Posts made by Chyntia Mahika Hutabarat

Nama : Chyntia Mahika Hutabarat
NPM : 2316031112
Kelas : Regular D

Jurnal “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa” menjabarkan pentingnya memahami kebudayaan Indonesia dari berbagai segi dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa, hal ini karena kebudayaan etnik (lokal) di Indonesia yang memiliki keragaman. Adanya multikulturalisme menjadi formasi sosial yang membukakan jalan bagi dibangunnya ruang-ruang bagi identitas yang beragam dan sekaligus jembatan yang menghubungkan ruang-ruang itu untuk sebuah integrasi (Sparingga, 2003). Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki suku/budaya yang beragam seperti budaya Jawa, Sunda, Madura, Minang, Batak, Makasar, Bugis, Toraja, Manggarai, Sikka, Sumba, Bali, Sasak dan lain-lain yang hidup berdampingan dan saling melengkapi satu sama lain. Namun adanya Four T Revolution (Telecommunication, Transformation, Trade, Tourism) memunculkan kecenderungan baru di era globalisasi, seperti terjadinya kesamaan atau homogenitas budaya antara daerah atau negara, akibatnya sekat antar negara menjadi pudar.

Jurnal tersebut juga mengatakan identitas budaya berasal dari sebuah kekhasan yang diyakini adanya agama, bahasa, dan adat budaya yang bersangkutan namun bisa mengakibatkan adanya tumpang tindih diantara kelompok-kelompok etnis yang berbeda. Huntington (2003:5-11) meramalkan bahwa masa depan politik dunia akan semakin mengarah kepada benturan antar kebudayaan, bahkan antar peradaban. Dalam jurnal ini juga menjabarkan lima sumber konflik antara suku-suku bangsa atau golongan, apa yang akan dikerjakan bangsa ini dalam menghadapi perubahan-perubahan yang berlangsung begitu cepat dalam masyarakat. Maka dengan adanya diplomasi kebudayaan merupakan upaya yang dilakukan untuk tetap menanamkan, mengembangkan, dan memelihara citra Indonesia di luar negeri sebagai negara dan bangsa yang berkebudayaan tinggi. Kesimpulan jurnal ini bahwa Indonesia adalah bangsa multikultur yang memiliki ragam budaya sehingga kita sebagai bangsa Indonesia jangan terbuai dengan perkembangan dunia saat ini sebab itu bisa memudarkan kearifan budaya lokal yang kita miliki, kita memilki kewajiban untuk memelihara dan menjaga keanekaragaman kita tanpa menghilangkan identitas budaya masing-masing
Nama : Chyntia Mahika Hutabarat
NPM : 2316031112
Kelas : Regular D

IDENTITAS NASIONAL

Dalam video tersebut menjelaskan bahwa identitas nasional merupakan hal yang mendasari suatu negara serta menjadikan negara Indonesia beda dengan negara lain, sebab indentitas nasional menggambarkan karakter bangsa. Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia (UUD 1945 Pasal 35 & 36 C).
Terdapat 4 unsur Identitas nasional ;
- SUKU BANGSA
Suku bangsa merupakan pembeda golongan sosial yang satu dengan yang lainnya. Di Indonesia suku bangsa atau kelompok etnik jawa merupakan suku yang mendominasi, sisanya suku makassar, bugis, batak, bali lombok, aceh, dan suku lainnya.
- AGAMA
Indonesia merupakan negara yang agamis, di Indonesia terdapat 6 agama yang berkembang dan diakui yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha serta Khonghucu.
- KEBUDAYAAN
Kebudayaan merupakan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya mengenai model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungannya serta digunakan sebagai rujukan untuk bertindak sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. Atau singkatnya cara hidup berkembang dan dimiliki oleh bersama yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya.
- BAHASA
Bahasa merupakan lambang bunyi ujaran yang arbitrer yang digunakan manusia dalam berinteraksi baik secara lisan, tulisan, gerakan, maupun isyarat.

Identitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia yaitu ; bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia, bendera merah putih, lagu Indonesia Raya, lambang negara Pancasila, semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika, dasar falsafah Pancasila, konsitusi hukum dasar UUD 1945, NKRI, konsepsi wawasan Nusantara, kebudayaan nasional.
Dalam video tersebut mengajak kita sebagai generasi muda untuk dapat menjaga identitas bangsa kita agar tidak pudar.