Nama: Yemima Glory br Surbakti
NPM : 2215071054
Kelas : B
Prodi : Tek. Geodesi
Pada hakikat konsepnya, Geopolitik merupakan ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi suatu bangsa. Teori geopolitik ini terdapat 6 macam yang di mana terdapat teori geopolitik dari Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofrr, Halford Mackinder, Alfred Thayer, Guilio Douhet, Willian Mitcgel, Saversky dan JFC Fuller. Konsep teori geopolitik ini mengagagaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan pada kondisi dan kedudukan wilayah di Indonesia.
Teori Geopolitik ini pula diperkenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Pada prinsip geopolitik Indonesia ini memilih untuk tidak mementingkan dalam hal wilayah melainkan lebih mementingkan pembangunan kesatuan bangsa dalam satu wilayah.
Terdapat pula juga konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia, yang sebagai mana diartikan bahwa wawasan nusantara adalah wawasab nasional yang bersumber dari Pancasa dan UUD yang berhakekatkan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia.
Cara pandang Bangsa Indonesia, yang di mana yaitu perwujudan kepulauan nusantara sebagai kesatuan politik, sebagai satu kesatuan ekonomi, sebagai satu kesatuan sosiak budaya dan kesatuan pertahanan keamanan.
Dalam konsep bernegara NKRI tercantum dalam pasal 1 ayat 1 UUD 1945 yang berisikan bahwa "Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik."
Oleh karena dari beberapa hal tersebut, bangsa Indonesia memiliki keunggulan seperti : 1. Jumlah dan potensi penduduknya yang cukup besar
2. Adanya keanekaragaman dalam berkehidupan sosial dan budaya
3. Letak wilayah yang strategis.
Dan dari hal tersebut, kita sebagai rakyat bangsa Indonesia haruslah memanfaatkan serta mengembangkan keunggulan-keunggulan yang kita miliki menjadi suatu negara yang terus maju dan lebih baik lagi dalam mewujudkan cita-cita bangsa serta juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa walaupun terdapat banyak keanekaragaman sosial dan budaya.
NPM : 2215071054
Kelas : B
Prodi : Tek. Geodesi
Pada hakikat konsepnya, Geopolitik merupakan ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi suatu bangsa. Teori geopolitik ini terdapat 6 macam yang di mana terdapat teori geopolitik dari Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofrr, Halford Mackinder, Alfred Thayer, Guilio Douhet, Willian Mitcgel, Saversky dan JFC Fuller. Konsep teori geopolitik ini mengagagaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan pada kondisi dan kedudukan wilayah di Indonesia.
Teori Geopolitik ini pula diperkenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Pada prinsip geopolitik Indonesia ini memilih untuk tidak mementingkan dalam hal wilayah melainkan lebih mementingkan pembangunan kesatuan bangsa dalam satu wilayah.
Terdapat pula juga konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia, yang sebagai mana diartikan bahwa wawasan nusantara adalah wawasab nasional yang bersumber dari Pancasa dan UUD yang berhakekatkan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia.
Cara pandang Bangsa Indonesia, yang di mana yaitu perwujudan kepulauan nusantara sebagai kesatuan politik, sebagai satu kesatuan ekonomi, sebagai satu kesatuan sosiak budaya dan kesatuan pertahanan keamanan.
Dalam konsep bernegara NKRI tercantum dalam pasal 1 ayat 1 UUD 1945 yang berisikan bahwa "Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik."
Oleh karena dari beberapa hal tersebut, bangsa Indonesia memiliki keunggulan seperti : 1. Jumlah dan potensi penduduknya yang cukup besar
2. Adanya keanekaragaman dalam berkehidupan sosial dan budaya
3. Letak wilayah yang strategis.
Dan dari hal tersebut, kita sebagai rakyat bangsa Indonesia haruslah memanfaatkan serta mengembangkan keunggulan-keunggulan yang kita miliki menjadi suatu negara yang terus maju dan lebih baik lagi dalam mewujudkan cita-cita bangsa serta juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa walaupun terdapat banyak keanekaragaman sosial dan budaya.