Kiriman dibuat oleh Lazuardi Putra Perkasa

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Soal

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
A. Sikap gotong royong yang saat ini dapat diwujudkan dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia adalah melalui partisipasi aktif masyarakat dalam membantu sesama, terutama dalam kondisi sulit seperti pandemi Covid-19. Semangat gotong royong dapat tercermin dalam bantuan kepada mereka yang membutuhkan, kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dan dukungan kolaboratif antarwarga. Gotong royong menjadi modal untuk meningkatkan solidaritas dan daya tahan masyarakat.

B. Upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar adalah dengan memahami, menghargai, dan merayakan perbedaan. Melalui dialog terbuka, pembangunan pemahaman bersama, dan partisipasi aktif dalam kegiatan lintas budaya, dapat diciptakan keharmonisan di masyarakat. Menanamkan sikap toleransi, menghormati hak-hak setiap individu, dan berkontribusi dalam kegiatan bersama dapat membentuk tekad untuk bersatu dalam keberagaman.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan pandangan hidup, kepercayaan, budaya, dan sejarah suatu kelompok. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan moral dan spiritual yang membentuk karakter masyarakat. Identitas nasional muncul dari kesamaan-nilai tersebut, yang diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi dasar persatuan.

D. Sikap para pendiri bangsa yang merespons tuntutan perubahan pada rumusan Pancasila menunjukkan ketelitian, kebijaksanaan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan keberagaman. Perubahan tersebut mencerminkan semangat inklusivitas dan mengakomodasi keberagaman di Indonesia. Sebagai bangsa di masa sekarang, kita dapat belajar dari sikap tersebut dengan mengedepankan dialog terbuka, mendengarkan berbagai perspektif, dan mencari solusi yang mampu menyatukan keberagaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar yang mengakar dalam nilai-nilai nasional.

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Soal

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
1. Pendidikan Pancasila memiliki hubungan erat dengan kehidupan berbangsa dan bernegara karena mengakar pada fakta historis, nilai-nilai kultural, aspek yuridis konstitusional, dan pemikiran filosofis yang membentuk dasar negara. Urgensinya bagi mahasiswa atau generasi muda terletak pada pembentukan karakter, nilai moral, dan kesadaran terhadap kepentingan bersama, mempersiapkan mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

2. Hal paling pokok dari pendidikan Pancasila adalah pemahaman nilai-nilai dasar seperti keimanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam menghadapi perubahan, pemahaman ini membantu mahasiswa membangun karakter tangguh, beradaptasi, dan mengambil keputusan bijak. Manfaatnya terletak pada kontribusi positif mahasiswa dalam masyarakat dan kemampuan mereka membentuk masa depan yang berkeadilan.

3. Faktor penghambat pendidikan Pancasila di perguruan tinggi meliputi kurikulum yang kurang terintegrasi, pemahaman dosen yang minim terhadap konsep Pancasila, dan minimnya partisipasi mahasiswa. Faktor penunjang mencakup integrasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap mata kuliah, keterlibatan aktif dosen, dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pengembangan karakter.

4. Relasi antara pendidikan Pancasila dengan program studi/jurusan dan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa terletak pada penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks spesifik bidang studi. Program studi dapat mengintegrasikan nilai-nilai tersebut untuk menciptakan kontribusi positif terhadap pembangunan masyarakat, sesuai dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa yang tercantum dalam UUD 1945.

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
Nama : Lazuardi Putra Perkasa
NPM :2315031128

Menurut saya jurnal tersebut bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK.Selain itu juga jurnal tersebut juga membahas mengenai perkembangan signifikan dalam era globalisasi, yang membawa kemajuan di berbagai aspek kehidupan dan juga Iptek yang mempengaruhi globalisasi karena
perkembangan teknologi memungkinkan informasi tersebar luas ke seluruh dunia dengan cepat . Selain itu Teknologi juga membuat perkembangan pesat di semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan yang berubah dari tradisional menjadi modern. Dan juga jurnal tersebut Menegaskan bahwa Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup masyarakat Indonesia tidak dapat tergantikan.
Teknik yang digunakan yaitu pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan
proporsional cluster random sampling.dalam hal ini tiap kelas diambil 70% sehingga jumlah mahasiswa yang dijadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Data berupa kuesioner diuji menggunakan analisis deskriptif dan regresi, dan sebelumnya data ini diuji terlebih dahulu validitas dan reliabilitas nya menggunakan pearson product kemudian dapat ditarik kesimpulan dari
penelitian ini yaitu membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan IPTEK bisa membantu pembangunan Negara.

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Soal

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
A. Pendapat saya tentang isi artikel ini adalah bahwa artikel ini menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai akhlak, sopan santun, dan kebaikan dalam budaya Indonesia, terutama dalam konteks generasi milenial. Artikel ini menekankan bahwa meskipun ada tuntutan globalisasi dan perubahan zaman, kita harus tetap mempertahankan kearifan lokal dan budaya positif Indonesia.

B. Pancasila sebagai sistem etika memiliki keterkaitan dengan isi artikel ini karena salah satu nilai dasar Pancasila adalah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Dalam konteks artikel, perbuatan yang kurang sopan atau merendahkan orang lain dapat dihindari melalui permusyawaratan dan dialog yang bijaksana. Selain itu, kearifan lokal Indonesia, yang juga mencakup nilai-nilai etika, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

C. Beberapa kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila antara lain:
1. Gotong Royong: Nilai solidaritas sosial yang mencerminkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Musyawarah-Mufakat: Nilai-nilai demokrasi dan permusyawaratan yang menghormati pendapat semua pihak (sila Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan).
3. Sopan Santun: Nilai-nilai etika dan harkat martabat manusia yang mencerminkan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

D. Cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila dapat dilakukan dengan:
1. Meningkatkan pendidikan nilai-nilai Pancasila dan budaya Indonesia di sekolah dan masyarakat.
2. Mengadakan kegiatan sosial dan budaya yang mempromosikan kearifan lokal dan etika yang baik.
3. Menggunakan media sosial dan teknologi komunikasi untuk menyebarkan pesan positif dan mengedukasi masyarakat tentang akhlak yang baik.
4. Mendukung inisiatif pemerintah dan organisasi non-pemerintah yang memajukan budaya dan etika positif di masyarakat.

Dengan demikian, kita dapat menjaga dan mewariskan kearifan lokal Indonesia yang berlandaskan etika dan nilai-nilai Pancasila kepada generasi selanjutnya.