Kiriman dibuat oleh Najwa Aprisda Ramdhani Unila

Nama : Najwa Aprisda Ramdhani
NPM : 2315061086
Kelas : TI B

Berdasarkan analisis video, dapat disimpulkan bahwa peristiwa penyerahan Jepang kepada Sekutu memiliki dampak signifikan terhadap sejarah kemerdekaan Indonesia. Kemenangan Sekutu membuka jendela peluang bagi bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaannya. Menyerahnya Jepang menciptakan situasi di mana penguasa kolonial yang sebelumnya berada di bawah kendali Jepang kembali ke Indonesia, memberikan landasan bagi pernyataan kemerdekaan. Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, hanya dua hari setelah penyerahan Jepang kepada Sekutu, menjadi titik awal yang sangat bersejarah. Keputusan ini mencerminkan semangat perjuangan dan tekad bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan di tengah gejolak pasca-Perang Dunia II. Pemboman di Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat pada 9 Agustus 1945 juga memainkan peran penting dalam mempercepat penyerahan Jepang dan mengakhiri Perang Dunia II di wilayah Pasifik. Peristiwa ini menyoroti pentingnya diplomasi dan negosiasi dalam menyelesaikan konflik internasional.
Peningkatan Diplomasi: Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa diplomasi memegang peranan penting dalam menentukan nasib bangsa. Oleh karena itu, penting untuk terus memperkuat diplomasi dan negosiasi internasional sebagai cara untuk mencegah konflik dan mengakhiri perang.
Pengembangan Kebijakan Luar Negeri: Negara-negara, termasuk Indonesia, perlu mengembangkan kebijakan luar negeri yang cerdas dan responsif terhadap dinamika geopolitik global. Kerja sama multilateral dan hubungan diplomatik yang kuat dapat menjadi landasan bagi perdamaian dan kemajuan bersama.
Peningkatan Kesadaran Sejarah: Pendidikan sejarah yang baik dapat membantu masyarakat memahami dampak peristiwa sejarah pada masa kini. Hal ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perdamaian, diplomasi, dan kemerdekaan.
Partisipasi Aktif dalam Organisasi Internasional: Indonesia dapat terus aktif berpartisipasi dalam organisasi internasional yang bertujuan untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Dengan demikian, negara ini dapat berkontribusi pada pembentukan kebijakan global yang mendukung prinsip-prinsip perdamaian dan kemerdekaan. Dengan mengambil langkah-langkah ini, diharapkan bahwa dunia dapat menuju arah yang lebih damai, adil, dan merdeka.
Nama : Najwa Aprisda Ramdhani
NPM : 2315061086
Kelas : TI B
Berdasarkan analisis video dapat disimpulkan bahwa adanya unjuk rasa yang digelar para warga akibat limbah pabrik yang sengaja dibuang langsung ke Sungai sangat menganggu kenyamanan lingkungan warga setempat. Tindakan yang dilakukan oleh sejumlah warga tersebut tidak lain yaitu menutup langsung saluran pembuangan limbah yang nantinya akan masuk ke dalam Sungai, ini sudah jelas sangat berpengaruh terhadap pencemaran lingkungan. Hal ini dapat terjadi dikarenakan ke-6 pabrik didaerah tersebut tidak memiliki alat pengolahan limbah, sehingga aparat desa pun dapat bertindak sebagaimana menegaskan bahwa tidak menutup usahanya, tetapi hanya akan menutup saluran pembuangan limbah tersebut ke Sungai setempat. Berdasarkan analisis video, dapat diambil beberapa kesimpulan terkait permasalahan yang dihadapi:
Pencemaran Lingkungan yang Signifikan: Unjuk rasa warga sebagai respons terhadap limbah pabrik yang dibuang langsung ke Sungai mengindikasikan adanya tingkat pencemaran lingkungan yang signifikan. Tindakan menutup saluran pembuangan limbah mencerminkan keprihatinan dan kepedulian warga terhadap lingkungan mereka.
Ketidakpuasan Terhadap Pabrik: Unjuk rasa ini menunjukkan ketidakpuasan warga terhadap kebijakan dan praktik limbah dari pabrik-pabrik di daerah tersebut. Tidak adanya alat pengolahan limbah di keenam pabrik menjadi penyebab utama ketidakpuasan ini.
Dukungan Masyarakat terhadap Penyelesaian Masalah: Tindakan warga yang menutup saluran pembuangan limbah mencerminkan adanya dorongan kuat dari masyarakat untuk menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat setempat memiliki keinginan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan mereka.
Tanggapan Aparat Desa yang Dibatasi: Aparat desa memberikan tanggapan terhadap permasalahan ini dengan menegaskan bahwa mereka tidak akan menutup usaha pabrik, tetapi hanya saluran pembuangan limbah ke Sungai. Ini menunjukkan adanya keterbatasan atau kendala dalam tindakan yang dapat diambil oleh aparat desa untuk menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

