Raya
NHS (National Health Service) yang berdiri di Britania Raya adalah sebuah badan otoritas atau lembaga publik yang bertanggung jawab atas penyediaan layanan kesehatan bagi penduduk Britania Raya. Awalnya didirikan pada tahun 1948, NHS awalnya dioperasikan secara sentralistik oleh pemerintah pusat, namun dalam perkembangannya mengalami beberapa perubahan menuju desentralisasi dalam pengelolaannya.
Proses pergeseran manajemen publik dari sentralisasi menjadi desentralisasi dalam National Health Service (NHS) di Britania Raya merupakan hasil dari berbagai faktor dan reformasi yang terjadi sepanjang waktu. Beberapa faktor utama yang mempengaruhi perubahan ini termasuk:
1. Kebutuhan akan Respons yang Lebih Cepat: Dengan meningkatnya kompleksitas dan kebutuhan yang beragam dalam layanan kesehatan, terdapat dorongan untuk meningkatkan respons terhadap kebutuhan lokal. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan lebih banyak kewenangan kepada otoritas kesehatan setempat.
2. Kontrol Biaya: Desentralisasi dapat membantu dalam pengendalian biaya karena pengambilan keputusan yang lebih dekat dengan lapangan dapat lebih efisien dalam alokasi sumber daya.
3. Penekanan pada Kualitas dan Keamanan: Desentralisasi dapat memungkinkan untuk lebih fokus pada peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pasien di tingkat lokal.
4. Fleksibilitas dalam Inovasi dan Pengembangan: Desentralisasi memungkinkan untuk pengembangan inovasi dan praktik terbaik yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal, tanpa harus menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
Proses pergeseran ini sering kali terjadi melalui serangkaian reformasi kebijakan yang mencakup:
- Devolusi Kewenangan: Pemerintah Britania Raya telah memberikan lebih banyak kewenangan dan kontrol kepada badan kesehatan setempat, seperti otoritas kesehatan lokal dan dewan kesehatan.
- Penetapan Tujuan dan Standar Nasional: Meskipun terjadi desentralisasi, masih ada standar nasional yang harus dipatuhi dan tujuan kesehatan nasional yang diberlakukan oleh pemerintah pusat.
- Pembentukan Pasar Internal: Beberapa reformasi telah memperkenalkan elemen pasar internal dalam NHS, yang memungkinkan untuk persaingan antara penyedia layanan kesehatan di tingkat lokal.
- Kolaborasi Antar-Organisasi: Terdapat upaya untuk meningkatkan kolaborasi antara berbagai organisasi di tingkat lokal, seperti rumah sakit, dokter umum, dan lembaga kesehatan lainnya, untuk meningkatkan koordinasi dan efisiensi dalam penyediaan layanan.
Semua langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan kesehatan di Britania Raya, sambil mempertahankan kerangka kerja nasional yang konsisten.
Analisis
Salah satu teori yang relevan dalam menganalisis pergeseran manajemen publik dari sentralisasi menjadi desentralisasi adalah teori teori organisasi, khususnya teori struktur organisasi dan teori pembangunan organisasi.
Di bawah ini adalah analisis upaya pengembangan pengelolaan National Health Service (NHS) di Britania Raya dengan menggunakan teori struktur organisasi dan teori pembangunan organisasi.
1. Teori Struktur Organisasi:
- Perubahan dari sentralisasi menjadi desentralisasi dalam pengelolaan NHS mencerminkan perubahan dalam struktur organisasi. Pengalihan kekuasaan dan pengambilan keputusan dari pemerintah pusat ke otoritas kesehatan setempat mengubah dinamika struktural organisasi.
- Desentralisasi dapat meningkatkan fleksibilitas organisasi, memungkinkan penyesuaian dengan kebutuhan lokal, dan mempercepat respons terhadap perubahan lingkungan. Namun, perubahan ini juga dapat menyebabkan kompleksitas tambahan dalam koordinasi dan komunikasi antar unit atau tingkat organisasi.
- Pengelolaan struktur organisasi dalam NHS harus memperhatikan keseimbangan antara desentralisasi dan koordinasi sentral untuk memastikan efektivitas dan efisiensi layanan kesehatan secara keseluruhan.
2. Teori Pembangunan Organisasi:
- Upaya pengembangan pengelolaan NHS bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Desentralisasi dapat dilihat sebagai strategi untuk mengembangkan organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan, lebih inovatif dalam menyediakan layanan kesehatan, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
- Pembangunan organisasi juga melibatkan pengembangan budaya organisasi yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab di tingkat lokal. Ini dapat menciptakan lingkungan yang memungkinkan staf di tingkat operasional untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas layanan.
- Namun, tantangan dalam pembangunan organisasi NHS termasuk memastikan konsistensi standar pelayanan, memfasilitasi transfer pengetahuan dan praktik terbaik antar unit atau wilayah, dan mengelola perubahan budaya yang mungkin terjadi sebagai akibat dari desentralisasi.
Dengan menerapkan kedua teori ini, NHS dapat terus mengembangkan pengelolaannya dengan mempertimbangkan struktur organisasi yang optimal, memperkuat budaya organisasi yang mendukung, dan memastikan keseimbangan antara desentralisasi dan koordinasi sentral untuk mencapai tujuan kesehatan yang diinginkan.