Posts made by Rayhan Danar Abiyyuendra Unila

MKU PKN PSTI -> ANALISIS KASUS

by Rayhan Danar Abiyyuendra Unila -
Rayhan Danar Abiyyuendra
2315061098
PSTI B

Pendapat dan Sikap saya terhadap Masalah dan Tantangan di Indonesia :
Masalah dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, seperti dampak globalisasi terhadap identitas nasional dan nilai-nilai Pancasila, serta perubahan pola pikir masyarakat, merupakan hal yang serius dan perlu diperhatikan. Pengaruh globalisasi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan penyimpangan terhadap identitas dan nilai-nilai bangsa. Penurunan moral dan etika, ketidakadilan sosial dan ekonomi, serta perubahan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Langkah untuk Mempertahankan Kebudayaan Indonesia sebagai Pemersatu :

  1. Penguatan pendidikan karakter yang mengutamakan nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila sejak dini.
  2. Penyuluhan dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga identitas nasional dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Peningkatan keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mempromosikan kebudayaan Indonesia melalui berbagai kegiatan budaya dan seni.
  4. Pengawasan yang ketat terhadap konten media dan informasi yang tersebar untuk memastikan penyebaran informasi yang positif dan mendukung keberagaman budaya.
  5. Pembangunan kesadaran akan pentingnya keberagaman sebagai kekayaan bangsa dan menjaga integrasi nasional sebagai landasan bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Rayhan Danar Abiyyuendra
2315061098
PSTI B

Analisis yang dapat saya terapkan terhadap jurnal tentang integrasi nasional adalah.
1. Tujuan utama jurnal ini adalah mendeskripsikan konsep integrasi nasional dan pentingnya strategi kebudayaan untuk mewujudkannya di Indonesia. Integrasi nasional diartikan sebagai penyatuan visi dan misi suatu bangsa melalui penyatuan berbagai kelompok yang memiliki identitas dan kepentingan tersendiri.
2. Salah satu tantangan besar implementasi integrasi nasional di Indonesia adalah etnosentrisme. Etnosentrisme cenderung memisahkan bangsa berdasarkan identitas etnik dan daerah seseorang. Jurnal ini menggarisbawahi pentingnya menerobos identitas tersebut agar terbentuk integrasi nasional yang lebih luas.
3. Otonomi daerah yang berlebihan dianggap dapat menghambat integrasi nasional karena cenderung memperkuat identitas daerah. Sebaliknya, strategi kebudayaan nasional dianggap perlu untuk menanamkan kesadaran nasionalisme dan pluralisme agar tercipta integrasi bangsa.
4. Jurnal ini juga mengkritik kebijakan sentralistik Orde Baru yang dianggap kurang memadai untuk menangani pluralitas Indonesia. Integrasi nasional perlu melibatkan aspirasi beragam kepentingan daerah.
5. Secara keseluruhan, jurnal ini menawarkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan untuk menyatukan bangsa Indonesia yang plural dan menghadapi tantangan etnosentrisme sekaligus memperkuat kesadaran nasional. Integrasi nasional dianggap penting bagi kelanggengan bangsa Indonesia.