Perlu Tindakan Preventif dan Korektif: Kesimpulan utama adalah perlunya tindakan preventif dan korektif dalam mengatasi permasalahan ini. Langkah-langkah konkret, seperti menyusun perjanjian dengan pabrik, melibatkan instansi terkait, dan meningkatkan kesadaran masyarakat, diperlukan untuk mencegah pencemaran lingkungan di masa depan dan mengatasi dampak yang telah terjadi.
Dengan memahami kesimpulan-kesimpulan ini, dapat dirancang solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk menangani permasalahan pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik di daerah tersebut.
Nama : Najwa Aprisda Ramdhani
NPM : 2315061086
Kelas : TI B Kelas : TI B

A. Peran Pancasila dalam Disiplin Ilmu, Contohnya lmu Sosial
1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Mendorong penyelidikan dan analisis terhadap dampak perkembangan iptek terhadap keberagaman agama dan keyakinan.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Fokus pada penelitian yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan keadilan sosial.
3. Persatuan Indonesia: Meneliti cara memanfaatkan teknologi untuk memperkuat persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Menekankan pada kajian terhadap efektivitas kebijakan publik yang melibatkan partisipasi masyarakat.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Menitikberatkan pada penelitian yang berupaya mengurangi kesenjangan sosial melalui inovasi dan kebijakan yang inklusif.
Pancasila dalam hal ini berperan sebagai panduan etika dalam pengembangan ilmu, memastikan bahwa penelitian dan perkembangan iptek selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dan kontributif terhadap kesejahteraan masyarakat.

B. Harapan terhadap Model Pemimpin, Warganegara, dan Ilmuwan Pancasilais:
1. Pemimpin:
Integritas Pancasila: Mengharapkan pemimpin yang memegang teguh nilai-nilai Pancasila, menjunjung tinggi keadilan, dan memprioritaskan kesejahteraan rakyat dalam kebijakan dan tindakan.
Berkemajuan Tetapi Berlandaskan Nilai: Pemimpin yang mampu memajukan negara dalam bidang iptek tanpa mengorbankan nilai-nilai moral dan etika Pancasila.
2. Warganegara:
Berpikir Kritis dan Kreatif: Masyarakat yang mampu berpikir kritis dalam menghadapi dampak kemajuan iptek, serta memiliki kreativitas untuk memanfaatkannya secara positif.
Tanggung Jawab Sosial: Warganegara yang sadar akan tanggung jawabnya dalam memastikan pengembangan iptek berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
3. Ilmuwan:
Berlandaskan Etika Pancasila: Ilmuwan yang menjalankan riset dan pengembangan iptek dengan tetap memperhatikan etika dan nilai-nilai Pancasila.
Berperan Aktif dalam Masyarakat: Ilmuwan yang berperan sebagai agen perubahan positif, menjembatani iptek dengan kebutuhan dan nilai-nilai masyarakat.
Harapan ini muncul dengan keyakinan bahwa pengembangan iptek yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila akan memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan berkelanjutan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.
Nama : Najwa Aprisda Ramdhani
NPM : 2315061086
Kelas : TI B

