གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Justin Tan

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

Justin Tan གིས-
Nama : Justin Tan
NPM : 2218011180
Kelas : B (Genap)

Jawaban Post-Test :
 Pada jurnal ini dibahas mengenai permasalahan yang dikaji berkaitan dengan demokrasi sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam Pemilihan Umum di Indonesia. Hal ini disesuaikan dengan amanat konstitusi yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum dan negara demokrasi. Demokrasi sebagai salah satu nilai sila keempat Pancasila merupakan unsur yang sangat penting dalam pelaksanaan pemilihan umum daerah di Indonesia. Demokrasi di Indonesia diartikan sebagai bentuk kedaulatan rakyat yang diwujudkan melalui pemilihan umum yang bebas, jujur, dan adil. Dari jurnal tersebut dapat diketahui bahwa pemilihan kepada daerah secara langsung tidak mencerminkan sifat Pancasila sila keempat. Hal ini menyebabkan munculnya beragam konflik dan berbagai intepretasi yang tidak sesuai dengan kenyataan. Menginjak tahun politik, berbagai macam hoax muncul untuk menjatuhkan pihak lawan baik secara ragawi dan badawi yang dapat memicu disitegrasi bangsa. Sementara itu, pengaturan mengenai pemilihan kepala daerah yang terdapat dalam Undang-Undang kurang jelas dan multi tafsir. Oleh karena itu perlu dilakukan kepastian dalam meneggakkan peraturan pemilihan umum yang sekiranya tidak menimbulkan kekacauan dan disintegrasi bangsa.
 Penulis menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam menjaga keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Dinyatakan bahwa Pancasila harus menjadi dasar dari sistem pemerintahan dan kebijakan publik, termasuk dalam pelaksanaan pemilihan umum. Salah satunya adalah pada Pemilu yang merupakan hasil dari demokrasi yang seharusnya tercapai di Indonesia. Pancasila sila keempat merupakan perwujudan demokrasi di Indonesia, demokrasi yang diinginkan adalah keikutsertaan rakyat dalam menjalankan roda pemerintahan. Melindungi demokrasi juga melindungi sesuatu yang menyandang status minoritas, minoritas dalam hal ini adalah calon kepala daerah yang bertarung sesuai dengan amanat nilai demokrasi dalam sila keempat Pancasila.

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

Justin Tan གིས-
Nama : Justin Tan
NPM : 2218011180
Kelas : B (Genap)

Jawaban Post Test :
 Pada artikel ini dibahas mengenai tantangan konsolidasi demokrasi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019. Hal ini dapat dilihat dari munculnya kerusuhan sosial setelah pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebagai pilar penting demokrasi, Pemilu diperlukan untuk suksesi kepemimpinan dan mengoreksi kinerja pemerintahan. Pemilu juga mensyaratkan unsur kejujuran, keadilan, transparansi dan akuntabilitas. Konsolidasi demokrasi atau proses pendalaman demokrasi akan terhambat ketika partai politik melalui para elitenya dan stakeholders terkait pemilu menunjukkan perilaku yang tidak mendorong proses demokrasi. Tantangan pendalaman demokrasi semakin besar ketika kondisi sosial, ekonomi, politik dan hukum juga kurang memadai. Kondisi ini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pemilu dan demokrasi, tapi juga stabilitas nasional. Apalagi ketika pemilu berlangsung di tengah keterbelahan sosial, menyeruaknya berita-berita sensasional di medsos, ujaran kebencian dan maraknya berita-berita hoax membuat hasil pemilu rentan dengan sengketa dan konflik.
 Trust-building merupakan suatu keniscayaan dalam proses deepening democracy/konsolidasi demokratisasi. Tumbuhnya rasa saling percaya di antara penyelenggara pemilu, parpol dan masyarakat menjadi syarat utama terbangunnya demokrasi yang berkualitas dan penopang terwujudnya stabilitas politik dan keamanan dalam masyarakat. Secara teoritis konflik atau sengketa dalam pemilu bisa diredam jika peserta pemilu (parpol), penyelenggara Pemilu, pemerintah, dan institusi penegak hukum mampu menunjukkan profesionalitas dan independensinya, tidak partisan dan memiliki komitmen yang tinggi dalam menyukseskan Pemilu. Dapat disimpulkan bahwa semakin substansial demokrasi yang terbangun melalui Pemilu akan semakin besar kemungkinan munculnya kepercayaan publik dan pemilu yang damai. Sebaliknya, semakin prosedural demokrasi yang terbangun melalui Pemilu akan semakin besar pula ketidakpercayaan publik dan semakin rentan pula konflik yang akan muncul.