NAMA : MUHAMMAD WILDAN ZAMZAMI
NPM : 2215011058
KELAS : D
PRODI : Teknik Sipil
pandangan nusantara dapat menjadi gambaran Indonesia sebagai satu kesatuan politik. Pandangan tentang nusantara sendiri dibentuk dan diilhami oleh geopolitik Indonesia. Secara umum, geopolitik dapat diartikan sebagai ilmu politik dari sudut pandang geografi. Indonesia yang merupakan negara kepulauan bersatu tidak hanya dari segi wilayahnya, tetapi juga dari aspek lain seperti ideologi, sosial budaya dan latar belakang sejarah. Aspek-aspek tersebut kemudian muncul sebagai latar belakang geopolitik nusantara seperti Indonesia. Filsafat Pancasila Pancasila adalah ideologi negara dan falsafah hidup, pedoman untuk melestarikan kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Pancasila juga membimbing dan membimbing Indonesia dalam mencapai tujuannya. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan perspektif untuk pembangunan nusantara. Aspek Nusantara Letak geografis Indonesia sangat strategis. Letak geografis Indonesia yang kaya akan sumber daya alam dan potensinya menjadi dasar pengembangan visi nusantara. Aspek Sejarah Bangsa Indonesia lahir dari perjalanan sejarah yang sangat panjang. Secara psikologis, rasa takdir, sebangsa, dan air yang dimiliki oleh bangsa Indonesia harus dikembangkan menjadi jiwa yang positif. Semangat kebangsaan yang dibangun dengan baik oleh generasi sebelumnya harus dijaga dan dipertahankan oleh generasi sekarang. Pandangan nusantara dikembangkan berdasarkan pertimbangan sejarah berdasarkan pengalaman sejarah, yang tidak menerima pengulangan perpecahan internal bangsa dan negara Indonesia. Aspek sosial budaya Wawasan Nusantara juga dikembangkan berdasarkan kondisi masyarakat Indonesia. Suatu bangsa terdiri dari berbagai suku, budaya, adat istiadat, agama, bahasa dan sistem sosial. Populasi yang besar dengan suku bangsa yang beragam menjadikan wawasan nusantara sebagai bagian integral dari geopolitik Indonesia.