Kiriman dibuat oleh Nabilla Putri Kania

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Nabilla Putri Kania -
Nama: Nabilla Putri Kania
NPM: 2218011058
Kelas: B Genap

DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA
DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA

Pemilihan umum merupakan salah satu hal untuk mewujudkan negara indonesia dengan pemilihan dari rakyat untuk rakyat, pemimpin yang dipilih dan diseleksi nantinya diharapkan bisa memimpin negara menjadi lebih baik. Seperti dalam sila ke 4 pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan menjadi hal yang harusnya meperkuat demokrasi kita. Namun nyatanya hal itu tidak terjadi, karena seringnya muncul konflik. Perlu adanya penguatan dalam sistem demokrasi agar konflik-konflik berkurang atau bisa tidak terjadi lagi.

Nilai normatif adalah salah satu nilai yang mengandung keinginan. Pancasila mengandung nilai nilai yang menjadi landasan fundamental. Pemilu yang dilaksanakan merupakan salah satu wukud sila ke 4 dengan melakukan demokrasi yang mengedepankan musyawarah dalam pengambilan keputusan bersama. Menghargai aspirasi seluruh rakyat adalah asas musyawarah untuk mufakat. Setiap nilai yang terkandung dalam sila sila pancasila harus dicerminkan dalam kehidupan.

Mewujudkan suatu kebijakan yang dibuat rakyat untuk rakyat, membuat kemungkinan kecil dalam penyalahgunaan kekuasaan. Menerapkan sila ke 4 pancasila diharapkan mampu mengurangi konflik sosial akibat kampanye2 yang dilakukan parpol. Banyak parpol yang dalam pelaksanaan tugasnya tidak mencerminkan nilai demokrasi, hal terebut merupakan pelanggaran dan seharusnya diberi sanksi.

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Nabilla Putri Kania -
Nama:Nabilla Putri Kania
NPM:2218011058
Kelas: B Genap

DEMOKRASI DAN PEMILU PRESIDEN 2019

Mewujudkan suatu pemerintahan dari rakyat untuk rakyat tidaklah mudah. Pada tahun 1999 proses demokrasi berlangsung dinamis. Kondisi sosial, ekonomi, politik dan hukum yang kurang memadai menjadi tantangan besar dalam pendalaman demokrasi. Beberapa masalah yang muncul saat pemilihan presiden antara lain kecurangan, berita bohong, ujaran kebencian, isu politisasi identitas dan agama yang makin memperburuk ketegangan sosial yang membuat rasa saling tak percayaa dan menghargai antar satu sama lain muncul. Partai politik yang gagal dalam melaksanakan tanggung jawab dan belum mampu merespon sekaligus memberi solusi konkrit, membuat kepercayaan masyarakat menurun.

Agar demokrasi terwujud perlu menumbuhkan rasa saling percaya yang jika para peserta, penyelenggara, pemerintah dan institusi hukum bisa melaksanakann tanggung jawab profesionalisme. Rasa saling percaya merupakan kunci penting dalam terlaksananya pemilu yang adil dan damai tanpa konflik yang nantinya akan memecah belah bangsa. Menjadikan media massa tempat untuk memberikan berita yang berdasarkan fakta dan berpihak kepada rakyat juga perlu agar isu2 yang sudah terjadi tidak semakin memanas.