Kiriman dibuat oleh Nabila Aulia Safitri

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Nabila Aulia Safitri -
Nama : Nabila Aulia Safitri
NPM : 2218011108

Dalam jurnal yang berjudul DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA menjelaskan tentang pelanksanaan demokrasi di Indonesia yang merupakan perwujudan nyata dari sila ke empat. Berdasarkan undang – undang Indonesia merupakan negara hkum dan negara demikrasi. Demokrasi Indonesia telah jelas terpampang dalam ideologi yaitu Pancasila sila ke empat. Contoh konkrit penerapan dwmokrasi yaitu pemilu. Pemilu bertujuan secara demokratis untuk menjamin hak hak setiap individu untuk berpartisispasi dalam pemerintahan denga memilih wakil berdasarkan hati Nurani masing – masing.
Beberapa pemilu yang dilaksanakan di Indonesia tidak mencerminkan Pancasila sila ke empat , berbagai konflik antar paslon, hoaks, hingga ketidakadilan hasil dari pemilu menghiasi demokrasi di Indonesia. Disisi lain terdapat peraturan peraturan pemilu yang menimbulkan multitafsir menyebabkan tidak optimalnya pelaksanaan pemilu. Olehkarena itu perlu dilakukan kepastian dalam penegakkan hukum untk menghilangkan kekacauan serta disintegrasi bangsa.

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Nabila Aulia Safitri -
Nama : Nabila Aulia Safitri
NPM : 2218011108
Jurnal penelitian politik yang berjudul dinamika sosial politik menjelang pemilu serentak 2019 membahas tentang 6 artikel.Penguatan sistem presidensial dalam pemilu serentak 2019 yang membahas mengenai demokrasi pemilu pada tahun 2019. jurnal ini menjelaskan mengenai peristiwa-peristiwa kerusuhan setelah ditetapkannya hasil pilkada oleh KPU pilpres 2019 ada salah satu pihak yang tidak setuju dengan hasil pilpres tersebut peristiwa tersebut menunjukkan adanya kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia untuk mencapai demokrasi yang seimbang harus tercapai konsolidasi demokrasi yang baik.
Disamping itu,pendalaman demokrasi yakni suatu upaya yang mengatasi kelemahan praktek demokrasi substantif khususnya dalam respon tuntutan tuntutan masyarakat lokal dapat dijadikan suatu program untuk memperbaiki demokrasi di Indonesia. Pilpres merupakan salah satu instrumen pendalaman demokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang efektif
Berbagai permasalahan mengenai pilpres 2019 seperti kerusuhan kerusuhan mengenai hasil pilkada hingga membawa agama sebagai ajang kampanye telah merusak konsolidasi demokrasi yang berarti berjalannya demokrasi di Indonesia terganggu. Proses pendalaman demokrasi/konslidasi demokrasi memerlukan peran penting stakeholders terkait pemilu dan juga kekuatan lainnya seperti civil society, aktor, media massa dan medsos serta lembaga survey. Independensi, kedewasaan dan partisipasi kekuatan-kekuatan sosial tersebut sangat diperlukan. Civil society, misalnya, perlu tetap kritis dalam mengawal pemilu dan hasilnya. Media massa bisa menjadi pemasok berita yang obyektif dan melakukan kontrol sosial yang berpihak pada rakyat. Selain itu stakeholders terkait pemilu seperti partai politik, penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu, DKPP), pemerintah (pusat dan daerah) dan institusi penegak hukum perlu bersinergi secara profesional untuk memperbaiki kepercayaan publik terhadap hasil pilpres. Hal tersebut perlu dilakukan karena sukses tidaknya pemilu, konflik tidaknya pilpres sangat bergantung pada tinggi-rendahnya tingkat kepercayaan rakyat kepada para stakeholders tersebut.