Posts made by 2215071048_ Muhammad febryanto

Nama: Muhammad Febryanto
Kelas: B
NPM: 2215071048

Setiap Negara di dunia miliki ideologi
masing-masing dengan tujuan untuk
menciptakan suatu perkembangan didalam
berbagai aspek, khususnya di Indonesia,
para pendiri bangsa menciptakan ideologi
dengan konsepsi yaitu ideologi Pancasila.
Pancasila merupakan aspek terpenting
dalam membangun bangsa dan Negara yang
difungsikan pada praktik kehidupan manusia
khusunya bagi bangsa Indonesia, Pancasila
tidak bisa intervensi dari sudut pandang
ideologi manapun, sehingga Pancasila
mempunyai sifat imunitas yaitu kekebalan
terhadap pengaruh ideologi lain.
Sila keempat pancasila adalah
Demokrasi yang diinginkan, perwujudan demokrasi di Indonesia adalah partisipasi warga negara dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melindungi demokrasi juga melindungi mereka yang berstatus minoritas. Minoritas dalam hal ini adalah pelopor regional yang berjuang sesuai dengan itu
Pendelegasian nilai-nilai demokrasi dalam sila keempat pancasila.

Nama: Muhammad Febryanto

Kelas: B

NPM: 2215071048


Demokrasi Masa Orde Lama

Sistem yang ada pada masa Orde Lama pernah tidak stabil dan tidak demokratis. Bahkan, setelah diberlakukannya kembali UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, rakyat berharap kehidupan ketatanegaraan menjadi lebih stabil, namun semua itu ternyata hanyalah impian belaka.Pelaksanaannya tidak sesuai dengan harapan karena banyak terjadi penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945. Penyimpangan-penyimpangan tersebut antara lain:


1. Penyimpangan terhadap ideologi

2. Pergeseran dari pelaksanaan demokrasi yang cenderung menjadi pemusatan kekuasaan kepada presiden

3. Pengangkatan Ir. Sukarno sebagai presiden seumur hidup sesuai TAP MPRS no.III/MPR/1963

4. Pembubaran DPR hasil pemilu 1955 oleh presiden dan menggantinya dengan DPR-GR

5. Hak budget DPR yang tidak berfungsi

6. Perubahan kebijakan politik luar negeri RI yang bebas dan aktif menjadi "poros Jakarta-Peking"


Demokrasi Masa Orde Baru

Demokrasi terpimpin masa Orde Lama berakhir setelah keluarnya surat perintah 11 Maret (Supersemar). Kemudian dimulailah era demokrasi Pancasila pada masa Orde Baru ini.demokrasi pada masa Orde Baru ini tidak berjalan sesuai rencana karena banyak terjadi penyimpangan seperti:

1. Berkurangnya kontrol sipil terhadap militer

2. Sistem peradilan yang kurang independen

3. Pelaksanaan pemilu yang tidak demokratis

4. Kekuasaan eksekutif yang lebih luas jika dibandingkan dengan kekuasaan legislatif dan yudikatif


Demokrasi Masa Reformasi

Setelah masa Orde Baru berakhir atas tuntutan masyarakat, pemerintahan di Indonesia hingga kini masuk ke era reformasi. Pada masa reformasi ini, demokrasi sudah lebih terjamin dan dapat dilaksanakan oleh semua golongan masyarakat.

nama: Muhammad Febryanto
npm: 2215071048
kelas: b

pretest
Menurut saya demokrasi itu sendiri adalah semua orang bebas mengeluarkan pendapat atau aspirasi dan kita juga harus mendengarkanan aspirasi dari orang lain. Terutama pejabat-pejabat pemerintah yang wajib mendengarkan aspirasi masyarakat. Pendengar aspirasi tersebut juga harus menjalnkan pendapat yang menurutnya baik untuk semua kalangan. Pemerintah juga harus mempunyai kebijakan untuk masyarakat disuatu negarapemerintah juga memilki pendapatnya yang baik buat masyarakt dan negara. Selain karena demokrasi memfasilitasi silang pendapat, demokrasi juga menjamin kebebasan setiap orang untuk berpendapat.


posttest
Pemilu serentak 2019 adalah pemilu kelima pasca Orde Baru dan merupakan pemilu serentak pertama yang melangsungkan pileg dan pilpres dalam waktu bersamaan. Berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, pemilu 2019 menjadi test case penguatan sistem presidensial, pelembagaan parpol dan koalisi parpol yang terukur dan terformat. Untuk memenuhi hal itu, semua pihak harus berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas pemilu, bukan saja secara prosedural, melainkan juga secara substansial. Dengan kata lain, pilpres dan pileg 2019 perlu disikapi dengan cara-cara yang rasional, dewasa, profesional, adil, jujur, bijak dan beradab sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Sejauh ini Indonesia dapat melaksanakan pemilu yang aman dan damai. Pemilu 2019 yang kompleks, dengan tingkat kerumitan cukup tinggi dan hasilnya yang dipersoalkan menjadi pelajaran yang berharga. Pemilu berkualitas memerlukan partai politik. Penting sekali karena pemilu tidak hanya menjadi sarana
suksesi kepemimpinan yang aspiratif, adil dan damai, tetapi juga menjadi taruhan bagi ketahanan mengenai NKRI. Tantangan besar dalam menjalani pemilu serentak 2019 membuat demokrasi yang berkualitas sulit terbangun. Nilai-nilai demokrasi dalam pilpres tak cukup dikedepankan. Sebagai negara demokrasi nomor 4 terbesar di dunia, Indonesia tampaknya belum mampu memperlihatkan dirinya sebagai negara yang menjalankan demokrasi substantif.