Posts made by Salwa Nurhirs

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Salwa Nurhirs -
Nama: Salwa Nurhira
NPM:2218031059
Prodi Farmasi
Analisis jurnal
PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Pancasila merupakan dasar bagi bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah kehidupan yang dihadapi. Pada jurnal ini menjelaskan bahwa pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Apabila perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila akan menyebabkan menjadi kehancuran moralitas dan mentalitas bangsa. Maka dari itu, pengembangan ilmu pengetahuan harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila supaya dapat membawa kualitas hidup masyarakat indonesia yang lebih baik, sejahtera, aman dan damai.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

by Salwa Nurhirs -
Nama: Salwa Nurhira
NPM: 2218031059
Prodi: Farmasi
A. Menurut saya berita diatas benar bahwa siapapun bisa termakan hoaks bahkan menjadi pelaku penyebaran berita hoax. Orang yang terpelajar sekalipun sering kali termakan hoaks apalgi orang dengan literasi rendah yang langsung memakan semua informasi yang didapat. Maka dari itu untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaxs kita perlu memahami dengan seksama berita dan informasi yang didapat, kita perlu memastikan validitas berita tersebut dari sumber-sumber terpercaya, dan apabila berita tersebut masih hanya sekedar isu akan lebih baik jika kita memutus penyebaran isu tersebut dengan tidak menyebarkan ke orang sekitar
B. pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila bisa berpengaruh buruk, misal nya pengaruhnya di media sosial dapat terjadi penyebaran hoax, cyber bullying, bahkan sampai penipuan online. Maka dari itu solusi yang bisa kita pakai untuk menghadapi pengembangan IPTEK adalah dengan menggunakan media secara bijak berlandaskan pada nilai-nilai pancasila yang ada, serta menyaring ilmu yang bukan budaya kita.
C. Solusi dari permasalahan ini seharusnya masyarakat Indonesia diharapkan mampu mengendalikan sikap konsumtifnya jika tidak ingin menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain, namun menurut saya sebagai mahasiswa program studi farmasi, hal ini bukanlah hal yang terlalu buruk, karena dengan memanfaatkan produk teknologi luar yang lebih maju memudahkan proses pembelajaran dan menunjang praktikum yang kami lakukan.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

by Salwa Nurhirs -
Nama: Salwa Nurhira
NPM: 2218031059
Prodi: Farmasi

A. peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu yaitu sebagai berikut:
1. Sila Pertama berbunyi “Ketuhanan Yang Maha ESA” menyiratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang menjalin hubungan kesatuan dengan manusia, alam semesta beserta isinya. Ilmu berparadigma Pancasila bersifat teistik.
2. Sila Kedua ” Kemanusiaan yang adil dan beradab” menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang utuh yang didalamnya ada kesatuan rohani dan jasmani dengan keberadaan hati nurani itu tidak kalah penting daripada akal. Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal, namun bukan segala-galanya
3. Sila ketiga yaitu ”Persatuan Indonesia” menyiratkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan faham kebangsaan Indonesia.
4. Sila keempat “Kerakyatan yang dipimpin permusyawaratan/ perwakilan oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan penuh rasa tanggungjawab.
5. Sila kelima yang berbunyi ”Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia” menjelaskan bahwa keadilan itu bukan keadilan formal, melainkan suatu keadilan lahir karena perundang-undangan, dan keadilan bertumpu pada masyarakat Indonesia yang berkarakter komunalistik-religius.

B. Saya berharap model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang dapat tetap berpedoman pada pancasila serta mengiplementasikan pancasila dalam setiap pengambilan keputusan dan membangun Indonesia menjadi negara maju tanpa menghilangkan budaya yang sudah melekat di masyarakat Indonesia.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum diskusi

by Salwa Nurhirs -
Nama: Salwa Nurhira
NPM: 2218031059
Prodi: Farmasi
Analisis artikel 14 a
Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membuat perubahan yang besar bagi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Hal tersebut tak hanya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat tapi juga dapat mendatangkan berbagai hal-hal yang negatif.
Dampak positif dari perkembangan IPTEK yaitu, dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tercipta berbagai mesin canggih yang dapat menunjang kegiatan produksi di Indonesia. Selain itu, dampak positif dari perkembangan IPTEK yang paling kita rasakan ialah kemudahan komunikasi dan kegiatan pembelajaran, kita jadi lebih mudah mendapatkan berbagai informasi dari luar dan hal itu bisa dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar.
Namun ada juga dampak negatif dari perkembangan IPTEK, salah satunya ialah sering kali perkembangan iptek ini disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dengan melakukan penipuan atau pembajakan online, hal tersebut tentunya dapat merugikan banyak orang.
Oleh karena itu IPTEK perlu mempertimbangkan nilai-nilai pancasila dalam pengembangnya baik dari aspek nilai agama maupun budaya, semua haruslah relevan dan berpegangan pada nilai-nilai pancasila agar tidak merugikan kehidupan bangsa.

Analisis artikel 14b
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu
Pancasila dijadikan dasar nilai dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, maka dari itu perlu dikaji kebenarannya menurut Pancasila terlebih dahulu. Sebab Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara akan selalu menjadi acuan bagi setiap sikap dan perbuatan, termasuk kegiatan para ilmuwan dengan produk ilmunya.
Berdasarkan teori kebenaran pancasila, bahwa kebenaran ilmiah harus memenuhi tiga teori kebenaran, yakni kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga teori tidak boleh menonjolkan atau mementingkan salah satunya, harus saling melengkapi satu sama lain dalam kerja ilmiah.
Pemahaman filosofis tentang kebenaran Pancasila yaitu:
1) kebenaran yang dimaksud ialah tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) kebenaran dalam konteks pancasila merupakan perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia, 3) kebenaran adalah suatu hal yang satu, kebenaran tidak dapat dibagi-bagi,
4)kebenaran jelas bermanfaat pada semua pihak, dan
5)kebenaran itu memenuhi keadilan.
Maka dari itu, dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya, supaya ilmu yang dikembangkan di Indonesia tetap sejalan dengan budaya bangsa Indonesia.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Salwa Nurhirs -
Nama: Salwa Nurhira
NPM: 2218031059
prodi: Farmasi

Sebagai ideologi negara, Pancasila mengakomidir seluruh aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, demikian juga dalam aktivitas ilmiah. Maka pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek diharapkan dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan teknologi adalah:
1. Setiap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasarkan pada pancasila dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila
2. Setiap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang di kembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai pancasila sebagai faktor internal pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tersebut
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Indonesia agar nantinya tidak keluar dari budaya dan cara berpikir bangsa Indonesia
Jadi dapat disimpulkan bahwa pentingnya pancasila pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu diharapkan pancasila dapat menjadi dasar dalam mengembangkan iptek yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, sehingga pengembangan IPTEK tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimiliki oleh Bangsa Indonesia