Kiriman dibuat oleh Alfikri Deo Putra

Nama : Alfikri Deo Putra
NPM : 2315061075
Kelas : PSTI- C

Filsafat Pancasila

Dari video tersebut didapat bahwa dari pengertian dan arti, kata filsafat dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani “Philosophia” terdiri dari kata Phile artinya cinta dan Sophia artinya kebijaksanaan. Cinta berarti hasrat yang besar atau yang berkobar-kobar dan atau yang sungguh-sungguh. Kebijaksanaan di sini berarti kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya.Dalam konsepsi Plato, filsafat merupakan pencarian yag bersifat spekuliatif atau perekaan jdi Plato tersebut kemudian dikenal sbg Filsafat Spekulatif

Adapun Aliran-Aliran FIlsafat yaitu :
1. Berfilsafat Rationalisme mengagungkan akal
2. Berfilsafat Materialisme mengagungkan materi
3. Berfilsafat Individualisme mengagungkan individualitas
4. Berfilsafat Hedonisme mengagungkan kesenangan

Wawasan Filsafat meliputi bidang atau aspek kajian antara lain:
1. Ontologis:
Ontologi adalah ilmu yang mempelajari hakikat sesuatu atau keberadaan dan keberadaan di dalamnya. Para filsuf ontologis berusaha memahami apa yang nyata dan bagaimana segala sesuatunya ada di dunia.

2. Epistemologis:
Epistemologis adalah cabang filsafat yang mempelajari asal usul, kondisi, struktur dan nilai-nilai ilmu pengetahuan. Fokusnya adalah pada permasalahan seputar pengetahuan, bagaimana pengetahuan itu diperoleh, apa yang dapat diketahui dan sejauh mana pengetahuan itu berharga dan benar.

3. Aksiologis:
Berasal dari bahasa Yunani “axios” yang berarti nilai, kepentingan, dan “logos” yang berarti pemikiran, ilmu pengetahuan atau teori. Bidang ini melibatkan studi tentang nilai, etika, dan estetika. Para filsuf aksiologis berupaya memahami apa yang dianggap sebagai nilai baik, benar, indah, dan moral dalam berbagai konteks.

Semua aspek ini membantu orang memahami dunia, pengetahuan dan nilai-nilai membentuk pandangan mereka tentang kehidupan dan kenyataan.

Mempelajari Filsafat Pancasila membawa manfaat penting seperti pemahaman yang mendalam tentang inti ideologi dan nilai-nilai Indonesia, kemampuan berpikir kritis, peningkatan kesadaran moral dan etika serta kontribusi berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang adil, demokratis, dan berkeadilan. Dalam kerangka global, Pancasila menjadi pedoman perilaku manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mencerminkan pandangan dunia yang unik dengan memadukan nilai-nilai lokal dan universal. Hal ini juga berarti bahwa dalam konteks Pancasila terdapat keberagaman pendapat dan cara pandang. Oleh karena itu, memahami falsafah Pancasila membantu seseorang memahami nilai-nilai inti yang menjadi pedoman masyarakat Indonesia.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal 1 & 2

oleh Alfikri Deo Putra -
Alfikri Deo Putra
2315061075
PSTI C

Jurnal yang berjudul "Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara: Implementasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di Indonesia" membahas tentang keagungan Pancasila sebagai ideologi negara. Jurnal ini menggambarkan bahwa Pancasila adalah rumusan politik yang solutif dan sempurna, yang telah digariskan oleh para pendiri bangsa seperti Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno melalui organisasi BPUPK.

Selain itu, jurnal ini juga menyoroti fungsi Pancasila sebagai ideologi negara, yang menjadi pandangan hidup bagi bangsa Indonesia dan pedoman dalam menyelesaikan masalah. Pancasila memainkan peran penting dalam pembentukan produk hukum, karena nilai-nilai keseimbangan hukumnya mencakup Ketuhanan, kemanusiaan, kemasyarakatan, serta konsep universal yang mempromosikan relasi hablumminallah, hablumminannas, dan hablum minal alam untuk mencapai tujuan rahmatan lil alamiin.
Alfikri Deo Putra
2315061075
TI C

Pancasila adalah dasar ideologi negara Republik Indonesia yang berfungsi sebagai panduan hidup bagi warga Indonesia untuk mencapai persatuan dan kesatuan. Terdiri dari lima asas utama, seperti ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila berperan sebagai panduan nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar dalam pembangunan dan karakter bangsa. Sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi landasan untuk perumusan undang-undang, kebijakan publik, dan tindakan pemerintah dalam upaya menciptakan masyarakat yang adil, damai, dan berkeadaban.

Pancasila juga menjadi sumber hukum dan panduan bagi berbagai aktivitas bangsa Indonesia.Artikel tersebut menyoroti fleksibilitas Pancasila dalam mencakup paham-paham positif yang dianut oleh negara Indonesia. Pancasila dianggap sebagai dasar falsafah dan ideologi negara yang mengintegrasikan persatuan, lambang kesatuan, serta sebagai pertahanan bangsa dan negara. Dengan demikian, artikel tersebut menekankan pentingnya implementasi Pancasila sebagai dasar negara bagi seluruh warga negara Indonesia untuk menjaga persatuan dan berkehidupan bernegara yang adil, damai, dan berkeadilan.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Alfikri Deo Putra -
Alfikri Deo Putra
2315061075
TI C

Pancasila, sebagai panduan utama bagi Indonesia dalam mencapai masyarakat yang adil dan makmur, memiliki peran penting dalam menyatukan bangsa yang beragam di berbagai aspek kehidupan. Keberagaman yang terjadi di Indonesia memiliki unsur yaitu unsur ketuhanan. meskipun menjadi kekuatan, memerlukan unsur ketuhanan sebagai perekat universal. Keyakinan terhadap unsur ketuhanan memunculkan sikap hormat terhadap keberagaman, mengingatkan kita bahwa meskipun beragam, manusia pada dasarnya tetap sama. Ketika kita memahami dan menghargai perbedaan, kita mencapai tingkat kemanusiaan yang lebih tinggi, dan dari sinilah persatuan antarmanusia muncul. Persatuan ini yang kemudian menciptakan manusia-manusia yang bijak. Oleh karena itu, sebagai warga Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk menjadi manusia yang mampu saling menghargai perbedaan sebagai bagian dari upaya mencapai masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan Pancasila.