Nama: Deswita Larasati
NPM: 2213031025
Perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Kemajuan tersebut memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah dalam aktivitas perdagangan. Kini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke lokasi fisik, seperti pasar, supermarket, dan swalayan. Di era digital ini semakin banyak masyarakat yang berbelanja melalui internet atau secara online, toko-toko online inilah yang dinamakan e-commerce. Melalui hadirnya e-commerce, proses berbelanja menjadi jauh lebih praktis karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, sekaligus menawarkan berbagai kemudahan yang sebelumnya tidak tersedia.
Terdapat 7 kategori e-commerce
- Business to Business (B2B). Transaksi yang terjadi antara satu bisnis dengan bisnis lainnya
- Business to Consumer (B2C). Transaksi antara bisnis dengan konsumen langsung. Contohnya: belanja di e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia, di mana toko menjual produk langsung ke pembeli.
- Consumer to Consumer (C2C). Transaksi antar konsumen. Contohnya: seseorang menjual barang bekasnya melalui marketplace ke orang lain.
- Consumer to Business (C2B). Konsumen menawarkan produk atau jasa kepada perusahaan. Contohnya: conten creator yang menawarkan ilustrasinya ke perusahaan tertentu.
- Business to Government (B2G). Transaksi antara bisnis dengan instansi pemerintah.
- Consumer to Government (C2G). Transaksi antara konsumen (masyarakat) dengan pemerintah, biasanya berupa pembayaran layanan. Contohnya pembayaran pajak online dan BPJS.
- Online to Offline (O2O). Model bisnis yang menghubungkan aktivitas online dengan pengalaman belanja offline. Contohnya: pesan makanan melalui aplikasi online
Keuntungan e-commerce
- Tidak ada batasan geografis
- Biaya operasional yang lebih terjangkau (tidak memerlukan toko fisik)