Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
NPM : 2315061002
A. Sebagai mahasiswa di bidang ilmu sosial, peran Pancasila sebagai paradigma ilmu memandu pengembangan ilmu dengan merinci setiap sila dalam konteks berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa : Menekankan pentingnya integritas akademis dan etika penelitian yang bersumber pada nilai-nilai kebenaran universal.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Mendorong penelitian yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan manusia, mengatasi ketidakadilan sosial, dan mempromosikan keberagaman budaya.
3. Persatuan Indonesia: Memotivasi untuk menganalisis dampak penelitian terhadap kesatuan dan persatuan bangsa, menghindari konflik, serta mengedepankan kerjasama antarwarga dan institusi.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Keadilan dan Kesejahteraan: Membimbing penelitian untuk mendukung pembangunan yang adil, demokratis, dan berkelanjutan.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Mendorong penelitian yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, dan menciptakan keadilan dalam distribusi sumber daya.
Dalam persaingan global, implementasi paradigma ini memerlukan kolaborasi internasional, adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global, serta penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kerangka global.
B. Harapan terhadap model pemimpin, warganegara, dan ilmuwan Pancasilais di Indonesia adalah adanya kesadaran akan nilai-nilai Pancasila dalam pengambilan keputusan, penerapan etika dalam segala aspek kehidupan, serta kontribusi nyata untuk kesejahteraan dan persatuan bangsa. Di masa mendatang, diharapkan makin banyak pemimpin dan ilmuwan yang memadukan kearifan lokal dengan perspektif global untuk menjawab tantangan kompleks di era globalisasi.