Kiriman dibuat oleh Anantha Cakra Pramudia Anantha

Nama: Anantha Cakra Pramudia
Npm: 2215071052
Kelas: B

Perkembangan demokrasi di Indonesia
Demokrasi di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak masa reformasi pada tahun 1998. Setelah terjadinya reformasi, Indonesia beralih dari sistem otoritarian menjadi sistem demokrasi yang lebih terbuka dan inklusif.

Beberapa langkah yang telah dilakukan untuk memperkuat demokrasi di Indonesia antara lain, pemberian hak suara yang lebih luas bagi masyarakat, pemilihan umum yang lebih terbuka dan adil, serta adanya kebebasan pers dan hak asasi manusia yang lebih diakui.

Namun, meskipun telah terjadi perkembangan positif dalam hal demokrasi di Indonesia, masih ada beberapa masalah yang perlu diatasi seperti adanya korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, dan ketimpangan sosial ekonomi yang belum merata di seluruh daerah di Indonesia. Oleh karena itu, upaya untuk terus memperkuat demokrasi di Indonesia masih perlu dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.
Nama: Anantha Cakra Pramudia
Npm: 2215071052
Kelas: B
-Jawaban Pretest

Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana kekuasaan berada di tangan rakyat. Dalam demokrasi, keputusan politik dibuat oleh suara mayoritas orang yang dipilih oleh hak pilih universal. Pada dasarnya demokrasi memberikan hak suara dan partisipasi kepada rakyat untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan bersama.

Salah satu keuntungan terpenting dari demokrasi adalah memungkinkan orang untuk berpartisipasi dalam keputusan politik. Hal ini memungkinkan individu untuk mengekspresikan pendapat mereka dan memilih perwakilan mereka sendiri untuk memperjuangkan kepentingan mereka dalam pemerintahan. Dalam demokrasi, rakyat mengendalikan kebijakan pemerintah, sehingga pengambilan keputusan memperhatikan kepentingan bersama. Demokrasi juga cenderung menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan damai ketika orang merasa bahwa pemerintah lebih memperhatikan mereka dan mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap negara mereka.

Namun, demokrasi juga memiliki kelemahan. Salah satu kelemahan terbesar dari demokrasi adalah keputusan yang dibuat belum tentu yang terbaik untuk seluruh negara karena dibuat oleh mayoritas, yang belum tentu mewakili kepentingan minoritas. Selain itu, demokrasi bisa memakan waktu dan mahal, terutama dalam kasus proses pemilu yang berulang. Demokrasi juga terkadang menghasilkan politisi yang hanya memikirkan kepentingannya sendiri, bukan kepentingan rakyat.

Singkatnya, demokrasi memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus diperhatikan. Sementara demokrasi memungkinkan orang untuk berpartisipasi dalam keputusan politik, itu juga dapat menyebabkan keputusan yang tidak optimal bagi negara secara keseluruhan. Oleh karena itu penting untuk terus mengembangkan sistem demokrasi untuk meningkatkan keuntungan dan mengurangi kerugian 

-Jawaban Post test

Meskipun demokrasi terus berkembang di Indonesia, masih terdapat permasalahan pada pilar-pilar demokrasi yang belum terlaksana dengan baik. Pilpres 2019 gagal melahirkan kepemimpinan yang kuat dan membangun kepercayaan publik, terbukti dengan gejolak sosial yang merebak pasca-publikasi hasil rangkuman Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satu calon menolak hasil pemilihan, sehingga Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan hasil pemilihan presiden, karena kedua calon sama-sama mengklaim sebagai pemenang pemilihan presiden. Artikel ini menyoroti pentingnya pendalaman demokrasi, pemilihan presiden yang adil, pemerintahan yang efektif dan membangun kepercayaan publik untuk memperkuat konsolidasi demokrasi di Indonesia.

Artikel ini juga membahas politisasi identitas sebagai tantangan konsolidasi demokrasi di Indonesia. Politisasi identitas seperti agama, suku dan gender dapat memecah belah masyarakat dan mengganggu stabilitas politik. Politisasi identitas juga dapat menimbulkan polarisasi yang memperburuk suasana politik di tanah air. Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya pemilihan pemimpin yang adil dan kredibel untuk memperkuat konsolidasi demokrasi di Indonesia.

Artikel ini menekankan bahwa pemilihan presiden yang adil dan kredibel, pemerintahan yang efektif, dan membangun kepercayaan publik merupakan faktor penting dalam konsolidasi demokrasi di Indonesia. Selain itu, politisasi identitas harus diatasi untuk memperkuat stabilitas politik dan mencegah memburuknya suasana politik melalui polarisasi. Demokrasi Indonesia memerlukan upaya dan perhatian lebih untuk meningkatkan kualitas dan konsolidasi demokrasi agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.