Kiriman dibuat oleh Syahrul Ghufron Al Hamdan

Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C

Hasil analisis saya dari junal yang berjudul "Filsafat Pancasila Dalam Pendidikan di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter" yaitu seperti yang kita ketahui pancasila merupakan dasar pandangan hidup rakyat indonesia yang didalamnya memuat lima dasar yang isinya merupakan jati diri bangsa Indonesia. di dalam jurnal juga disebutkan bahwa bung karno mengatakan bahwa suatu masyarakat atau bangsa menjadikan filsafat sebagai suatu pandangan, yaitu merupakan asas dan pedoman yang melandasi semua aspek hidup dan kehidupan bangsa tersebut, tanpa terkecuali aspek pendidikan.

Sila - sila dalam dalam pancasila menggambarkan tentang pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi manusia indonesia seluruhnya dan seutuhnya, pancasila juga merupakan filsafat karena pancasila merupakan acuan intelektual kognitif bagi cara berfikir bangsa yang dalam usaha-usaha keilmuan dapat terbangun kedalam sistem filsafat yang kredibel. Pendidikan pada suatu bangsa juga mengikuti ideologi yang dianut oleh bangsa tersebut. Di dalam jurnal juga dijelaskan bahwa filsafat itu berfikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran, lalu filsafat pendidikan adalah pemikiran yang mendalam tentang pendidikan berrdasarkan filsafat. Pancasila menjadi dasar yang menginspirasi pendidikan nasional dalam upaya membangun karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Apabila kita hubungkan fugsi pancasila dengan pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan maka dari itu pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari.
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C

Dari analisis jurnal tersebut dapat kita ketahui bahwa terdapat keterkaitan yang sangat penting antara pancasila dan filsafat. Di jurnal dijelaskan bahwa filsafat melakukan dua hal : di satu sisi, membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta serta menyajikannya sebagai landasan-landasan bagi keyakinan dan tindakan di sisi lain, filsafat memeriksa secara kritis segala hal yang dapat disajikan sebagai suatu landasan bagi keyakinan dan tindakan, maka dari itu keterkaitan pancasila dan filsafat sangat penting. Filsafat ilmu adalah segenap pemikiran reflektif terhadap persoalan-persoalan mengenai segala hal yang menyangkut landasan ilmu maupun hubungan ilmu dengan segala segi dari kehidupan umat manusia.

Dijurnal juga menjelaskan mengenai pengembangan nilai – nilai pancasila, Pancasila mempunyai pengertian secara umum sebagai pandangan dunia (way of life), pandangan hidup (weltanschauung), pegangan hidup (weldbeschauung), petunjuk hidup (wereld en levens beschouwing). Pancasila diperuntukkan sebagai petunjuk arah semua kegiatan dan aktivitas hidup dan kehidupan di segala bidang jadi semua tingkah laku dan semua perbuatan rakyar Indonesia harus di jiwai dan merupakan semua pancaran nilai pancasila.

Terdapat juga masalah yang berkaitan dengan proses kebangsaan Indonesia bahkan hingga sampai saat ini pun terus berlangsung dengan berbagai dinamika dan permasalahannya seperi peristiwa – peristiwa perpecahan, korupsi yang dilakukan oleh pejabat, dan banyak lagi hal – hal yang menjadi permasalahan di sekitaran masyarakat kita, jadi untuk mengatasi persoalan kebangsaan dalam rangka pengembangan pancasila diperlukan beberapa factor seperti perlunya peningkatan kesadaran akan pentingnya kesadaran akan nilai – nilai yang terkadung dalam pancasila, lalu meberbaiki mental para pejabat Negara agar terhindar dari tindakan korupsi yang sangat merugikan Negara Indonesia Dengan memberikan pengetahuan mengenai nilainilai Pancasila akan menambah pengalaman dan peresapan pengetahuan seseorang tentang Pancasila ke dalam mentalitasnya, dan hati-budi-nuraninya, terakhir menanamkan nilai-nilai Pancasila ke dalam hati nurani. Oleh karena itu, dibutuhkan rasa atau kemauan untuk mengaplikasikan pengetahuan nilai-nilai Pancasila. Sebab hanya dengan kemauan, kemampuan tersebut dapat berguna bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kebutuhan kebangsaan saat ini dan mendatang untuk menyelesaikan masalahmasalah bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya adalah dengan memberikan pemahaman secara komprehensif dan filosofis mengenai nilai-nilai Pancasila dalam pemenuhan eksplanasinya di kalangan elit politik, pejabat negara dan birokrat.
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C



Dari Vidio yang berjudul Pancasila Sebagai Sistem Filsafat dapat kita ketahui arti dan penjelasan dari Kata filsafat dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani Philosophia terdiri dari kata Phile artinya cinta dan Sophia artinya kebijaksanaan. Cinta berarti hasrat yang besar atau yang berkobar-kobar dan atau yang sungguh-sungguh. Kebijaksanaan di sini berarti kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya. lalu terdapat juga aliran - aliran filsafat yang pertama ada Berfilsafat Rationalisme mengagungkan akal, kedua ada Berfilsafat Materialisme mengagungkan materi, ketiga Berfilsafat Individualisme mengagungkan individualitas, lalu keempat ada Berfilsafat Hedonisme mengagungkan kesenangan

Manfaat Mempelajari Filsafat
• Memperoleh kebenaran yang hakiki
• Melatih kemampuan berpikir logis
• Melatih berpikir dan bertindak bijaksana
• Melatih berpikir rasional dan komprehensif
• Menyeimbangkan anatara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup
• Menghasilkan tindakan yang bijaksana.