A. Tanggapan Pribadi dan Antisipasi Dampak Negatif Penyebaran Hoaks:
Tanggapan Pribadi: Saya merasa prihatin dengan fenomena "Kombinasi Maut" antara hoaks dan media sosial yang tertera dalam berita. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya literasi digital dan kemampuan kritis dalam mengonsumsi informasi di era digital ini. Selanjutnya, terkait Antisipasi Dampak Negatif dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu: 1)Peningkatan Literasi Digital: Mendukung upaya peningkatan literasi digital di masyarakat agar orang dapat lebih kritis dalam menilai kebenaran informasi yang mereka terima, 2)Edukasi Pemisahan Hoaks dan Berita Valid: Mengajak teman dan keluarga untuk lebih waspada dan bijak dalam membagikan informasi di media sosial serta memberikan edukasi mengenai cara membedakan hoaks dan berita valid.

B. Pengaruh Pengembangan Iptek yang Tidak Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila di Media Sosial dan Solusi untuk Pengembangan Iptek yang Lebih Baik
Pengaruh Negatif Pengembangan Iptek Tanpa Mengedepankan Nilai-nilai Pancasila: Mungkin adanya ketidaksesuaian nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan iptek dapat menyebabkan munculnya konten yang tidak sesuai dengan budaya dan moralitas Indonesia, serta dapat meningkatkan divisi dan konflik di masyarakat jika nilai-nilai yang diusung oleh teknologi tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Selanjutnya, solusi untuk Pengembangan Iptek yang Lebih Baik: Pentingnya Etika Iptek yaitu memastikan bahwa setiap pengembangan iptek memperhatikan etika dan nilai-nilai Pancasila, sehingga teknologi yang dihasilkan tidak merugikan moralitas dan budaya Indonesia, dan keterlibatan Aktif Pemerintah yaitu pemerintah dapat lebih aktif dalam mengawasi dan mengatur pengembangan iptek, memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila diintegrasikan dengan baik.

C. Solusi atas Sikap Konsumerisme di Indonesia terhadap Teknologi Asing:
Sikap Konsumerisme: Adanya kecenderungan konsumerisme di Indonesia terhadap teknologi asing dapat menyebabkan ketergantungan yang berlebihan dan kurang mendukung perkembangan iptek lokal.
Solusi dari Program Studi/Jurusan saat Ini:
Pengembangan Iptek Lokal: Mendorong pengembangan iptek lokal dengan memberikan dukungan dan sumber daya bagi inovasi teknologi dalam negeri.
Pendidikan dan Kampanye: Melakukan kampanye edukasi untuk meningkatkan kesadaran tentang kepentingan mendukung iptek local, serta menyertakan materi-materi lokal dalam kurikulum pendidikan guna membangun rasa kebangsaan dan kesadaran akan keberagaman teknologi.
Melalui langkah-langkah ini, diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dalam menggunakan media sosial, memastikan pengembangan iptek sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing.
Nama : Najwa Aprisda Ramdhani
NPM : 2315061086
Kelas : TI B

Berdasarkan analisis jurnal yaitu membahas tentang peran Pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai falsafah dan pedoman hidup bagi bangsa Indonesia yang berasal dari pemikiran mendalam anak bangsa. Pada jurnal juga menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat membutuhkan landasan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar, karena tanpa itu dapat menjadi potensi penghancur bangsa, terutama dalam hal moralitas dan mentalitas. Pentingnya memperkuat pemahaman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar diutarakan sebagai upaya untuk mencegah dampak negatif dari derasnya perkembangan tersebut, seperti mudahnya masuknya informasi dari seluruh dunia yang dapat mempengaruhi adat dan budaya bangsa. Sebagai ideologi dasar bagi negara Indonesia, Pancasila diharapkan menjadi pandangan hidup yang menyatukan rakyat, lambang persatuan dan kesatuan, serta sebagai pertahanan bangsa dan negara. Pancasila juga dianggap sebagai dasar untuk menyelesaikan masalah hidup dan kehidupan sehari-hari, serta sebagai landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat Indonesia menjadi sejahtera, aman, dan damai.