གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Arfan Pramudya

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

Arfan Pramudya གིས-
Nama : Arfan Andhika Pramudya
NPM : 2315061019
Kelas : TI C

Analisis saya mengenai isi video tersebut adalah sebagai berikut. 
Peristiwa Rengasdengklok krusial bagi persiapan kemerdekaan bangsa Indonesia dimulai pada 14 Agustus 1945, pasukan jepang menyerah tanpa syarat kepada pihak sekutu setelah dua kota penting Jepang yaitu Hirosima dan Nagasaki di jatuhkan bom atom oleh pihak sekutu. Kemudian, pada 15 Agustus 1945 berita ini sampai ke indonesia melalui seorang tokoh yaitu Sutan Syahrir, pada hari itu juga Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta baru kembali ke tanah air memenuhi panggilan panglima jepang untuk asia tenggara. Terjadi pro dan kontra antara golongan tua dan muda tentang proklamasi indonesia.
Golongan muda ingin cepat-cepat dilaksanakan proklamasi kemerdekaan indonesia karna hal ini merupakan hak dan masalah rakyat indonesia sendiri tanpa bergantung pada negara atau bangsa lain. Sementara itu, golongan tua ingin dilakukan secara terorganisir misalnya dengan pernyataan dari bangsa-bangsa lain dengan melampirkan tanda tangan dan sebagainya. Oleh karena itu, golongan muda melakukan penculikan yang dikomandoi oleh sukarni, wikana, chairul saleh dari perkumpulan menteng 31 untuk membawa soekarno menuju ke Rengasdengklok tepatnya di sebuah rumah petani Tionghoa. Hal ini dilakukan agar mereka jauh dari pengaruh pemerintah kedudukan jepang. Di jakarta juga terjadi perundingan yang sangat sengit, antara Achmad Subardjo (golongan tua) dan Wikana (golongan muda) dan akhirnya tercapai kesepakatan kemerdekaan indonesia,proklamakasi kemerdekaan indonesia harus dilaksanakan dijakarta. Kemudian, Soekarno dan Moh Hatta djemput di Rengasdengklok menuju ke rumah Laksamana Tadashi Maeda yang berada di daerah Menteng. Naskah proklamasi akhirnya dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, dan Achmad Subardjo. Banyak pertimbangan sebelum kesepakatan isi proklamasi. Setelah disepakati proklamasi diketik oleh Sayuti Melik dan akhirnya proklamasi indonesia di lakukan pada 17 Agustus 1945.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Arfan Pramudya གིས-
Nama : Arfan Andhika Pramudya
NPM : 2315061019
Kelas : TI C

Berikut ini analisis saya mengenai soal diatas
1. bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Dengan gotong royong global, kita akan memiliki energi besar untuk menghadapi berbagai persoalan di. Indonesia. Kita sebagai rakyat Indonesia juga sudah menghadapi tantangan-tantangan lain seperti perubahan iklim, menipisnya ketersediaan sumber daya alam dunia, perang dagang atau ekonomi, dan banyak lagi. Oleh karena itu, diperlukan sikap gotong royong bahu membahu untuk memikul semua persoalan secara bersama-sama. Gotong royong bersama-sama menyelesaikan masalah akan membuatnya lebih terasa mudah dan mampu memupuk rasa persatuan kita sesuai dengan pengamalan sila ke-3 pancasila yaitu persatuan Indonesia.


2. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Upaya yang dapat saya lakukan adalah mengimplementasikan nilai-nilai pancasila
dalam menghadapi pluralitas bangsa Indonesia. Tidak mengganggu umat agama lain beribadah, menolong tanpa membeda-bedakan, ikut andil bagian dalam kegiatan di lingkungan masyarakat, aktif dalam musyawarah warga, dsb merupakan salah satu contoh dalam menghadapi kemajemukan suku, ras, agama dan antargolongan.


3. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Setiap negara sepatutnya memiliki acuan untuk keberlanjutan negara tersebut. Contohnya Indonesia yang memiliki dasar negara pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Pancasila merupakan identitas nasional yang berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi nasional Indonesia. Pancasila adalah kepribadian bangsa yang digali dari nilai-nilai yang telah tumbuh dan berkembang dalam masyarakat dan budaya Indonesia. Dengan demikian, Pancasila betul-betul merupakan nilai dasar yang merupakan identitas dan karakter bangsa Indonesia. Pancasila sebagai identitas nasional Indonesia adalah sumber motivasi, inspirasi, pedoman berperilaku, dan sekaligus tolak ukur kebenarannya.


4. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Menurut saya asalan pengubahan sila pertama pancasila oleh para pendiri bangsa sudah tepat. Alasan perubahan sila pertama Piagam Jakarta sebagaimana disebutkan di atas adalah demi kepentingan bangsa dan negara yang memiliki berbagai suku bangsa serta agama. Kalimat perubahan ini mencerminkan bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi toleransi. Sehingga, perubahan itu turut memperlihatkan komitmen para pendiri bangsa dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan. Rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta memang sempat menuai kritik. Beberapa tokoh perwakilan dari Indonesia Timur menyampaikan keberatan mengenai butir kesatu tersebut. Alasannya, Indonesia tidak hanya dari kalangan umat muslim saja. Inilah yang jadi salah satu latar belakang perubahan sila pertama Pancasila. Kemudian, PPKI mengubah butir pertama Piagam Jakarta ini diubah menjadi, "Ketuhanan yang Maha Esa." Pengubahan sila pertama sudah tepat dan bersifat universal dan bukan untuk umat/golongan tertentu saja mengingat bangsa Indonesia mengakui 6 agama.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analis Jurnal

Arfan Pramudya གིས-
Nama : Arfan Andhika Pramudya
NPM : 2315061019
Kelas : TI C

Analisa yang dapat saya buat berkisar pada salah satu topik teks ini yaitu perdebatan antara tokoh Natsir dan Ir Soekarno tentang konflik agama dan Pancasila yang mungkin berbeda pendapat.
Perdebatan antara Mohammad Natsir dan Soekarno tentang agama dan Pancasila bagi saya merupakan salah satu momen terpenting dalam sejarah Indonesia yang mempengaruhi gagasan hubungan agama dan negara yang ditulis dalam Jurnal ini. Dalam debat tersebut, Mohammad Natsir mewakili sekelompok umat Islam yang menekankan pentingnya Islam sebagai landasan negara. Ia mengusulkan agar Pancasila menekankan Islam sebagai landasan utama penyelenggaraan negara. Di sisi lain, Soekarno sebagai pendukung Pancasila sebagai dasar negara mendukung gagasan bahwa Pancasila harus mencakup semua agama dan tidak mengutamakan agama tertentu. Ia memandang Pancasila sebagai keyakinan yang membolehkan adanya perbedaan agama dan budaya di Indonesia. Perdebatan ini mencerminkan adanya konflik dalam pembentukan identitas nasional Indonesia secara keseluruhan. Pada akhirnya, argumen tersebut dimenangkan oleh Soekarno, Pancasila tetap menjadi dasar negara yang menganut prinsip Bhinneka Tunggal Ika atau “beragam tapi satu”. Perdebatan ini menjadi landasan penting bagi konstruksi Pancasila sebagai dasar negara yang menghormati semua agama dan kepercayaan.
Bagi saya pribadi, membahas persoalan ini sangat penting bagi kita, warga negara Indonesia, mengingat betapa kuat dan rumitnya landasan negara kita. Dan juga menurut saya, agama dan Pancasila bisa bersinergi dengan mendahulukan hak warga negara Indonesia dalam beragama.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Arfan Pramudya གིས-
Nama : Arfan Andhika Pramudya
NPM : 2315061019
Kelas : TI C


Analisis menurut jurnal yang saya baca yaitu Indonesia masih wajib mengajarkan mengenai pentingnya pendidikan Pancasila bagi para penerus bangsa yaitu bagi para pelajar juga mahasiswa.Sangat miris sekali saya membaca bahwa terdapat anak umur 14 tahun yg sanggup-sanggup nya melecehkan pancasila. Maka menurut itu pendidikan Pancasila sangat dibutuhkan akan nilai-nilai dasar menurut pancasila itu sendiri dilupakan sang para penerus bangsa kita. Dan bahkan aku membaca bahwa terdapat yg sama sekali tidak hafal Pancasila. Hal tadi dibuktikan survei yg dilakukan sang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) yg menyampaikan bahwa menurut 100 orang masih ada 24 orang yang tidak hafal setiap sila menurut pancasila.
Dari hal tadi maka dibutuhkan lah revitalisasi Pancasila yaitu cara buat mengidupkan & membuatkan semangat warga mengenai pentingnya pemahaman nilai-nilai dasar menurut pancasila.Untuk melakukan revitalisasi ini dibutuhkan kiprah & keterlibatan menurut warga melalui perbuatan nyata. Dan forum pendidikan juga pemerintahan wajib ikut dan pada mengaktualisasikan Pancasila agar sebagai penerang & petunjuk arah supaya tercapainya tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan berbangsa & bernegara.
Dan juga pendidikan Pancasila masih wajib diterapkan pada perguruan tinggi supaya para mahasiswa sanggup mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila itu pada kehidupan sehari-hari.Pihak perguruan tinggi juga wajib sanggup mendukung & ikut berperan krusial pada mengajarkan Pancasila pada para mahasiswa yg sebagai pilar krusial bagi bangsa Indonesia.Dan pendidikan Pancasila akan sanggup membangun moral, sikap, etika, dan tanggung jawab kewarganegaraan bagi para Mahasiswa itu sendiri supaya sanggup mencapai tujuan menurut bangsa Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan berbangsa & bernegara.