Posts made by M. Rosari Resalia 2218031038

Nama : M. Rosari Resalia
NPM : 2218031038
Prodi : Farmasi

Tugas Analisis Soal 1

A. Menyebarkan berita hoax memiliki dampak yang negatif bagi penyebarnya dan bagi yang menerimanya. Banyak dari masyarakat yang masih susah menyaring informasi yang ada, tidak hanya masyarakat tetapi juga para pelajar. Banyak dari mereka yang menyerap informasi tanpa melihat kebenaran dari informasinya. Oleh karena itu, hoax dapat tersebar dengan cepat dikarenakan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap segala informasi, dan masyarakat dengan cepat menyerap informasi tanpa mencari tahu kebenarannya.

Solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi hoax adalah dengan cara menyaring dan memeriksa kembali segala informasi yang didapat. Jangan gegabah dalam menyebarkan berita agar bisa memanimalisir berita hoax menyebar.

B. Pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila pada umunnya ditemui pada komentar-komentar yang muncul pada postingan di media sosial. Banyak komentar dan postingan yang tidak baik beredar dimedja sosial. Hal ini bisa mengakibatkan anak dibawah umur mendapatkan dampak negatif dari pengembangan IPTEK. Solusi yang bisa diberikan agar pengembangan IPTEK dapat lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat adalah dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam pengembangan IPTEK. Sehingga postingan atau komentar buruk di media sosial dapat dimanimalisir.

C. Menurut saya sebagai mahasiswa farmasi, untuk menanggulangi sikap konsumerisme adalah dengan tidak membeli barang yang berlebihan. Dengan membeli obat-obatan sesuai dengan apa yang dibutuhkan, mengkonsumsi obat-obatan buatan dalam negeri, dan tidak mengimpor produk obat dari luar negeri secara berlebihan.

Sekian terima kasih Pak.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

by M. Rosari Resalia 2218031038 -
Nama : M. Rosari Resalia
NPM : 2218031038
Prodi : Farmasi

Analisis Soal 2.

A. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu.
Ilmu merupakan lentera kehidupan. Pancasila sebagai paradigma ilmu dijadikan dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan. Pancasila sebagai paradigma artinya nilai-nilai dasar pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolok ukur segenap aspek pembangunan nasional.

1. Sila Pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa" yaitu Sebagai pengingat bahwa dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan era globalisasi kita harus mampu menyeimbangkan antara kehidupan dengan aktivitas spiritual.

2. Sila Kedua "Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab"
Pada sila ini ilmu pengetahuan digunakan memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan dan dikembalikan pada fungsinya yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.

3. Sila Ketiga "Persatuan Indonesia"
Ilmu pengetahuan dapat mempersatukan masyarakat Indonesia, perkembangan dan era globalisasi memudahkan untuk mencapai hal-hal yang jauh dan sulit dijangkau.

4. Sila Keempat "Kerakyatan Yang Dipimpin Permusyawaratan/Perwakilan Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan"
Sila keempat sebagai penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan harus demokratis dapat dimusyawarahkan secara perwakilan, sesuai kebijakan, penelitian dan penerapan massa. Perwakilan menjadi pengingat bagi para pemimpin maupun wakil- wakil rakyat bahwa bertanggung jawab dengan tugas nya.

5. Sila Kelima "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia"
Menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, karena kepentingan individu tidak boleh terinjak oleh kepentingan semu.

Di tengah persaingan global ini, proses penerapan paradigma tersebut sedang berlangsung, dan diharapkan hasil yang diharapkan sesuai dengan konsep paradigma tersebut.

B. Harapan saya, pemimpin di Indonesia harus berjiwa jujur, tidak memihak kepada salah satu pihak, tidak hanya berjanji manis pada saat kampanye tetapi juga harus di terapkan janji manis tersebut saat sudah terpilih, lakukan program kerja yang telah dibuat, tidak korupsi, dan mendengarkan apa yang rakyat sampaikan.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by M. Rosari Resalia 2218031038 -
Nama : M. Rosari Resalia
NPM : 2218031038
Prodi : Farmasi

Tugas Analisis Jurnal

Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang sangat pesat menyebabkan mudahnya informasi dari seluruh dunia masuk ke dalam bangsa Indonesia, sehingga penting untuk memperkuat nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat Indonesia

1. Konsep Dasar Pancasila
Konsep Dasar Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia.
•Menurut Muhammad Yamin bahwa Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik.

2. Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
•Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa Indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Menurut Soekarno Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat.

Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila digunakan untuk menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam bertingkah laku dan memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

Implikasi Sila-sila dalam Pengembangan IPTEK meliputi :
1. Sila Ke- Satu " Ketuhanan Yang Maha Esa"

Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia. Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional, antara rasa dan akal.

2.Sila Kedua " Kemanusiaan yang Adil dan Beradab "

IPTEK harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan IPTEK.

3. Sila Ketiga " Persatuan Indonesia"

Dengan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan IPTEK memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK. Dengan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpeliharan.

4. Sila Keempat " Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan"

Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK

5. Sila Kelima " Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia"

Mengimplementasikan
pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia.
Nama : M. Rosari Resalia
NPM : 2218031038
Prodi : Farmasi

Tugas Analisis video 2

Pada 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat sehingga terjadi lah sekutu antara Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, Sejumlah negara jajahan Inggris dan Amerika Latin untuk bersama-sama menyerang Jepang. Jerman dan Italia pun juga ikut bergabung dalam sekutu ini.

Puncak dari penyerangan ini adalah dijatuhkannya bom atom di Kota Hirosima, Jepang pada 6 Agustus 1945. Setengah dari penduduk hirosima meninggal seketika. Kemudian pada 9 Agustus 1945 dijatuhkan lagi bom atom di Kota Nagasaki. Setelah bom di Kota Nagasaki, Jepang menyerah kepada sekutu tepatnya pada 15 Agustus 1945. Saat itu Menteri luar negeri Jepang menandatangi surat tanda Jepang menyerah di Kapal Perang Amerika Serikat, dengan adanya hal ini berakhirlah pula perang dunia kedua diwilayah pasifik. Dengan adanya hal ini Bangsa Indonesia diuntungkan karena pada saat itu Indonesia terjadi status quo atau kekosongan kekuasaan. Hal ini dapat dimanfaatkan dengan di proklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.