Kiriman dibuat oleh Lazuardi Putra Perkasa

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Video-2

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
Nama : Lazuardi Putra Perkasa
Npm:2315031128

Pada video tersebut, membahas mengenai sejarah peristiwa pada 15 Agustus Dimana jepang menyerah pada sekutu dan dengan peristiwa tersebut Indonesia dapat memproklamasikan Kemerdekaan. Pada 7 Desember 1941,Jepang menyerang pangkalan Amerika ,Pearl Harbour yang memicu terjadinya perang jepang melawan sekutu.pada 6 Agustus 1945 dijatuhkan nya bom atom dikota Hiroshima dan 3 hari setelahnya pada 9 Agustus 1945 bom kedua dijatuhkan dikota Nagasaki.Hingga Pada 15 Agustus 1945 Jepang Menyerah pada sekutu dengan Menandatangani surat tanda jepang menyerah yang juga menandai berakhirnya perang dunia ke dua.Karena hal tersebut Bangsa Indonesia Dapat memproklamirkan Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Pancasila Elektro D 23 -> Video Pembelajaran

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
Nama : Lazuardi Putra Perkasa
Npm:2315031128
Kelas : TE D

1.Pengertian Filsafat

Filsafat menurut arti katanya ,berasal dari bahasa yunani "philosophia" terdiri dari kata phile artinya cinta dan sophia artinya kebijaksanaan.
-cinta artinya hasrat yang besar/sungguh-sungguh.
-Sophia artinya kebenaran sejati /kebenaran yang sesungguhnya.

2.Aliran aliran filsafat: -filsafat rationalisme:mengagungkan akal,
-filsafat materialisme: mengagungkan materi -filsafat individualisme :mengagungkan individualitas
-filsafat hedonisme : mengagungkan kesenangan.

3.Manfaat mempelajari filsafat:
-memperoleh kebenaran yang hakiki
-melatih kemampuan berfikir logis
-melatih berpikir dan bertindak bijaksana
- melatih berpikir rasional dan komprehensif
- menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup serta menghasilkan tindakan yang bijaksana.

4.Pengertian Filsafat pancasila

Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok - pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.

5.Pancasila sebagai sistem filsafat

"sistem" memiliki ciri-ciri yaitu suatu kesatuan yang memiliki bagian dengan fungsi sendiri yang saling berhubungan dan bertergantungan .

Wawasan Filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologi, dan Aksiologis

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Video -1

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
Nama : Lazuardi Putra Perkasa
Npm:2315031128
Kelas : TE D

Dalam Video pidato tersebut,Ir.Soekarno Menyampaikan Bahwa Pancasila itu adalah suatu dasar yang dinamis ,suatu dasar yang dapat menghimpun segenap tenaga Bangsa Indonesia dan suatu dasar yang dapat mempersatukan Indonesia.Selain itu juga Pancasila dapat Mencetuskan dan Mengakhiri Revolusi dengan hasil yang baik.
Nama : Lazuardi Putra Perkasa
NPM :2315031128
Kelas : TE D
Kisah inspiratif diatas menunjukkan integritas dan kejujuran yang tinggi yang dimiliki oleh Bung Hatta.Meskipun dihadapkan pada kesulitan ekonomi akibat perubahan nilai mata uang, Pak Hatta tetap memegang teguh prinsip menjaga rahasia negara demi kepentingan bersama. Meski impian pribadinya untuk membeli sepatu tidak terwujud, sikapnya mengajarkan nilai-nilai integritas dan kejujuran yang tetap dijunjung tinggi, bahkan dalam situasi sulit sekalipun.

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Lazuardi Putra Perkasa -
Nama : Lazuardi Putra Perkasa
NPM :2315031128
Kelas : TE D

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna Pancasila bagi mahasiswa dan untuk menganalisis cara pengamalan Pancasila di kampus. Di dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989tentang sistem Pendidikan Nasional dan juga termuat dalam SK Dirjen Dikti No 38/DIKTI/Kep/2002, dijelaskan bahwa tujuan Pendidikan Pancasila mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan terwujud dalam kehidupan yaitu perilaku yang mencerminkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang terdiri atas berbagai golongan agama dan budaya. Tujuan pendidikan diartikan sebagai seperangkat tindakan intelektual penuh tanggung jawab pada kompetensi mahasiswa pada bidang profesi masing-masing. Kompetensi pendidikan Pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.Mahasiswa adalah bibit unggul bangsa yang di mana pada masanya nanti bibit ini akan melahirkan pemimpin dunia. Karena itulah diperlukan pendidikan moral dan akademis yang akan menunjang sosok pribadi mahasiswa. Kepribadian mahasiswa akan tumbuh seiring dengan waktu dan  mengalami proses pembenahan, pembekalan, penentuan, dan akhirnya pemutusan prinsip diri.Negara, masyarakat masa datang, diperlukan ilmu yang cukup untuk dapat mendukung kokohnya pendirian suatu Negara.
    Pancasila sendiri adalah pedoman bagi semua warga bangsa Indonesia untuk berinteraksi dalam konteks kebersamaan untuk mengokohkan negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan tidak dapat dilepaskan keterkaitannya dengan Pancasila. Pancasila menjadi roh bagi Pendidikan Kewarganegaraan.Tujuan diadakannya Pendidikan Kewarganegaraan untuk tataran mahasiswa jika berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 43/DIKTI/Kep/2006, tujuan diadakannya Pendidikan Kewarganegaraan telah dirumuskan dalam visi dan misi sebagai berikut:
Visi Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi adalah merupakan sumber nilai dan pedoman dalam pengembangan dan penyelenggaraan program studi, guna menghantarkan mahasiswa memantapkan kepribadianya sebagai manusia seutuhnya.

Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, beberapa catatan yang kiranya memerlukan pengembangan lebih lanjut adalah bahwa perspektif pendidikan Pancasila perlu dilakukan oleh perguruan tinggi dalaam rangka melestarikan nilai-nilai Pancasila dan menanamkan nilai moral positif, yang terkandung di dalamnya pada generasi muda khususnya mahasiswa keberadaan mahasiswa yang mempunyai penting dan vital.Selain itu karena Pancasila sebagai dasar negara dan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa harus dari dini dikenalkan dan diajarkan kepada masayarakat Indonesia termasuk di Perguruan Tinggi. Sebagai pembentuk intelektual yang bermoral ketuhanan dan kemanusian.Pancasila merupakan kepribadian bangsa,harus menjadi kepribadian para generasi muda khususnya para mahasiswa yang menjadi generasi pendidikan. Melalui pendidikan Pancasila, mahasiswa akan menjadi manusia terlebih dahulu, sebelum memasuki Ipteks yang dipelajarinya. Menjadi warga negara Indonesia yang unggul dalam penguasaan Ipteks, namun tidak kehilangan jati dirinya dan tidak tercabut dari akar budaya bangsanya dan keimanannya. Selain itu dapat membentuk pribadi yang baik dalam bermasyarakat dan dapat menanamkan norma-norma yang baik agar dapat menjadi warga negara yang baik bagi diri sendiri,orang lain dan bangsa ini dalam berkehidupan sehari-hari.