Nama : Anantha Cakra Pramudia
Npm : 2215071052
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Geodesi
Geopolitik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara geografi dan politik suatu negara. Ada beberapa teori geopolitik yang dikemukakan oleh para ahli, di antaranya:
1. Teori Geopolitik Friedrich Ratzel: Ratzel memandang negara sebagai organisme yang hidup dan berhubungan erat dengan wilayah geografisnya. Ia mengemukakan konsep "daratan memperluas kekuasaan" (Lebensraum), yang mengaitkan ekspansi wilayah dengan kekuatan negara.
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellén: Kjellén mengemukakan konsep "negara organik" yang berfokus pada faktor geografis, seperti iklim dan letak geografis, dalam membentuk kekuatan dan karakteristik negara.
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer: Haushofer mengembangkan konsep geopolitik dengan menekankan pentingnya pengaruh geografi dalam persaingan kekuatan antarnegara. Ia juga mengemukakan konsep "ruang hidup" (Lebensraum) yang serupa dengan Ratzel.
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder: Mackinder mengemukakan konsep "jantung daratan" (Heartland) yang menggambarkan Eurasia sebagai wilayah strategis yang menguasainya dapat mengendalikan dunia. Teori ini menekankan pentingnya kekuatan politik dan militer di wilayah tersebut.
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan: Mahan fokus pada pentingnya kekuatan laut dalam geopolitik. Ia mengemukakan konsep "kekuatan maritim" yang mengaitkan dominasi laut dengan kekuatan negara.
6. Teori Geopolitik Guillio Douhet, William Mitchell, Saverksy, dan JFC Fuller: Para ahli ini berkaitan dengan geopolitik dalam konteks kekuatan militer udara dan pengaruhnya dalam peperangan.
Dalam konteks Indonesia, konsep geopolitik Bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan politik nasional, dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah Indonesia. Konsep Wawasan Nusantara mengutamakan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia dalam aspek politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan.
Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik, dengan wilayah yang terdiri dari ribuan pulau di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia serta di antara benua Asia dan Australia. Indonesia memiliki keunggulan berupa jumlah dan potensi penduduk yang besar, keanekaragaman dalam aspek sosial-budaya, serta letak wilayah yang strategis.