Nama : M. Rosari Resalia
NPM : 2218031038
Prodi : Farmasi
Tugas
Analisis Jurnal
Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang sangat pesat menyebabkan mudahnya informasi dari seluruh dunia masuk ke dalam bangsa Indonesia, sehingga penting untuk memperkuat nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat Indonesia
1. Konsep Dasar Pancasila
Konsep Dasar Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia.
•Menurut Muhammad Yamin bahwa Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik.
2. Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
•Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa Indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Menurut Soekarno Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat.
Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila digunakan untuk menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam bertingkah laku dan memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.
Implikasi Sila-sila dalam Pengembangan IPTEK meliputi :
1. Sila Ke- Satu " Ketuhanan Yang Maha Esa"
Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia. Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional, antara rasa dan akal.
2.Sila Kedua " Kemanusiaan yang Adil dan Beradab "
IPTEK harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan IPTEK.
3. Sila Ketiga " Persatuan Indonesia"
Dengan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan IPTEK memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK. Dengan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpeliharan.
4. Sila Keempat " Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan"
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK
5. Sila Kelima " Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia"
Mengimplementasikan
pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia.