གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nashwa Amirul Haq Azzuhri

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

Nashwa Amirul Haq Azzuhri གིས-
Nama : Nashwa Amirul Haq Azzuhri
NPM : 2218011132
Kelas : Genap (B)

Analisis Jurnal

Dari tulisan tersebut dapat diambil beberapa kesimpulan. Pemilihan kepala daerah secara langsung yang diharapkan dapat mengangkat peran dan memberikan ruang untuk masyarakat untuk dapat bersama-sama menentukan Nasib daerah ternyata tak jarang berujung pada pertikaian dan konflik. Tak hanya berhenti di sini, beragam berita palsu pun disebarkan untuk dapat menguntungkan salah satu pihak yang tentunya akan mengancam keberlangsungan dari integrasi bangsa kita. Beberapa pasal Undang-Undang yang dinilai "rancu" juga dapat memberikan celah pada pihak-pihak tertentu.

Hal-hal tersebut tentunya tidak sesua dengan pengamalan dari sila demokrasi bangsa Indonesia, yakni sila keempat Pancasila yang apabila diterapkan dengan baik, maka akan terciptalah pesta demokrasi yang berlangsung damai dan memberikan hasil yang terbaik untuk daerah bahkan negara. Maka dari itu diperlukan Kerja sama dari semua pihak, baik dari masyarakat maupun dari pihak penyelenggara untuk dapat saling bahu membahu agar pesta demokrasi dapat berlangsung baik dan akhirnya terpilih orang-orang terbaik di bidangnya sehingga pengelolaan daerah dapat dimaksimalkan dan dapat menguntungkan semua pihak.

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

Nashwa Amirul Haq Azzuhri གིས-
Nama : Nashwa Amirul Haq Azzuhri
NPM : 2218011132
Kelas : Genap (B)

Analisis Jurnal

Pergerakan demokrasi pada Negara Indonesia terbilang masih belum efektif karena beberapa aspek penyokong seperti partai politik, pemilu, serta media massa belum terlaksana sebagaimana mestinya. Padahal, pemilu misalnya, merupakan suatu Langkah yang dapat membawa perubahan besar terhadap kondisi negara. Namun sudah menjadi rahasia umum mengenai aspek kejujuran dan transparansi dari kondisi lapangan dari pemilu di negri ini.
Buah dari kondisi ini adalah kepercayaan publik yang kian menurun. Media massa pun sudah tak jarang dikuasai oleh para pejabat petinggi negri sehingga kredibilitas dan subjektivitas dari informasi perlu diperhatikan. Selain itu, maraknya berita hoax menjadi masalah baru di negri ini. Maka dari itu, pihak penyelenggara, khususnya KPU dan Bawaslu, memiliki segudang “pekerjaan” untuk dapat mematikan stigma negatif yang berkembang di masyarakat mengenai pemilu melalui peningkatan kejujuran dan transparansi serta menerapkan asas dasar prmilu secara utuh dan tegas.