Nurrahmi Putri Zaidani 2218031042
གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nurrahmi Putri Zaidani 2218031042
Nama : Nurrahmi Putri Zaidani
NPM : 2218031042
Prodi : Farmasi
Analisis Soal
A) Menurut saya, etika perilaku politik yang ada di Indonesia saat ini belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya keluhan masyarakat mengenai kinerja pemerintah yang dirasa belum memberikan pelayanan sepenuhnya yang adil dan merata kepada masyarakat. Selain itu, tidak sedikit juga oknum-oknum pemerintah yang masih menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan pribadi, seperti tindak korupsi, penyuapan, diskriminasi, dan sebagainya. Pemerintah yang seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi malah memberikan keraguan kepada masyarakat terhadap kinerja pemerintah itu sendiri. Tentunya, tidak heran jika kepercayaan masyarakat kepada pemerintah masih kurang dan kinerja pemerintah masih terus dipertanyakan. Untuk itu, sebaiknya pemerintah lebih memperhatikan mengenai kinerja pemerintahannya dan memberikan keterbukaan ruang kepada masyarakat untuk memberikan kritik dan saran, serta mau mengevaluasi aspirasi yang diberikan oleh masyarakat sehingga harapan pemerintah dan masyarakat untuk saling membangun negara yang baik dapat terwujud.
B) Etika generasi muda yang ada disekitar saya sudah cukup baik. Sebagian besar generasi muda disekitar saya sudah menerapkan dan mencerminkan etika yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ruang lingkup keluarga maupun ruang lingkup masyarakat. Penerapan etika yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila tersebut contohnya menghormati orang yang lebih tua, bertegur sapa apabila berpapasan dengan orang lain, menghormati dan menghargai pendapat orang lain, dan sebagainya. Namun, tidak sedikit juga oknum generasi muda yang berperilaku menyimpang dan tidak sesuai etika dan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, perilaku westernisasi, pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, judi, dan sebagainya. Untuk itu, sebagai generasi muda penerus bangsa, penting bagi kita untuk saling mengingatkan agar senantiasa beretika dan berpedoman pada nilai-nilai Pancasila.
Dekadensi moral merupakan fenomena merosotnya nilai-nilai nasionalisme, nilai keagamaan dan nilai sosial budaya bangsa. Solusi mengenai dekadensi moral itu sendiri dapat dimulai dari ruang lingkup yang lebih sempit, misalnya ruang lingkup keluarga. Dalam lingkungan keluarga, pengawasan dan perhatian dari orang tua merupakan faktor yang sangat penting dalam memberikan pendidikan karakter pada anak sejak dini. Dalam ruang lingkup yang lebih luas, dapat dilakukan peningkatan pendidikan moral dan agama, serta penegakkan hukum yang tegas atas berbagai penyimpangan yang terjadi sehingga dapat meminimalisasi terjadinya perilaku yang serupa.
NPM : 2218031042
Prodi : Farmasi
Analisis Soal
A) Menurut saya, etika perilaku politik yang ada di Indonesia saat ini belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya keluhan masyarakat mengenai kinerja pemerintah yang dirasa belum memberikan pelayanan sepenuhnya yang adil dan merata kepada masyarakat. Selain itu, tidak sedikit juga oknum-oknum pemerintah yang masih menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan pribadi, seperti tindak korupsi, penyuapan, diskriminasi, dan sebagainya. Pemerintah yang seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi malah memberikan keraguan kepada masyarakat terhadap kinerja pemerintah itu sendiri. Tentunya, tidak heran jika kepercayaan masyarakat kepada pemerintah masih kurang dan kinerja pemerintah masih terus dipertanyakan. Untuk itu, sebaiknya pemerintah lebih memperhatikan mengenai kinerja pemerintahannya dan memberikan keterbukaan ruang kepada masyarakat untuk memberikan kritik dan saran, serta mau mengevaluasi aspirasi yang diberikan oleh masyarakat sehingga harapan pemerintah dan masyarakat untuk saling membangun negara yang baik dapat terwujud.
B) Etika generasi muda yang ada disekitar saya sudah cukup baik. Sebagian besar generasi muda disekitar saya sudah menerapkan dan mencerminkan etika yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ruang lingkup keluarga maupun ruang lingkup masyarakat. Penerapan etika yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila tersebut contohnya menghormati orang yang lebih tua, bertegur sapa apabila berpapasan dengan orang lain, menghormati dan menghargai pendapat orang lain, dan sebagainya. Namun, tidak sedikit juga oknum generasi muda yang berperilaku menyimpang dan tidak sesuai etika dan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, perilaku westernisasi, pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, judi, dan sebagainya. Untuk itu, sebagai generasi muda penerus bangsa, penting bagi kita untuk saling mengingatkan agar senantiasa beretika dan berpedoman pada nilai-nilai Pancasila.
Dekadensi moral merupakan fenomena merosotnya nilai-nilai nasionalisme, nilai keagamaan dan nilai sosial budaya bangsa. Solusi mengenai dekadensi moral itu sendiri dapat dimulai dari ruang lingkup yang lebih sempit, misalnya ruang lingkup keluarga. Dalam lingkungan keluarga, pengawasan dan perhatian dari orang tua merupakan faktor yang sangat penting dalam memberikan pendidikan karakter pada anak sejak dini. Dalam ruang lingkup yang lebih luas, dapat dilakukan peningkatan pendidikan moral dan agama, serta penegakkan hukum yang tegas atas berbagai penyimpangan yang terjadi sehingga dapat meminimalisasi terjadinya perilaku yang serupa.
Nama : Nurrahmi Putri Zaidani
NPM : 2218031042
Prodi : Farmasi
Analisis Video “Apa Itu Pancasila?”
Setiap negara memiliki sumber pegangan dan pedoman hidup yang dijadikan acuan dalam berbagai kehidupan berbangsa dan bernegara. Begitu pula Negara Indonesia. Negara kita, Indonesia, memiliki pegangan dan landasan dalam bertingkah dan berperilaku serta dalam pembuatan kebijakan negara dalam rangka mencapai tujuan Bangsa Indonesia yang adil dan makmur. Pegangan dan landasan bangsa Indonesia tersebut adalah Pancasila.
Kekuatan dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia bersumber pada keberagaman yang ada di Indonesia. Perbedaan adat istiadat, budaya, agama, ras, suku, bahkan bahasa merupakan kunci dari kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Tentunya, untuk mendapatkan manfaat dari keberagaman tersebut, diperlukan adanya unsur yang mempersatukan keberagaman. Unsur perekat tersebut adalah unsur ketuhanan. Unsur ketuhanan merupakan unsur utama yang diharapkan dapat menciptakan manusia-manusia Indonesia yang beradab yang tidak membeda-bedakan manusia lain. Dengan adanya kesadaran akan pentingnya kesetaraan antarsesama, kesadaran untuk bersatu pun akan semakin kuat. Persatuan yang terbentuk nantinya akan menjadi jalan yang memperlancar proses mencapai tujuan bangsa Indonesia yaitu menjadi bangsa yang adil dan makmur.
Namun tentunya, proses untuk mencapai persatuan dan tujuan bangsa Indonesia memiliki banyak tantangan. Salah satu contoh tantangan tersebut adalah perang antarsuku yang terjadi di Papua pada tanggal 03 Oktober 2021 lalu. Pada saat itu, terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali dan masyarakat Suku Kimyal yang menyebabkan beberapa korban meninggal dunia. Hal ini seharusnya menjadi catatan bagi kita masyarakat Indonesia agar senantiasa menyadari bahwa keberagaman di Indonesia merupakan suatu kekayaan yang harus dihormati dan dihargai, bukan suatu kekurangan yang memecah belah bangsa.
NPM : 2218031042
Prodi : Farmasi
Analisis Video “Apa Itu Pancasila?”
