Shafiera Hazanah Putri
2215012057
Kelas A
Pemilu dalam demokrasi dirancang untuk menghasilkan pemerintahan yang efektif. Sementara itu, salah satu tema sentral Pilpres 2019 adalah politisasi birokrasi. Persoalannya adalah bagaimana agar birokrasi pemilu tetap profesional, independen, dan netral secara politik. Sejauh ini, Indonesia mampu menyelenggarakan pemilu yang aman dan damai. Pilkada 2019 yang kompleks, dengan tingkat yang agak rumit dan hasil yang meragukan, merupakan pelajaran yang sangat berharga. Pemilu yang berkualitas membutuhkan partai politik dan koalisi partai yang berkualitas. Pemilu Serentak 2019 merupakan pemilu kelima di bawah Orde Baru dan pemilu serentak pertama di mana pemilu parlemen dan presiden dilaksanakan secara bersamaan. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, pemilu 2019 merupakan ujian bagi penguatan sistem presidensial, pelembagaan parpol dan koalisi parpol secara terukur dan terartikulasi. Untuk mencapai hal tersebut, semua pihak harus berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pemilu, tidak hanya dari segi prosedur tetapi juga dari segi isi. Dengan kata lain, Pemilu Presiden dan Legislatif 2019 harus diselenggarakan secara rasional, dewasa, profesional, adil, jujur, arif, dan beradab, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
2215012057
Kelas A
Pemilu dalam demokrasi dirancang untuk menghasilkan pemerintahan yang efektif. Sementara itu, salah satu tema sentral Pilpres 2019 adalah politisasi birokrasi. Persoalannya adalah bagaimana agar birokrasi pemilu tetap profesional, independen, dan netral secara politik. Sejauh ini, Indonesia mampu menyelenggarakan pemilu yang aman dan damai. Pilkada 2019 yang kompleks, dengan tingkat yang agak rumit dan hasil yang meragukan, merupakan pelajaran yang sangat berharga. Pemilu yang berkualitas membutuhkan partai politik dan koalisi partai yang berkualitas. Pemilu Serentak 2019 merupakan pemilu kelima di bawah Orde Baru dan pemilu serentak pertama di mana pemilu parlemen dan presiden dilaksanakan secara bersamaan. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, pemilu 2019 merupakan ujian bagi penguatan sistem presidensial, pelembagaan parpol dan koalisi parpol secara terukur dan terartikulasi. Untuk mencapai hal tersebut, semua pihak harus berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pemilu, tidak hanya dari segi prosedur tetapi juga dari segi isi. Dengan kata lain, Pemilu Presiden dan Legislatif 2019 harus diselenggarakan secara rasional, dewasa, profesional, adil, jujur, arif, dan beradab, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.