Nama : Rendy Antono
NPM : 2315061119
Kelas : PSTI C
Adapun hasil dari analisis jurnal yang telah saya lakukan, sebagai berikut.
Pancasila merupakan dasar pandangan hidup rakyat Indonesia yang mengandung lima dasar yang mencerminkan jati diri bangsa Indonesia. Sila-sila dalam Pancasila menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila diusulkan oleh Bung Karno sebagai dasar negara Indonesia yang merdeka.
Pancasila memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menekankan tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi diri dan karakter peserta didik. Karakter adalah sifat, budi pekerti, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan.
Pancasila juga merupakan sebuah filsafat yang mempengaruhi cara berpikir bangsa Indonesia. Ini tercermin dalam pendekatan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Ontologis berfokus pada hakikat dasar dari sila-sila Pancasila, dengan manusia sebagai subjek utama. Epistemologis membahas sumber pengetahuan dan teori kebenaran Pancasila, sementara aksiologis menekankan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pendidikan di Indonesia bertujuan untuk mengembangkan potensi dan karakter anak. Filosofi pendidikan Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya yang terdapat dalam Pancasila. Tujuan dari pendidikan karakter adalah membentuk pribadi anak menjadi manusia yang baik, baik sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat dan negara. Pendidikan karakter mengandung ciri integral, etis, dan religius. Integral dalam artian mengakui manusia sebagai keutuhan jiwa dan raga. Etis menekankan kebebasan yang bertanggung jawab, dan religius mengakui Tuhan sebagai sumber keberadaan.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa jurnal ini membahas tentang hubungan antara Pancasila, pendidikan, dan pembentukan karakter. Pancasila dianggap sebagai dasar pandangan hidup dan ideologi bagi bangsa Indonesia, serta menjadi landasan untuk pendidikan yang bertujuan mengembangkan potensi dan karakter peserta didik. Pendekatan ini didasarkan pada nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia yang tercakup dalam Pancasila. Dengan demikian, Pancasila bukan hanya merupakan dasar negara, tetapi juga menjadi landasan bagi pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda Indonesia.
NPM : 2315061119
Kelas : PSTI C
Adapun hasil dari analisis jurnal yang telah saya lakukan, sebagai berikut.
Pancasila merupakan dasar pandangan hidup rakyat Indonesia yang mengandung lima dasar yang mencerminkan jati diri bangsa Indonesia. Sila-sila dalam Pancasila menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila diusulkan oleh Bung Karno sebagai dasar negara Indonesia yang merdeka.
Pancasila memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menekankan tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi diri dan karakter peserta didik. Karakter adalah sifat, budi pekerti, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan.
Pancasila juga merupakan sebuah filsafat yang mempengaruhi cara berpikir bangsa Indonesia. Ini tercermin dalam pendekatan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Ontologis berfokus pada hakikat dasar dari sila-sila Pancasila, dengan manusia sebagai subjek utama. Epistemologis membahas sumber pengetahuan dan teori kebenaran Pancasila, sementara aksiologis menekankan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pendidikan di Indonesia bertujuan untuk mengembangkan potensi dan karakter anak. Filosofi pendidikan Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya yang terdapat dalam Pancasila. Tujuan dari pendidikan karakter adalah membentuk pribadi anak menjadi manusia yang baik, baik sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat dan negara. Pendidikan karakter mengandung ciri integral, etis, dan religius. Integral dalam artian mengakui manusia sebagai keutuhan jiwa dan raga. Etis menekankan kebebasan yang bertanggung jawab, dan religius mengakui Tuhan sebagai sumber keberadaan.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa jurnal ini membahas tentang hubungan antara Pancasila, pendidikan, dan pembentukan karakter. Pancasila dianggap sebagai dasar pandangan hidup dan ideologi bagi bangsa Indonesia, serta menjadi landasan untuk pendidikan yang bertujuan mengembangkan potensi dan karakter peserta didik. Pendekatan ini didasarkan pada nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia yang tercakup dalam Pancasila. Dengan demikian, Pancasila bukan hanya merupakan dasar negara, tetapi juga menjadi landasan bagi pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda Indonesia.