Nama : Alfi Sahrin
NPM : 2316031120
Kelas : Reg D
Dalam jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial yang ditulis oleh Aulia Rosa Nasution dengan judul "Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan
sebagai pendidikan karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM, dan masyarakat madani dapat di analisis bahwa peran fisik Indonesia
menaiki demokrasi menimbulkan banyak kecemasan dan urgensi pendidikan kewarganegaraan. Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan
dalam masyarakat bisa dilihat dari cara penyelesaian masalah atau konflik yang dilakukan oleh masyarakat yang cenderung tidak demokratis,
main hakim sendiri, memaksakan kehendak, dan praktik money politick. Di dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadaban maka peranan
Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting dan urgen sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia.
Pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi saat ini sangat penting. Implementasinya dapat diwujudkan dalam bentuk mata kuliah
pendidikan kewarganegaraan. Menurut sejarah pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan pada masa lalu tidak terlepas dari kepentingan
pemerintah yang berkuasa yang telah dipraktikkan oleh rezim orde baru di mana Pendidikan Kewarganegaraan telah direkayasa sedemikian rupa
sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan melalui cara-cara indoktrinasi dan manipulasi. Setelah runtuhnya rezim orde baru inilah masyarakat Indonesia
menyadari kembali pentingnya pendidikan kewarganegaraan agar dapat menerapkan demokrasi dan hak asasi manusia.
Sebenarnya lebih dari sekedar Pendidikan Kewarganegaraan yang umumnya dikenal sebagai pendidikan demokrasi pendidikan kewarganegaraan
memiliki dimensi dan orientasi pemberdayaan warga negara melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam praktik perdekorasi langsung
sepanjang perkuliahan. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter bangsa Indonesia khususnya para pelajar yang berinteraktual tinggi.
Para mahasiswa yang telah Mengikuti pendidikan kewarganegaraan seharusnya mereka dapat menjadi warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat melalui transfer of learning, transfer of values, transfer of principles. Dari jurnal ini dapat dikatakan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan itu memang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis,
dan beradab.
Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana pertemuan beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar dan khazanah pemikiran Indonesia.
Karena urgensi itulah mahasiswa di perguruan tinggi yang diharapkan mampu mempelajari dengan baik pendidikan kewarganegaraan.
NPM : 2316031120
Kelas : Reg D
Dalam jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial yang ditulis oleh Aulia Rosa Nasution dengan judul "Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan
sebagai pendidikan karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM, dan masyarakat madani dapat di analisis bahwa peran fisik Indonesia
menaiki demokrasi menimbulkan banyak kecemasan dan urgensi pendidikan kewarganegaraan. Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan
dalam masyarakat bisa dilihat dari cara penyelesaian masalah atau konflik yang dilakukan oleh masyarakat yang cenderung tidak demokratis,
main hakim sendiri, memaksakan kehendak, dan praktik money politick. Di dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadaban maka peranan
Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting dan urgen sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia.
Pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi saat ini sangat penting. Implementasinya dapat diwujudkan dalam bentuk mata kuliah
pendidikan kewarganegaraan. Menurut sejarah pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan pada masa lalu tidak terlepas dari kepentingan
pemerintah yang berkuasa yang telah dipraktikkan oleh rezim orde baru di mana Pendidikan Kewarganegaraan telah direkayasa sedemikian rupa
sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan melalui cara-cara indoktrinasi dan manipulasi. Setelah runtuhnya rezim orde baru inilah masyarakat Indonesia
menyadari kembali pentingnya pendidikan kewarganegaraan agar dapat menerapkan demokrasi dan hak asasi manusia.
Sebenarnya lebih dari sekedar Pendidikan Kewarganegaraan yang umumnya dikenal sebagai pendidikan demokrasi pendidikan kewarganegaraan
memiliki dimensi dan orientasi pemberdayaan warga negara melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam praktik perdekorasi langsung
sepanjang perkuliahan. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter bangsa Indonesia khususnya para pelajar yang berinteraktual tinggi.
Para mahasiswa yang telah Mengikuti pendidikan kewarganegaraan seharusnya mereka dapat menjadi warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat melalui transfer of learning, transfer of values, transfer of principles. Dari jurnal ini dapat dikatakan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan itu memang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis,
dan beradab.
Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana pertemuan beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar dan khazanah pemikiran Indonesia.
Karena urgensi itulah mahasiswa di perguruan tinggi yang diharapkan mampu mempelajari dengan baik pendidikan kewarganegaraan.