གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Elisa Aryani

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Elisa Aryani གིས-
Nama : Elisa Aryani
NPM : 2355061006

Berdasarkan pemahaman terhadap jurnal tersebut didapatkan hasil sebagai berikut:
Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang di edarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut. Seharusnya sebagai manusia yang berakal kita wajib meneliti kembali berita yang datang sebelum mempercayainya. Hal demikian telah melanggar nilai-nilai Pancasila khususnya mengenai nilai materiil, nilai kerohanian, dan nilai vital yang berujung pada pelanggaran hak manusia lainnya. Pengamalan jiwa Pancasila yang masih kurang ditunjukkan dengan adanya berita-berita yang menyesatkan. Media massa berdasarkan tinjauan pustaka oleh penulis, hanya memberikan pemuas informasi kepada masyarakat. Artinya, masyarakat hanya terpuaskan keingintahuannya saja mengenai berita hukum melalui sajian gambar maupun suara tanpa terdorong pembentukan kepribadiannya. Media massa di Indonesia belum sampai pada keadaan yang dapat membuat masyarakat mengubah moral untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal demikian tercermin pada pudarnya jiwa patriotik, berkembangnya manusia individual-liberalistik, masih tertanamnya kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bangsa dan negara

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Elisa Aryani གིས-
Nama : Elisa Aryani
NPM : 2355061006

Analisis soal 2

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Jawab :
Sistem etika perilaku politik saat ini di Indonesia memiliki tantangan dan permasalahan. Terkadang, perilaku politik tidak selalu sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan keadilan, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat. Masih ada contoh ketidakpatuhan terhadap etika politik, seperti korupsi, nepotisme, dan penyalahgunaan kekuasaan. Ini tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang mengajarkan kejujuran, kewajiban, dan pelayanan kepada masyarakat. Dalam beberapa kasus, terdapat ketidaksesuaian antara praktik politik dan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa sistem etika perilaku politik belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Perlu upaya lebih lanjut untuk memastikan bahwa perilaku politik mencerminkan nilai-nilai moral dan kesejahteraan yang dianut oleh bangsa Indonesia. Juga, perlu menggalakkan budaya partisipasi aktif dalam masyarakat, sehingga generasi muda dapat merasakan tanggung jawab sosial dan politik mereka untuk mencerminkan etika dan nilai bangsa Indonesia.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Jawab :
Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal kita bisa bervariasi, untuk mengatasi dekadensi moral yang mungkin terjadi, penting untuk mendorong pendidikan nilai-nilai Pancasila sejak dini, memperkuat pendidikan karakter di sekolah, dan melibatkan generasi muda dalam kegiatan sosial yang mengedukasi mereka tentang pentingnya etika, integritas, dan kejujuran. Selain itu, perlu juga meningkatkan kesadaran akan dampak positif etika dalam kehidupan bermasyarakat. Solusi tersebut akan membantu menciptakan generasi muda yang lebih mencerminkan etika dan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum diskusi

Elisa Aryani གིས-
Nama : Elisa Aryani
NPM :2355061006

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa Pancasila dalam kajian sistem filsafat dibagi menjadi tiga aspek: ontologi, epistemologi, dan aksiologi.

1.Ontologi : Kajian ontologi mencoba memahami hakikat dasar dari sila-sila Pancasila, dengan manusia sebagai subjek utama. Pancasila ada dalam tiga hal: adat budaya, religi, dan negara.

2.Epistemologi : Kajian epistemologi membahas cara memperoleh pengetahuan tentang Pancasila sebagai sistem pengetahuan. Pengalaman dan akal sehat berperan dalam menggali makna Pancasila.

3. Aksiologi : Kajian aksiologi membahas nilai-nilai praktis dan manfaat pengetahuan Pancasila. Pancasila memiliki nilai-nilai yang menjadi satu kesatuan.

Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni dalam masyarakat multikultural, dengan sikap saling menerima dan menghargai keberagaman budaya dan kepercayaan.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> forum diskusi

Elisa Aryani གིས-
Nama : Elisa Aryani
NPM : 2355061006

Dalam jurnal tersebut, kita dapat mengambil beberapa poin utama:
1. Pengertian Sistem:
- Sistem adalah konsep yang mencakup berbagai hal, baik konkret maupun abstrak.
- Teks memberikan beberapa definisi sistem yang menggambarkan bahwa sistem melibatkan elemen-elemen yang saling terkait dan membentuk suatu kesatuan.

2. Filsafat sebagai Proses dan Hasil:
- Filsafat merupakan hasil dari proses berfikir akal manusia yang mencoba menjawab pertanyaan mendasar tentang alam semesta.
- Teks menguraikan bahwa filsafat mencakup pandangan teoritis tentang realitas, baik yang bersifat teoritis maupun praktis, seperti pandangan dunia dan filsafat hidup.

3. Sistem Filsafat:
- Sistem filsafat adalah kumpulan ajaran yang terkoordinasikan dan komprehensif.
- Dalam suatu sistem filsafat, unsur-unsur atau ajaran tentang realitas, termasuk Tuhan, alam, dan manusia, saling berhubungan dan membentuk kesatuan yang konsisten.
- Sistem filsafat memiliki maksud atau tujuan tertentu dan dipercayai sebagai kebenaran mutlak oleh mereka yang mengikutinya.

4. Sistematik Filsafat:
- Filsafat dapat dipelajari baik secara historis (melihat perkembangan pemikiran filsafat dari masa lalu hingga sekarang) maupun secara sistematik (mempelajari isi pemikiran filsafat).
- Teks juga menyebutkan tiga jenis masalah utama dalam filsafat, yaitu masalah keberadaan (metafisika), pengetahuan dan kebenaran (epistemologi), serta nilai-nilai (aksiologi).
- Dalam konteks Pancasila sebagai sistem kefilsafatan, tiga jenis masalah tersebut perlu dijawab baik dari segi teoritis maupun normatif.

Jurnal tersebut membantu membuka pemahaman tentang cara berpikir filsafat dan bagaimana filsafat dapat membentuk pandangan dunia dan tindakan manusia.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Elisa Aryani གིས-
Nama : Elisa Aryani
NPM : 2355061006

Jurnal tersebut memberikan analisis yang dalam tentang peran Pancasila dalam kehidupan dan pendidikan di Indonesia.
• Pancasila dianggap sebagai dasar negara Indonesia yang mencerminkan nilai-nilai dan jati diri bangsa. Ini adalah pandangan hidup yang menjadi dasar dalam berbangsa dan bernegara.
• Jurnal ini mencatat peran penting Bung Karno dalam merumuskan Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia, yang kemudian menjadi dasar negara setelah kemerdekaan.
• Jurnal tersebut menjelaskan bahwa filsafat yang dikembangkan dalam pendidikan harus berdasarkan pada filsafat yang dianut oleh suatu bangsa. Pendidikan berperan dalam menanamkan dan mewariskan nilai-nilai yang sesuai dengan Pancasila.
• Jurnal ini merinci bagaimana Pancasila memengaruhi pendidikan di Indonesia. Nilai-nilai dalam Pancasila tercermin dalam proses pendidikan, dan Pancasila dianggap sebagai panduan dalam pendidikan karakter.
• Jurnal ini menjelaskan bahwa Pancasila bisa dilihat sebagai sistem filsafat dari berbagai sudut pandang, seperti ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Ini membantu dalam memahami dasar, pengetahuan, dan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila.
• Jurnal ini juga menguraikan prinsip-prinsip dasar dalam Pancasila, seperti ke-Tuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan, dan keadilan. Ini membantu untuk memahami hakikat dari Pancasila sebagai sistem filsafat.
• Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dijelaskan sebagai ide dan konsep tentang hal-hal penting dalam kehidupan. Jurnal ini menyoroti nilai-nilai estetika dan etika yang termasuk dalam Pancasila.

Jurnal ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana Pancasila memengaruhi pemikiran, pendidikan, dan nilai-nilai dalam masyarakat Indonesia. Ini menggarisbawahi pentingnya Pancasila sebagai panduan dalam menciptakan karakter dan identitas bangsa Indonesia.