Kiriman dibuat oleh Mohammad Thaha Husein Haikal

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Mohammad Thaha Husein Haikal -
Nama : Mohammad Thaha Husein Haikal
NPM : 2218011002
Kelas : Genap (B)

Jurnal "Demokrasi sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah di Indonesia" oleh Mulyono dan Fatoni membahas tentang demokrasi sebagai nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah di Indonesia. Mereka menjelaskan bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam praktik demokrasi di Indonesia, terutama dalam pemilihan umum daerah.

Penulis memulai dengan memberikan gambaran tentang nilai-nilai sila keempat Pancasila, yaitu demokrasi yang merupakan sistem pemerintahan yang mengutamakan partisipasi rakyat. Kemudian, mereka membahas pentingnya demokrasi dalam menjaga stabilitas politik dan mengembangkan sistem pemerintahan yang responsif dan akuntabel. Selanjutnya, penulis menjelaskan pelaksanaan pemilihan umum daerah di Indonesia dan bagaimana demokrasi menjadi bagian penting dari proses tersebut. Mereka menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, yang dapat meningkatkan legitimasi pemerintah yang terpilih.

Negara Republik Indonesia menganut sistem demokrasi yaitu bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantara wakilnya atau dapat artikan sebagai pemerintahan rakyat. Sesuai dengan amanat konstitusi pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali. pemilihan umum kepala daerah secara langsung merupakan salah satu implementasi dari sistim demokrasi.
Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berdasarkan pada asas kekeluargaan dan gotong-royong yang ditujukan demi kesejahteraan rakyat, yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius, yang berdasarkan kebenaran, kecintaan dan budi pekerti luhur, berkepribadian Indonesia dan berkesinambungan.

Di akhir jurnal, penulis menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam menjaga keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Mereka menyatakan bahwa Pancasila harus menjadi dasar dari sistem pemerintahan dan kebijakan publik, termasuk dalam pelaksanaan pemilihan umum. Salah satunya seperti Pemilu yang merupakan hasil dari demokrasi yang seharusnya tercapai di Indonesia.

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Mohammad Thaha Husein Haikal -
Nama : Mohammad Thaha Husein Haikal
NPM : 2218011002
Kelas : Genap (B)

Pemilu merupakan pilar penting demokrasi dan diperlukan untuk menyuksesi kepemimpinan dan memperbaiki kinerja pemerintah. Pemilu juga mensyaratkan kejujuran, keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Kondisi penciptaan ini membutuhkan prasyarat dan komitmen dari seluruh bagian bangsa untuk mematuhi peraturan yang ada. Konsolidasi demokrasi atau pendalaman demokrasi menjadi lebih sulit karena partai politik melalui elit dan aktor pemilunya menunjukkan perilaku yang tidak mendukung proses demokrasi.

Jurnal ini membahas tentang pemilihan presiden Indonesia tahun 2019 yang dianggap sebagai sebuah ujian bagi demokrasi Indonesia. Pemilihan presiden ini dihadapi oleh dua kandidat yang memiliki latar belakang dan pandangan politik yang berbeda, yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.
Pemilihan presiden tahun 2019 menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia telah semakin dewasa. Partisipasi masyarakat dalam pemilihan ini cukup tinggi, terutama dari kalangan pemilih muda. Namun, meskipun pemilihan presiden ini dianggap sebagai pemilihan yang demokratis, masih terdapat beberapa masalah yang perlu diperhatikan.
Salah satu masalah yang ditemukan adalah adanya kecurangan dan pelanggaran hukum dalam kampanye oleh kedua kandidat. Selain itu, banyak masyarakat yang masih belum memahami konsep demokrasi secara menyeluruh, sehingga mudah terpengaruh oleh isu-isu politik yang beredar.

Namun, meskipun terdapat masalah dalam pemilihan presiden tahun 2019, demokrasi Indonesia masih terus berkembang dan menjadi semakin matang. Peran media massa dan kebebasan berekspresi juga menjadi faktor penting dalam menjaga demokrasi Indonesia.

Dalam kesimpulannya, jurnal ini menyatakan bahwa pemilihan presiden tahun 2019 di Indonesia menunjukkan kemajuan dalam demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam pemilihan. Namun, masih terdapat beberapa masalah yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas dan integritas proses pemilihan di masa depan.