གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ LIS TIARA PUTRI

ASP A2025 -> Diskusi

LIS TIARA PUTRI གིས-
Nama : Lis Tiara Putri
NPM : 2213031001

Jenis-jenis anggaran sektor publik pada dasarnya digunakan untuk mengatur pengeluaran pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan masing-masing jenisnya memiliki lingkup yang berbeda. Anggaran tradisional (line-item) berfokus pada rincian input seperti belanja pegawai, barang, dan modal untuk mengendalikan penggunaan dana. Anggaran berbasis program disusun berdasarkan tujuan dan kegiatan yang ingin dicapai dalam pelayanan publik. Anggaran berbasis kinerja menekankan hubungan antara pendanaan dengan output dan outcome sehingga kinerja dapat diukur secara jelas. Zero Based Budgeting (ZBB) menilai setiap program mulai dari nol untuk memastikan hanya kegiatan yang penting dan bermanfaat yang didanai. Selain itu, terdapat anggaran partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan publik. Dengan adanya variasi jenis anggaran tersebut, pemerintah dapat memilih pendekatan yang paling tepat untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

ASP A2025 -> Diskusi

LIS TIARA PUTRI གིས-
Nama : Lis Tiara Putri
NPM : 2213031001

1. Paradigma anggaran tradisional dan anggaran berbasis NPM

Paradigma anggaran tradisional lebih menekankan pada aspek input, yaitu berfokus pada berapa besar dana yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan pemerintah. Dalam pendekatan ini, penyusunan anggaran biasanya mengikuti pola incremental, yaitu hanya menambah atau mengurangi anggaran dari tahun sebelumnya tanpa melihat kinerja secara menyeluruh. Akibatnya, efisiensi, hasil program, dan manfaat bagi masyarakat kurang menjadi perhatian utama. Sementara itu, paradigma anggaran berbasis NPM (New Public Management) mengubah fokus anggaran dari input menjadi output dan outcome. NPM menekankan efisiensi, efektivitas, persaingan sehat dalam pelayanan publik, serta penggunaan prinsip-prinsip manajemen sektor swasta seperti kinerja, inovasi, dan orientasi pada hasil. Dengan demikian, anggaran bukan hanya soal berapa uang yang dihabiskan, tetapi juga apa yang dicapai dari penggunaan uang tersebut.

2. Implementasi ZBB dalam mengatasi kesenjangan anggaran tradisional dan berbasis NPM

Implementasi Zero Based Budgeting (ZBB) dilakukan untuk mengatasi kelemahan anggaran tradisional yang kurang mempertimbangkan kebutuhan riil dan kinerja. Dalam ZBB, setiap program dan kegiatan harus dinilai dari nol setiap tahun, sehingga setiap unit kerja wajib menjelaskan alasan dan manfaat dari anggaran yang diajukan, bukan sekadar mengikuti anggaran sebelumnya. Dengan cara ini, pemborosan dapat dikurangi, dan program yang tidak efektif dapat dihentikan. ZBB juga mendukung prinsip-prinsip anggaran berbasis NPM, karena fokus pada hasil yang ingin dicapai dan pertanggungjawaban kinerja. Oleh karena itu, ZBB menjadi solusi penghubung antara tradisional yang input-oriented dan NPM yang output-oriented, sehingga anggaran pemerintah dapat lebih efisien, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

ASP A2025 -> Diskusi

LIS TIARA PUTRI གིས-
Nama : Lis Tiara Putri
NPM : 2213031001

Sistem manajemen sektor publik di era digital saat ini mengalami transformasi besar dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat. Digitalisasi membantu pemerintah dalam mempercepat proses administrasi, membuka akses data secara transparan, serta memperluas jangkauan layanan publik melalui sistem online seperti e-government, e-budgeting, dan layanan kependudukan digital. Selain itu, penggunaan teknologi memungkinkan pengawasan yang lebih kuat terhadap penggunaan anggaran sehingga tingkat akuntabilitas semakin tinggi. Namun demikian, sektor publik tetap menghadapi tantangan seperti kesiapan SDM, keamanan data, dan kesenjangan akses teknologi antarwilayah. Secara keseluruhan, digitalisasi menjadi langkah penting agar sektor publik lebih responsif, inovatif, dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat di era modern.