Setiap negara memiliki sumber pegangan dan pedoman hidup yang dijadikan acuan dalam berbagai kehidupan berbangsa dan bernegara. Begitu pula Negara Indonesia. Negara kita, Indonesia, memiliki pegangan dan landasan dalam bertingkah dan berperilaku serta dalam pembuatan kebijakan negara dalam rangka mencapai tujuan Bangsa Indonesia yang adil dan makmur. Pegangan dan landasan bangsa Indonesia tersebut adalah Pancasila.
Kekuatan dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia bersumber pada keberagaman yang ada di Indonesia. Perbedaan adat istiadat, budaya, agama, ras, suku, bahkan bahasa merupakan kunci dari kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Tentunya, untuk mendapatkan manfaat dari keberagaman tersebut, diperlukan adanya unsur yang mempersatukan keberagaman. Unsur perekat tersebut adalah unsur ketuhanan. Unsur ketuhanan merupakan unsur utama yang diharapkan dapat menciptakan manusia-manusia Indonesia yang beradab yang tidak membeda-bedakan manusia lain. Dengan adanya kesadaran akan pentingnya kesetaraan antarsesama, kesadaran untuk bersatu pun akan semakin kuat. Persatuan yang terbentuk nantinya akan menjadi jalan yang memperlancar proses mencapai tujuan bangsa Indonesia yaitu menjadi bangsa yang adil dan makmur.
Namun tentunya, proses untuk mencapai persatuan dan tujuan bangsa Indonesia memiliki banyak tantangan. Salah satu contoh tantangan tersebut adalah perang antarsuku yang terjadi di Papua pada tanggal 03 Oktober 2021 lalu. Pada saat itu, terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali dan masyarakat Suku Kimyal yang menyebabkan beberapa korban meninggal dunia. Hal ini seharusnya menjadi catatan bagi kita masyarakat Indonesia agar senantiasa menyadari bahwa keberagaman di Indonesia merupakan suatu kekayaan yang harus dihormati dan dihargai, bukan suatu kekurangan yang memecah belah bangsa.
Nama : Nurrahmi Putri Zaidani
NPM : 2218031042
Prodi : Farmasi
Menurut pendapat saya, Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia merupakan keputusan yang sangat tepat karena Pancasila merupakan representasi nilai kebudayaan luhur bangsa Indonesia.
Pancasila merupakan ideologi dasar bangsa Indonesia yang bersumber pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang diperoleh melalui perjalanan panjang dan dinamis. Keberadaan Pancasila merupakan bukti nyata atas tegaknya negara Indonesia.
Nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, dan nilai masyarakatan merupakan nilai dasar yang terkandung dalam pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Nilai-nilai tersebut saling berhubungan dan diperuntukkan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia atas dasar prinsip keadilan.
Pancasila memuat nilai yang mendasari hubungan antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman seluruh masyarakat Indonesia dalam bertingkah dan berperilaku.
Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus senantiasa diterapkan dan dijadikan sebagai acuan bangsa Indonesia dalam mengambil keputusan dan kebijakan secara adil dan terbuka.
NPM : 2218031042
Prodi : Farmasi
Menurut pendapat saya, Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia merupakan keputusan yang sangat tepat karena Pancasila merupakan representasi nilai kebudayaan luhur bangsa Indonesia.
Pancasila merupakan ideologi dasar bangsa Indonesia yang bersumber pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang diperoleh melalui perjalanan panjang dan dinamis. Keberadaan Pancasila merupakan bukti nyata atas tegaknya negara Indonesia.
Nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, dan nilai masyarakatan merupakan nilai dasar yang terkandung dalam pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Nilai-nilai tersebut saling berhubungan dan diperuntukkan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia atas dasar prinsip keadilan.
Pancasila memuat nilai yang mendasari hubungan antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman seluruh masyarakat Indonesia dalam bertingkah dan berperilaku.
Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus senantiasa diterapkan dan dijadikan sebagai acuan bangsa Indonesia dalam mengambil keputusan dan kebijakan secara adil dan terbuka.