Nama : Raja Power Samosir
NPM : 2313031054
Kelas : B
Berdasarkan hasil membaca buku metodologi penelitian dan beberapa jurnal penelitian di bidang pendidikan ekonomi, dapat dilaporkan bahwa populasi dan sampel merupakan unsur yang sangat krusial dalam desain penelitian karena menentukan kualitas data serta ketepatan generalisasi hasil penelitian.
Populasi diartikan sebagai keseluruhan subjek atau objek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu dan relevan dengan tujuan penelitian. Menurut Sugiyono (2019), populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dalam penelitian pendidikan ekonomi, populasi dapat berupa seluruh siswa SMA jurusan IPS, mahasiswa Pendidikan Ekonomi, guru ekonomi, atau sekolah pada wilayah tertentu. Dari jurnal-jurnal pendidikan ekonomi yang dikaji, populasi umumnya dijelaskan secara rinci, mencakup jenjang pendidikan, lokasi penelitian, serta tahun ajaran, agar ruang lingkup penelitian menjadi jelas dan terukur.
Sementara itu, sampel merupakan bagian dari populasi yang dipilih untuk mewakili karakteristik populasi secara keseluruhan. Arikunto (2016) menjelaskan bahwa sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti. Pengambilan sampel dilakukan karena keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga. Dalam buku metodologi penelitian dijelaskan bahwa sampel yang baik harus representatif agar hasil penelitian dapat digeneralisasi. Teknik pengambilan sampel yang sering digunakan dalam penelitian pendidikan ekonomi antara lain simple random sampling, stratified random sampling, cluster sampling, serta purposive sampling.
Berdasarkan jurnal penelitian pendidikan ekonomi yang dibaca, pemilihan teknik sampling sangat bergantung pada pendekatan penelitian. Penelitian kuantitatif cenderung menggunakan sampling probabilitas untuk memperoleh data yang dapat digeneralisasi, sedangkan penelitian kualitatif lebih menekankan pada kedalaman informasi sehingga menggunakan sampel yang dipilih secara sengaja (purposive). Dengan demikian, pemahaman yang tepat mengenai populasi dan sampel sangat penting agar penelitian pendidikan ekonomi menghasilkan temuan yang valid, reliabel, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Referensi :
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Kurniasari, I., Kurniawan, L. A., & Dermawan. (2025). Pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar ekonomi siswa. Arus Jurnal Pendidikan, 5(2), 257–266.
Samosir, R. (2023). Analisis motivasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(1), 45–56.