Posts made by Linda Anggraini

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Diskusi Pertemuan 14

by Linda Anggraini -
Nama : Linda Anggraini
Npm : 2217061053
Kelas : BIT C

Analisis Artikel

Artikel A yang sudah saya analisis berjudul "Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK "

Indonesia kini telah memasuki zaman modern dimana kemajuan pesat terjadi dalam ilmu pengetahuan dan juga teknologi hal ini menyebabkan peradaban manusia mengalami perubahan yang sangat signifikan. Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat
menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu.pengetahuan dan teknologi agar tetap
sesuai dengan kepribadian masyarakat
Indonesia yang luhur dan mulia.
Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala
kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik. Sebagai masyarakat Indonesia kita semua harus selalu mengimplementasikan
nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bijak menggunakan teknologi
dan berusaha tidak terpengaruh oleh
dampak negatif dari perkembangan IPTEK. Jadilah masyarakat yang cerdas yang dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal baik yang dapat berguna untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan dan juga bangsa Indonesia.

Artikel B yang telah saya lakukan analisis yang berjudul "Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu"

Pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat mengacu pada beberapa jenis pemahaman. Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua, bahwa setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek itu sendiri. Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia, artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal
dengan istilah indegenisasi ilmu.

1. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
2. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah 1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan, 2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia, 3)suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi, 4)kemanfaatan pada semua pihak, dan 5)terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya
3. Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

by Linda Anggraini -
Nama : Linda Anggraini
Kelas : Biologi Terapan C
Npm : 2217061053


Analisis Jurnal

Judul : Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Nilai Dasar Pengembangan Iptek
Penulis : Ika Setyorini
Tahun terbit : 2018


Pancasila sebagai pedoman atau idiologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbanga dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Sebab pengembangan ilmu yang terlepas dari idiologi Pancasila, justru dapat mengakibatkan sekularisme. Pancasila merupakan satu kesatuan
dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetehuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan
sebuah sistem etika,diantaranya ;
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangkan rasional, antara akal, rasa dan kehendak. Sehingga dapat menempatkan manusia di alam.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini
memberikan dasar moralitas bagi
manusia dalam mengembangkan
iptek. Iptek adalah salah satu perkembangan dalam budaya hidup manusia, yang pada hakekatnya bertujuan demi kesejahteraan bersama.
3. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akan sumbangsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua
karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaa dalam Permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas
kepentingan demokrasi, hal ini mengandung maksud bahwa setiap
warga negara mempunyai kewajiban
dalam pengembangan iptek dengan menghormati dan mengharai kebebasan orang lain dalam bersikap.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian,
keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, manusi dengan Tuhannya manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.

Kesimpulan
Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi adalah dapat
disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu
mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video

by Linda Anggraini -

Nama : Linda Anggraini

NPM   : 2217061053

Kelas  : Biologi Terapan C

Analisis Vidio

Judul : Pancasila Sebagai dasar Pengembangan IPTEK

IPTEK (Ilmu Teknologi) adalah sebuah alat atau karya yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam kehidupan. Sedangkan Pancasila merupakan sebuah pedoman dalam bangsa dan negara bagi rakyat Indonesia.Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi

Nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan iptek mencakup1

1. ketuhanan yang maha esa, pada sila ini kita tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan atau dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia atau tidak.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Dasar-dasar moralitas manusia dalam mengembangkan iptek harus bersikap beradab karena iptek adalah hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.

3. persatuan Indonesia. Dalam pengembangan iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Mendasari pengembangan iptek secara demokratis

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

by Linda Anggraini -
Nama : Linda Anggraini
NPM : 2217061053
Kelas : BIT C

Judul : Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol
Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan di Indonesia

Penulis :Ariesta Wibisono Anditya

Tahun terbit : 2020

Kata Kunci: Media Massa, Pancasila, Kejahatan, Kontrol Sosial .

