NAMA: Dimas Faqih Nur Aulia Rohman
NPM: 2315061059
KELAS: TI C
Setalah saya analisis video tersebut, video tersebut menjelaskan tentang perkembangan demokrasi di Indonesia dari masa revolusi kemerdekaan hingga era reformasi yang Dimana menunjukkan evolusi yang dinamis. Pada awalnya, fokus utamanya adalah mencapai kemerdekaan, sehingga proses demokrasi terbatas. Kemudian, masa demokrasi parlementer dianggap sebagai masa keemasan, di mana semua elemen masyarakat terlibat dalam politik, namun demokrasi ini terhambat oleh dominasi politik aliran yang menghasilkan konflik dan ketidaksetaraan kepentingan. Era demokrasi terpimpin ditandai oleh pengaruh kuat dari tiga kekuatan politik utama, menghasilkan stabilitas politik namun kurang inklusif. Pemerintahan Orde Baru awal menunjukkan inklusivitas dalam sistem politik dengan mencoba mendistribusikan kekuasaan kepada masyarakat, namun kemudian mengalami perubahan yang mengurangi distribusi kekuasaan tersebut.
Selanjutnya yaitu selama masa reformasi, Indonesia menganut demokrasi Pancasila dengan ciri khas yang berbeda dari masa Orde Baru, namun memiliki kesamaan dengan demokrasi parlementer. Namun hal ini mencerminkan upaya untuk mengembalikan kebebasan politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, Indonesia telah mengalami lima bentuk demokrasi yang berbeda sejak kemerdekaannya.
NPM: 2315061059
KELAS: TI C
Setalah saya analisis video tersebut, video tersebut menjelaskan tentang perkembangan demokrasi di Indonesia dari masa revolusi kemerdekaan hingga era reformasi yang Dimana menunjukkan evolusi yang dinamis. Pada awalnya, fokus utamanya adalah mencapai kemerdekaan, sehingga proses demokrasi terbatas. Kemudian, masa demokrasi parlementer dianggap sebagai masa keemasan, di mana semua elemen masyarakat terlibat dalam politik, namun demokrasi ini terhambat oleh dominasi politik aliran yang menghasilkan konflik dan ketidaksetaraan kepentingan. Era demokrasi terpimpin ditandai oleh pengaruh kuat dari tiga kekuatan politik utama, menghasilkan stabilitas politik namun kurang inklusif. Pemerintahan Orde Baru awal menunjukkan inklusivitas dalam sistem politik dengan mencoba mendistribusikan kekuasaan kepada masyarakat, namun kemudian mengalami perubahan yang mengurangi distribusi kekuasaan tersebut.
Selanjutnya yaitu selama masa reformasi, Indonesia menganut demokrasi Pancasila dengan ciri khas yang berbeda dari masa Orde Baru, namun memiliki kesamaan dengan demokrasi parlementer. Namun hal ini mencerminkan upaya untuk mengembalikan kebebasan politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, Indonesia telah mengalami lima bentuk demokrasi yang berbeda sejak kemerdekaannya.