Filsafat pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar Negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.

Pancasila sebagai Sistem Filsafat
sistem memiliki ciri - ciri sebegai berikut yaitu suatu kesatuan bagian - bagian /unsur/elemen/komponen. Bagian tersebut memiliki fungsi sendiri - sendiri. Saling berhubungan dan saling ketergantungan. Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu. Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks.
Wawasan Filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan, yaitu Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
Ontologis
Menurut Aristoteles adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada keberadaan atau eksistensi dan disamakan artinya dengan metafisika.
Epistemologis
Epistemologis adalah cabang filsafat yang menyelidiki asal, syarat, susunan, dan validitas ilmu pengetahuan.
Aksiologis
Istilah aksiologi berasal dari kata Yunani axios yang artinya nilai, manfaat, dan logos yang artinya pikiran, ilmu, atau teori.
Syahrul Ghufron Al Hamdan
2315061063
TI C

Analisis saya dari artikel yang berjudul "IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA" yaitu di jelaskan dalam artikel tersebut bahwa Pancasila adalah dasar negara dan ideologi nasional dan juga Pancasila merupakan landasan pokok dan landasan fundamental. Dasar negara merupakan landasan dalam suatu negara guna menjalankan dan melaksanakan kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Dasar Negara juga
mempunyai makna sebagai pedoman dasar dan cita cita bangsa dalam mengatur kehidupan ketatanegaraan yang mencakup segala kehidupan bermasyarakat.

Pancasila memiliki arti yaitu 5 asas atau lima dasar, Sebagai dasar negara Pancasila merupakan sebuah landasan dan pedoman utama bagi masyarakat Indonesia dalam melaksanakan segala kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Pancasila juga menjadi sumber dari segala hukum dan juga menjadi suatu petunjuk yang digunakan bangsa Indonesia dalam melaksanakan berbagai aktifitas. di dalam jurnal tersebut juga di sebutkan mengenai ketentuan yang menunjukkan fungsi mulai dari sila pertama sampai sila ke lima, Karena itu, pancasila merupakan wadah yang cukup fleksibel, dimana dapat meambung atau mencangkup paham paham positif yang dianut oleh negara indonesia.

Dari kesimpulan jurnal tersebut di jelaskan juga bahwa Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara. Pancasila tidak dapat dilaksanakan secara terpisah pisah Karena Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berkaitan jadi sebagai warga negara yang baik, sudah menjadi kewajiban kita untuk mempelajari dan memahami kembali bahwa implementasi bahwa pancasila
sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan merupakan dasar negara bagi kita semua.
Syahrul Ghufron Al Hamdan
2315061063
TI C

Analisis saya mengenai jurnal yang berjudul "Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara: Implemetasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di
Indonesia" dalam jurnal tersebut di tuliskan mengenai Pancasila yang sungguh menakjubkan terdapat gagasan politik yang tertuang di dalamnya yang merupakan rumusan yang solutif dan sempurna, kita juga harus merasa bangga karena para pendiri bangsa kita sudah merumuskan dasar negara yaitu Pancasila yang sudah sangat berperan penting demi keutuhan bangsa ini, Ada tiga tokoh penting yang mengemukakan pandangannya tentang dasar
negara, yaitu Muhammad Yamin, Soepomo dan Soekarno yang bergerak aktif di organisasi BPUPK.

Disebutkan juga di dalam jurnal tersebut mengenai Fungsi Pancasila sebagai ideologi bernegara yang mengandung arti bahwa Pancasila merupakan ajaran, gagasan, doktrin, teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya dan dijadikan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia serta menjadi petunjuk bagi penyelesaian masalah yang ada di Indonesia, lalu pentingnya Pancasila sebagai dasar negara, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, dan Pancasila sebagai kepribadian bangsa, Pancasila juga berperan pada penegakan hukum yang ada di Indonesia di jurnal tersebut disebutkan juga bahwa bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa,
pandangan hidup bangsa. Sehingga dalam pembentukan produk hukum kita selalu berpedoman dan bersumber dari Pancasila.

Pancasila sebagai dasar negara juga mempunyai nilai-nilai keseimbangan hukum yaitu nilai Ketuhanan (moral religius), nilai kemanusiaan
(humanisme), dan nilai kemasyarakatan (nasionalisme dan keadilan sosial). konsep ketuhanan yang ada pada Pancasila juga tidak memihak kepada salah satu agama saja lalu dapat di simpulkan bahwa Pancasila menjadi ideologi
negara yang universal dan komperhensif yang memuat relasi hablumminallah, hablumminannas, dan hablum minal alam untuk mencapai tujuan rahmatan lil alamiin.