Kiriman dibuat oleh Ida Ayu Gede Bintang Widia Putri

Nama: Ida Ayu Gede Bintang Widia Putri
NPM: 2218031035
Prodi: Farmasi

Izin memberi jawaban terkait analisis soal di atas.

A: Sayangnya, sistem etika perilaku politik kita saat ini belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Masih banyak sekali tindak asusila yang terjadi di ranah politik bangsa kita, seperti masih kurangnya keadilan, kurangnya persatuan, maraknya sogok-menyogok, banyaknya penipuan, manipulasi massa, menggunakan orang dalam dan yang paling sering yaitu KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme). Hal ini membuat para masyarakat jengah dan kehilangan kepercayaan terhadap instansi politik negara, buruknya hal ini berdampak kepada pemilu, dimana banyak masyarakat yang lebih memilih golput daripada menggunakan hak suaranya dengan sebaik-baiknya.

B: Di lingkungan tempat tinggal saya, masih banyak generasi muda yang beretika dan berperilaku baik. Banyak anak kecil yang sudah paham kata maaf, tolong, terima kasih, dan permisi, saling bertegur sapa ketika berpapasan, saling membantu, berempati sesama masyarakat meski berbeda budaya dan keyakinan, dan banyak lagi. tapi, tak jarang pula generasi muda yang berperilaku kurang baik, misalnya meledek budaya orang lain, kurangnya toleransi, sikap individualisme dan tidak mau kalah, membicarakan orang lain, dan lain lain. Untuk mengatasi hal semacam ini, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat harus bersama-sama mencerminkan lingkungan yang ramah, lingkungan yang hangat dan terbuka dengan adanya perbedaan, lingkungan yang mencerminkan etika dan moral yang baik terlebih jika lingkungan tersebut banyak anak-anak yang sedang berkembang dan banyak belajar hal baru. karena pasti, anak-anak akan lebih tanggap dan cepat mengikuti perkataan dan perilaku yang dicontohkan orang orang disekitarnya.

Sekian, terima kasih.
Nama: Ida Ayu Gede Bintang Widia Putri
NPM: 2218031035
Prodi: Farmasi

Analisis Video.

Dapat disimpulkan bahwa Pancasila merupakan pedoman dan patokan hidup berbangsa dan bernegara di NKRI, dengan kekuatan pendukung berupa Keberagaman dan "ikatan" berupa Ketuhanan.
Seluruh isi Pancasila merupakan hal yang saling berkesinambungan, antara sila 1 dengan sila 2 juga dengan sila yang lainnya, pada dasarnya kita semua adalah entitas yang sama yaitu manusia, yang diurai ke berbagai macam keberagaman, baik keberagaman suku, ras, budaya, warna kulit dan lain-lain.
Jika kita bisa menerima konsep ketuhanan dan keberagaman yang ada di Indonesia, maka terjadilah tujuan sebaik-baiknya Pancasila sebagai unsur, identitas, pandangan hidup, pandangan hukum dan fungsi Pancasila lainnya.

Terima kasih.
Nama: Ida Ayu Gede Bintang Widia Putri
NPM: 2218031035
Prodi: Farmasi

Analisis Jurnal 1 dan 2.

Pancasila menjadi iedeologi negara yang bersifat universal dan komprehensif. Pancasila yang dinamis menjadi dasar nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai kemasyarakatan, serta keseimbangan hukum.

Hal ini menunjukkan bahwa Ideologi Pancasila yang berlaku di Indonesia menjadi bingkai yang menyatakan adanya multi-agama dan multi-budaya tidak mempengaruhi dan tidak memperburuk susunan ideologi dan pemerintahan politik.
Justru hal ini menjadi suatu ciri khas dan identitas Bangsa Indonesia juga sebagai aspek pendukung kokohnya ideologi Pancasila.

Terima kasih.