Posts made by Muhammad Nafatra Evanoffarba’i 2312011488

NAMA: MUHAMMAD NAFATRA EVANOFFARBA'I
NPM: 2312011488

1. Apa itu masalah sosial ? Masalah sosial adalah kondisi di masyarakat yang dianggap tidak ideal, melibatkan aspek seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, diskriminasi, dan kesehatan masyarakat. Penanganannya memerlukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak dan pendekatan holistik untuk mencapai perubahan positif dalam masyarakat.
2. Apakah beda dengan masalah hukum? Masalah sosial melibatkan kondisi tidak ideal di masyarakat, seperti kemiskinan dan diskriminasi. Sementara itu, masalah hukum berkaitan dengan pelanggaran terhadap norma hukum, seperti kejahatan atau pelanggaran kontrak. Penanganannya memerlukan pendekatan holistik untuk masalah sosial dan proses hukum untuk masalah hukum. Meski terkait, keduanya memiliki fokus dan ruang lingkup yang berbeda.
3. Contoh masalah sosial dan masalah hukum! Contoh Masalah Sosial: Kemiskinan Kemiskinan adalah contoh masalah sosial yang melibatkan ketidakmampuan sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, perumahan, dan pendidikan. Ini dapat mengakibatkan ketidaksetaraan ekonomi dan dampak negatif terhadap kesejahteraan sosial.
Contoh Masalah Hukum: Kejahatan Pencurian Kejahatan pencurian adalah contoh masalah hukum yang melibatkan pelanggaran hukum terhadap hak milik orang lain. Ketika seseorang mencuri properti atau barang milik orang lain, ini melibatkan proses hukum yang melibatkan penyelidikan oleh kepolisian, pengadilan, dan penerapan sanksi hukum seperti hukuman penjara atau denda.
NAMA: Muhammad Nafatra Evanoffarba'i
NPM: 2312011488

5.Apakah yang dimaksud kelompok sosial
menurut antropologi?
Kelompok sosial dalam antropologi merujuk kepada sekelompok individu yang saling berinteraksi dan memiliki hubungan sosial yang lebih atau kurang terstruktur. Kelompok sosial ini dapat memiliki berbagai tingkatan kompleksitas, dari keluarga kecil hingga masyarakat besar, dan dapat dibentuk berdasarkan berbagai kriteria, seperti keluarga, agama, suku, atau profesi. Dalam studi antropologi, fokusnya adalah pada pemahaman tentang bagaimana kelompok sosial ini membentuk identitas, budaya, nilai-nilai, dan norma-norma yang memandu perilaku anggotanya. Antropolog mencoba untuk memahami bagaimana interaksi antara individu-individu dalam kelompok sosial ini memengaruhi perkembangan masyarakat, sistem sosial, dan dinamika sosial yang ada di dalamnya.
4.Apakah perbedaan antara kelompok formal dan kelompok informal?
=Kelompok Formal: Kelompok formal memiliki struktur yang jelas dan terorganisasi. Mereka sering memiliki peraturan, tugas-tugas yang ditetapkan, serta pemimpin atau otoritas yang memantau dan mengarahkan aktivitas kelompok.
Kelompok Informal: Kelompok informal lebih longgar dalam strukturnya. Mereka mungkin tidak memiliki peraturan yang ketat, aturan tertulis, atau pemimpin resmi. Hubungan dalam kelompok informal lebih didasarkan pada persahabatan, minat bersama, atau ikatan sosial yang tidak resmi.
3. Bagaimana bentuk kelompok sosial menurut Ferdinand Tonnies ?
Menurut Ferdinand Tonnies, kelompok didalam masyarakat dibedakan menjadi 2 yaitu: gemeinschaft dan gesellschaft. Gemeinschaft: Gemeinschaft adalah istilah yang digunakan oleh Tönnies untuk menggambarkan kelompok sosial yang bersifat tradisional, komunal, dan memiliki hubungan yang erat antaranggota. Kelompok Gemeinschaft cenderung berdasarkan nilai-nilai, norma-norma, dan ikatan sosial yang kuat. Anggota kelompok Gemeinschaft seringkali memiliki ikatan emosional dan hubungan pribadi yang kuat satu sama lain. Contoh kelompok Gemeinschaft termasuk keluarga, desa kecil, atau komunitas etnis kecil yang hidup bersama dengan hubungan yang sangat dekat dan bersifat tradisional. Gesellschaft: Gesellschaft mengacu pada kelompok sosial yang lebih modern, rasional, dan berorientasi pada tujuan-tujuan individu atau kolektif. Anggota kelompok Gesellschaft cenderung terhubung melalui kontrak sosial dan hubungan yang lebih formal daripada hubungan emosional. Kelompok Gesellschaft lebih berfokus pada pencapaian tujuan-tujuan sosial dan ekonomi daripada nilai-nilai tradisional. Contoh kelompok Gesellschaft termasuk perusahaan besar, masyarakat kota besar, atau organisasi sosial yang didasarkan pada persetujuan hukum dan ekonomi.