Nama : Karima Aini Hanifa
Npm : 2213031030
Video tersebut menjelaskan secara sederhana bahwa manajemen rantai pasok (Supply Chain Management atau SCM) merupakan rangkaian kegiatan mulai dari pengadaan bahan baku, produksi, penyimpanan, hingga distribusi ke konsumen akhir; seluruh proses harus dikelola secara efisien untuk menciptakan nilai maksimum dan menekan biaya yang tidak produktif. pentingnya integrasi antar fungsi dan kolaborasi seluruh pihak dalam rantai pasok produsen, distributor, pengecer, bahkan konsumen untuk menjaga aliran barang dan informasi berjalan lancar. SCM juga mencakup pengelolaan tiga aliran utama yaitu aliran barang, aliran informasi, dan aliran uang yang harus dikendalikan dengan baik agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi secara optimal. Penerapan SCM yang baik akan mendukung keunggulan kompetitif perusahaan melalui kecepatan respon terhadap pasar, fleksibilitas dalam menghadapi perubahan, dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi. Dengan melihat rantai pasok sebagai suatu sistem holistik dan bukan hanya fungsi produksi atau distribusi saja, maka perusahaan dapat memetakan dan memperbaiki titik‐lemah dalam aliran barang/informasi.
Npm : 2213031030
Video tersebut menjelaskan secara sederhana bahwa manajemen rantai pasok (Supply Chain Management atau SCM) merupakan rangkaian kegiatan mulai dari pengadaan bahan baku, produksi, penyimpanan, hingga distribusi ke konsumen akhir; seluruh proses harus dikelola secara efisien untuk menciptakan nilai maksimum dan menekan biaya yang tidak produktif. pentingnya integrasi antar fungsi dan kolaborasi seluruh pihak dalam rantai pasok produsen, distributor, pengecer, bahkan konsumen untuk menjaga aliran barang dan informasi berjalan lancar. SCM juga mencakup pengelolaan tiga aliran utama yaitu aliran barang, aliran informasi, dan aliran uang yang harus dikendalikan dengan baik agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi secara optimal. Penerapan SCM yang baik akan mendukung keunggulan kompetitif perusahaan melalui kecepatan respon terhadap pasar, fleksibilitas dalam menghadapi perubahan, dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi. Dengan melihat rantai pasok sebagai suatu sistem holistik dan bukan hanya fungsi produksi atau distribusi saja, maka perusahaan dapat memetakan dan memperbaiki titik‐lemah dalam aliran barang/informasi.