Posts made by M. Dimas Syaputra 2213031012

EKONDUS A2025 -> DISKUSI

by M. Dimas Syaputra 2213031012 -
Nama : M. Dimas Syaputra
NPM   : 2213031012

Video ini menyimpulkan bahwa era Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan masifnya penerapan robotika, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan Internet of Things (IoT), menuntut adaptasi dan inovasi fundamental dari Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Kesinambungan SDM disiapkan melalui jalur pendidikan vokasi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang kini menjadi ujung tombak perubahan kurikulum. Pelatihan para guru vokasi kini bergeser dari keterampilan konvensional menuju keterampilan berbasis komputasi dan pengenalan pemrograman, tujuannya adalah menciptakan lulusan yang tidak "gagap" teknologi. Adaptasi ini sangat penting untuk mewujudkan skema link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri, dengan kurikulum yang dirancang bersama pelaku usaha agar lulusan dapat langsung terserap. Upaya ini mendesak dilakukan karena Indonesia akan menyambut bonus demografi pada tahun 2035; tanpa persiapan SDM yang memadai, potensi angkatan kerja produktif yang besar itu justru akan berbalik menjadi ancaman di masa depan.

Terimakasih Ibu.

EKONDUS A2025 -> e-journal

by M. Dimas Syaputra 2213031012 -
Nama : M. Dimas Syaputra
NPM   : 2213031012

Jurnal ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap literatur untuk menganalisis bagaimana kerangka regulasi atau peraturan berdampak pada kinerja suatu sektor industri. Inti dari studi ini adalah untuk memahami hubungan sebab-akibat antara kualitas dan desain regulasi yang diterapkan oleh pemerintah atau badan pengawas, dengan hasil (kinerja) yang dicapai oleh sektor industri tersebut, yang dapat diukur dari berbagai aspek seperti produktivitas, efisiensi, inovasi, dan daya saing. Penelitian ini penting karena kerangka regulasi sering kali dianggap sebagai pedang bermata dua; regulasi yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan stabilitas, melindungi konsumen, dan mendorong investasi yang bertanggung jawab, sementara regulasi yang buruk atau terlalu ketat justru dapat menghambat inovasi, meningkatkan biaya operasional (beban kepatuhan), dan menurunkan efisiensi industri secara keseluruhan.

Melalui tinjauan sistematis, artikel ini mengumpulkan dan mengevaluasi temuan-temuan dari berbagai penelitian terdahulu untuk mengidentifikasi pola dan mekanisme pengaruh regulasi. Fokus utamanya adalah bagaimana sifat regulasi baik dari segi intensitasnya, proses penerapannya, maupun area yang diatur memainkan peran krusial dalam menentukan kinerja sektoral. Oleh karena itu, kesimpulan dari tinjauan ini memberikan wawasan mendalam bagi para pembuat kebijakan mengenai pentingnya merancang kerangka regulasi yang tidak hanya mencapai tujuan sosial (seperti perlindungan lingkungan atau keselamatan) tetapi juga secara simultan mendukung dan tidak menghambat pertumbuhan ekonomi serta peningkatan produktivitas di sektor-sektor kunci. 

Terimakasih Ibu.

EKONDUS A2025 -> DISKUSI

by M. Dimas Syaputra 2213031012 -
Nama : M. Dimas Syaputra
NPM   : 2213031012

Video ini membahas secara sistematis sepuluh strategi penetapan harga yang sering digunakan oleh perusahaan untuk menyesuaikan harga produk mereka agar selaras dengan tujuan bisnis, pasar, dan perilaku konsumen. Penjelasan mencakup strategi seperti harga penetrasi, skimming (menetapkan harga tinggi awal lalu menurunkannya), psikologis (misalnya harga “$9,99” agar terasa lebih murah), premium/eksklusif, serta strategi yang mempertimbangkan biaya, permintaan, dan persaingan. Video juga melengkapi tiap strategi dengan contoh kasus nyata dari perusahaan yang berhasil mengaplikasikannya, sehingga penonton mendapat gambaran bagaimana teori diterjemahkan ke praktik bisnis.

Selain memaparkan macam-macam strategi harga, video juga menyoroti faktor-faktor yang perlu diperhitungkan dalam menetapkan harga termasuk biaya produksi, elastisitas permintaan, posisi merek, persaingan, dan persepsi nilai oleh konsumen. Di bagian akhir, disampaikan bahwa tidak ada satu strategi harga yang universal; perusahaan perlu memilih dan menyesuaikan strategi berdasarkan situasi pasar dan tujuan mereka (misalnya meningkatkan pangsa pasar, memaksimalkan margin, atau menjaga citra premium). Dengan demikian, video ini menjadi panduan praktis bagi manajer pemasaran atau pengusaha yang ingin memahami bagaimana menetapkan harga secara strategis.

Terimakasih Ibu.

EKONDUS A2025 -> e-journal

by M. Dimas Syaputra 2213031012 -
Nama : M. Dimas Syaputra
NPM   : 2213031012

Artikel ini menjelaskan bahwa dalam pasar yang semakin jenuh dan penuh produk homogen, diferensiasi merek telah menjadi strategi penting bagi perusahaan untuk mencapai keunggulan kompetitif. Diferensiasi ini dicapai melalui pembentukan citra yang unik, penawaran fitur produk yang khas, dan penyediaan layanan yang luar biasa, yang semuanya bertujuan meningkatkan nilai yang dirasakan konsumen. Peningkatan nilai persepsi ini memungkinkan perusahaan untuk menerapkan strategi penetapan harga yang lebih tinggi (premium pricing), sebab konsumen menjadi bersedia membayar lebih untuk keunikan dan nilai yang ditawarkan merek tersebut, seperti yang dicontohkan oleh merek mewah Hermès. Lebih lanjut, diferensiasi merek memiliki peran krusial dalam mengurangi sensitivitas harga konsumen. Ketika konsumen mengembangkan identifikasi dan loyalitas yang kuat terhadap suatu merek, mereka tidak lagi berfokus pada harga semata, melainkan pada kualitas, pengalaman, dan nilai emosional yang terkandung dalam produk. Ikatan emosional dan kepercayaan ini memberikan fleksibilitas harga yang lebih besar bagi perusahaan. Dampaknya terlihat jelas saat perusahaan dihadapkan pada perang harga; merek yang terdiferensiasi dapat mempertahankan atau bahkan menaikkan harga mereka dengan menonjolkan layanan bernilai tambah atau citra merek yang kuat, sehingga menghindari perlombaan memangkas harga yang merugikan.

Terimakasih ibu.