NAMA : Dimas Faqih Nur Aulia Rohman
NPM : 2315061059
KELAS : TI C
setelah saya analisis jurnal yang bapak berikan, dalam jurnal tersebut, terdapat gambaran tentang dinamika politik Indonesia sejak Pemilu 1999 yang telah mengalami perkembangan yang signifikan, terutama setelah pemilu langsung untuk presiden dan kepala daerah dimulai. Budaya politik, perilaku aktor politik, dan kekuatan politik menjadi faktor utama yang mempengaruhi proses demokratisasi. Jurnal tersebut juga mencatat adanya sejumlah tantangan dalam pemilu, seperti politisasi identitas, isu kecurangan, hoaks, dan ujaran kebencian. Politisasi agama dan karakterisasi negatif terhadap lawan politik menjadi perhatian utama dalam mempertahankan integritas pemilu. Selain itu, peran partai politik dalam pemilu sangat penting, namun masalah kaderisasi dan keprofesionalan birokrasi menjadi tantangan. Beberapa parpol mengalami kesulitan dalam memenuhi fungsi mereka sebagai penyedia kader calon pemimpin. Demikian juga, pentingnya memperkuat demokrasi secara substansial disoroti, di mana proses pemilu harus dijalankan secara adil, jujur, dan beradab sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Tantangan yang dihadapi oleh partai politik termasuk dalam proses kaderisasi dan keprofesionalan birokrasi, di mana beberapa parpol mengalami kegagalan dalam memenuhi tugasnya sebagai penyedia kader calon pemimpin.
NPM : 2315061059
KELAS : TI C
setelah saya analisis jurnal yang bapak berikan, dalam jurnal tersebut, terdapat gambaran tentang dinamika politik Indonesia sejak Pemilu 1999 yang telah mengalami perkembangan yang signifikan, terutama setelah pemilu langsung untuk presiden dan kepala daerah dimulai. Budaya politik, perilaku aktor politik, dan kekuatan politik menjadi faktor utama yang mempengaruhi proses demokratisasi. Jurnal tersebut juga mencatat adanya sejumlah tantangan dalam pemilu, seperti politisasi identitas, isu kecurangan, hoaks, dan ujaran kebencian. Politisasi agama dan karakterisasi negatif terhadap lawan politik menjadi perhatian utama dalam mempertahankan integritas pemilu. Selain itu, peran partai politik dalam pemilu sangat penting, namun masalah kaderisasi dan keprofesionalan birokrasi menjadi tantangan. Beberapa parpol mengalami kesulitan dalam memenuhi fungsi mereka sebagai penyedia kader calon pemimpin. Demikian juga, pentingnya memperkuat demokrasi secara substansial disoroti, di mana proses pemilu harus dijalankan secara adil, jujur, dan beradab sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Tantangan yang dihadapi oleh partai politik termasuk dalam proses kaderisasi dan keprofesionalan birokrasi, di mana beberapa parpol mengalami kegagalan dalam memenuhi tugasnya sebagai penyedia kader calon pemimpin.