ISI/Rangkuman

Dasar adalah sesuatu yang bersifat tetap, suatu ajaran yang menjadi
pedoman, pegangan dalam melakukan
Perbuatan. Antara dasar dan tujuan ada hubungan yang erat sekali. Jika dasarnya liberalisme, tujuan yang akan dicapai adalah masyarakat liberal. Jika dasarnya fasisme, tujuan yang akan dicapai adalah masyarakat fasis. Dasar negara Indonesia adalah Pancasila, karena itu tujuan yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia adalah masyarakat yang berdasarkan Pancasila. Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Kata falsafah atau Filsafat merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan, cinta) dan (sophia =
).26 Orang yang bijaksana adalah orang cinta kepada subyek atau obyek tertentu berdasarkan akal sehat. Bijaksana dalam bercinta akan terlahir dalam sikap rela atau ikhlas berkorban
demi yang dicintai, menghargai,
memberikan pelayanan yang terbaik, dan dilakukan dengan penuh kasih sayang. Nilai (value) merupakan pengertian filsafat, artinya tolok ukur untuk menimbang-nimbang dan memutuskan apakah sesuatu benar atau salah, baik atau buruk. Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai Pancasila, dengan membaginya ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :28
1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia,
2. nilai vital, yaitu segala sesuatu
yang berguna bagi manusia untuk
dapat memiliki atau aktivitas,
3. nilai kerohanian, yaitu segala
sesuatu yang berguna bagi rohani
manusia. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa secara yuridis konstitusional berlaku mulai tanggal 18 Agustus 1945 yaitu sejak disahkannya Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia oleh Panitia Kemerdekaan Indonesia (PPKI).


KESIMPULAN

pada pengamalan nilai-nilai Pancasila
oleh media massa dalam menerapkan
fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum dilaksanakan secara menyeluruh. Berita yang disampaikan kepada khalayak ramai sering kali tidak sesuai dengan fakta dan dibagikan oleh  oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menelusuri kembali berita dan  sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut. Seharusnya sebagai insan yang berakal, rasa, dan karsa, petunjuk yang sudah  diturunkan oleh Allah dalam ayat 6 Al Hujurat bahwa berita yang akan datang  harus dibuat sebelum dipercaya. Hal tersebut melanggar nilai-nilai Pancasila  khususnya mengenai nilai  kerohanian, dan nilai vital yang melanggar hak manusia lainnya. Pengamalan jiwa Pancasila yang masih kurang ditunjukkan dengan adanya berita-berita yang menyesatkan.

KELEBIHAN :
1. Penulisan menggunakan abstrak dengan format 2 bahasa, mendukung jurnal menjadi rujukan internasional.

2. Menggunakan sumber-sumber yang mendukung jurnal ini lebih berbobot

KEKURANGAN :

1. Terdapat bahasa yang sulit dicapai karena terdapat singkatan

2. Tidak terdapat kesimpulan pada jurnal ini.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Soal

by Linda Anggraini -
Nama : Linda Anggraini
NPM : 2217061053
Kelas : Biologi Terapan C

Jawab:

1. Etika Pancasila adalah mengatur perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Sistem etika politik di Indonesia saat ini masih kurang, jika dilihat secara khusus etika dan pemerintahan di kalangan elit dan pejabat negara di Indonesia, nilai-nilai tradisional Indonesia yang tertanam tidak terlihat pada diri mereka.

2. Contoh dari kurangnya etika generasi muda disekitar saya adalah, penyalahgunaan gadget.

Hampir semua dan hampir setiap anak memiliki gadget, dengan adanya gadget anak-anak atau remaja sibuk terhadap gadgetnya masing-masing. Pada saat ini gadget digunakan untuk melihat konten negatif atau di gunakan untuk nge game sampai lupa waktu, disitulah menurut saya gadget di salahgunakan. Dan hampir semua anak-anak disekitar saya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar sudah bermain atau mengenal FB, IG, dan Wa.Dan bahkan ketika ada orang tua, mereka seakan kurang menghargai karena adanya gadget, contohnya ketika orang tua bertanya, mereka sibuk dan kurang merespon keberadaan orang sekitar. Sekarang-sekarang ini banyak berita mengenai penyimpangan remaja terhadap media sosial yang mengakibatkan rusaknya nilai moral serta ilmu agama pada remaja. Jadi perlu ada pengawasan orang tua terhadap anaknya dalam menggunakan media sosial agar tidak terjadi penyimpangan atau lebih tepatnya penyalahgunaan teknologi.

Solusi mengatasi dekadensi moral yang saat ini terjadi:

•Pengawasan dan juga perhatian orangtua
•Memberikan pendidikan karakter
•Penegakan hukum
•Meningkatkan pendidikan moral dan agama