གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ M. AZMI EDFA ALHAFIZH

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Analisis Video Pembelajaran

M. AZMI EDFA ALHAFIZH གིས-
Nama: M. Azmi Edfa Alhafizh
NPM: 2315061115
Kelas: TI C

Pancasila sebagai sistem filsafat

Menurut arti katanya, kata filsafat dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani "philosophia", terdiri dari kata Phile artinya cinta dan Sophia artinya kebijaksanaan.

Aliran-aliran filsafat:
1. Berfilsafat rasionalisme mengagungkan akal.
2. Berfilsafat materialisme mengagungkan materi.
3. Berfilsafat individualisme mengagungkan individualitas.
4. Berfilsafat hedonisme mengagungkan kesenangan.

Manfaat mempelajari filsafat:
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki.
2. Melatih kemampuan berpikir logis.
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana.
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif.
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup.
6. Menghasilkan tindakan yang bijaksana.

Pengertian filsafat Pancasila
Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.

Pancasila sebagai sistem filsafat.
"Sistem" memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Suatu kesatuan bagian-bagian/unsur/elemen/komponen, bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri, saling berhubungan dan saling ketergantungan, keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu (tujuan sistem), terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks.

Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyidikan ontologis, epistemologis, dan aksiologis.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

M. AZMI EDFA ALHAFIZH གིས-
Nama: M. Azmi Edfa Alhafizh
NPM: 2315061115
Kelas: TI C

Adapun hasil analisis saya dari jurnal tersebut adalah sebagai berikut.

    Filsafat ilmu adalah analisis dan deskripsi tentang ilmu dari berbagai sudut pandang, termasuk logika, metodologi, sosiologi, dan sejarah ilmu. Filsafat ilmu juga memiliki keterkaitan dengan Pancasila, yang merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila juga mengandung banyak pengetahuan yang dapat dikembangkan oleh filsafat ilmu.

    Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai etis dan luhur yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Unsur-unsur kebaikan tercantum dalam Pancasila dan menjadi pedoman bagi masyarakat Indonesia. Untuk mengembangkan Pancasila, diperlukan unsur keyakinan, mitos, dan loyalitas. Ideologi selalu memuat konsep-konsep dasar yang menggambarkan keyakinan, mitos, dan loyalitas para pendukungnya.

    Dalam kehidupan sehari-hari, pengetahuan tentang nilai-nilai Pancasila tidak cukup, tetapi juga diperlukan kemauan untuk mengaplikasikannya. Oleh karena itu, pemahaman komprehensif dan filosofis mengenai nilai-nilai Pancasila perlu diberikan kepada elite politik, pejabat negara, dan birokrat.

    Dalam mengembangkan Pancasila, filsafat ilmu dapat digunakan sebagai alat untuk memahami nilai-nilai Pancasila secara lebih mendalam. Filsafat ilmu dapat membantu menggali unsur-unsur inti dari Pancasila. Dengan menguak nilai-nilai Pancasila secara filosofis, diharapkan dapat muncul pengetahuan dan pengembangan baru terhadap nilai-nilai luhur Pancasila.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

M. AZMI EDFA ALHAFIZH གིས-
Nama: M. Azmi Edfa Alhafizh
NPM: 2315061115
Kelas: TI C

Berikut tanggapan saya:
Pancasila adalah pedoman yang disusun secara sengaja untuk bangsa Indonesia supaya dapat mencapai cita cita masyarakat yang adil dan makmur.
Unsur ketuhanan adalah unsur perekat atau pengikat bagi kekuatan dan kekayaan di Indonesia yaitu pengikat dari unsur keberagaman dan perbedaan. Tuhan menciptakan perbedaan dan keberagaman supaya manusia dapat saling menghargai dan tidak sepatutnya saling membeda bedakan. Jadilah manusia yang beradab, karena itulah yang tuhan inginkan. Dari sifat yang beradab tersebutlah akan muncul suatu persatuan
Nama: M. Azmi Edfa Alhafizh
NPM: 2315061115
Kelas: TI C

Berikut tanggapan dari saya:

Dalam jurnal ke-7 ini, diulas mengenai penerapan Pancasila sebagai landasan negara di Indonesia. Jurnal tersebut menguraikan pentingnya dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, serta relevansinya bagi negara. Pancasila dipandang sebagai prinsip dasar dan pedoman utama bagi masyarakat Indonesia dalam semua aspek kehidupan. Pancasila juga dianggap sebagai sumber dari segala hukum di Indonesia. Artikel jurnal ini menekankan betapa pentingnya menjaga fondasi yang kokoh dari Pancasila, karena hal ini menjadi penentu eksistensi dan karakteristik negara.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal 1 & 2

M. AZMI EDFA ALHAFIZH གིས-
Nama: M. Azmi Edfa Alhafizh
NPM: 2315061115
Kelas: TI C

Berikut Hasil Analisis Dari saya:
Pancasila adalah ideologi dasar Indonesia yang mencakup nilai-nilai kepercayaan beragama, kemanusiaan, dan keadilan sosial. Ideologi ini menjadi landasan universal dan komprehensif yang meliputi hubungan antara manusia dan Tuhan, manusia dan sesama manusia, serta manusia dan lingkungan, dengan tujuan akhir mencapai rahmatan lil alamin (berkah bagi seluruh ciptaan).
Semangat Islam dalam pemerintahan dapat ditemukan dalam karya-karya para ulama, yang menekankan prinsip-prinsip seperti musyawarah, keadilan, kebebasan, dan kesetaraan. Namun, sejak era Reformasi pada tahun 1998, Pancasila telah dipertanyakan oleh beberapa individu yang percaya bahwa hanya liberalisme dan kapitalisme yang dapat menyelamatkan Indonesia.
Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia mencerminkan nilai-nilai keseimbangan, termasuk nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilan sosial. Ideologi ini berasal dari konteks sejarah dan perjalanan budaya bangsa, dan keberadaannya sangat penting untuk pembentukan negara hukum.
Terdapat tiga tingkatan nilai yang perlu dipertimbangkan dalam hubungannya dengan Pancasila: nilai-nilai yang tidak berubah atau mendasar, nilai-nilai instrumental yang dapat beradaptasi dengan kondisi yang berbeda namun tetap berakar pada nilai-nilai mendasar, dan nilai-nilai praktis yang melibatkan implementasi nilai-nilai mendasar. Implementasi nilai-nilai instrumental dan praktis harus tetap mencerminkan semangat dan inti nilai-nilai mendasar.
Pancasila berfungsi sebagai dasar utama untuk mengatur negara dan menyusun institusinya. Ia dianggap sebagai hukum dasar, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis, dan semua perundang-undangan di Indonesia harus didasarkan pada dan sejalan dengan Pancasila.