Nama : Azalia Ayu Rahmawati
NPM : 2311011016
A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia? Jawab = Gotong royong yang bisa dilaksanakan untuk saat ini adalah saling mengingatkan dalam menyaring informasi dari luar, isu-isu, atau hoax yang beredar di sosial media.
B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu? Jawab = Upaya yang akan saya lakukan adalah menjalin silaturahmi selalu kepada masyarakatbsekitar saya walaupun berbeda suku, agama, maupun ras. Lalu selalu menghargai perayaan ibadah tetangga saya yang berbeda agama dengan saya.
C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara! Jawab = Setiap kelompok/bangsa/negara harus memiliki identitas nasional agar menjadi ciri khas dari suatu kelompok/bangsa/negara yang membedakan dengan kelompok/bangsa/negara lain.
D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang? Jawab = Menurut saya perlakuan para pendiri bangsa ininsudah sangat benar karena di Indonesia ini kita memiliki beragam perbedaan tidak hanya agama saja. Untuk dapat menyatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke maka kita juga tidak boleh hanya mengakui 1 agama saja atau islam saja karena di Indonesia sendiri masyarakatnya memiliki agama lain yang mempunyai hak untuk dapat diakui pula.