Kiriman dibuat oleh Zien Najwa Nailul Haya

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Zien Najwa Nailul Haya -
Nama: Zien Najwa Nailul Haya
NPM: 2218011138
Kelas: B (Genap)

Analisis Jurnal

Jurnal tersebut membahas mengenai Demokrasi sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia. Berdasarkan jurnal tersebut, Pancasila sila ke-4 merupakan salah satu perwujudan demokrasi yang ada di Indonesia. Demokrasi yang diinginkan tersebut adalah demokrasi yang mengikutsertakan rakyatnya dalam menjalankan pemerintahan. Demokrasi dalam sila ke-4 Pancasila perlu dikuatkan dalam sistem pemilihan umum di Indonesia sehingga konflik-konflik sosial dapat diminimalisasi. Penerapan nilai demokrasi sila ke-4 pancasila ini menjadi penting karena gesekan sosial akibat kampanye oleh partai politik dapat dikurangi.

Namun, fakta empiris Pemilukada secara langsung menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan demokrasi. Hal ini sejalan dengan pernyataan dari para kalangan praktisi hukum yang berargumen bahwa Pemilukada secara langsung justru membebani keuangan daerah dan banyak menyebablan terjadinya mahar politik.

Partai politik merupakan salah satu komponen penting sebagai definisi, fungsi, dan peran untuk dapat mewujudkan Negara yang demokratis. Namun, dalam pelaksanaannya banyak sekali partai politik yang tidak mencerminkan nilai demokrasi sila ke-4 Pancasila tersebut sehingga cita-cita untuk mewujudkan negara yang demokratis juga tidak tercapai. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya partai-partai yang menunjukkan ke diktatoran dalam hal internal politiknya, seperti pemimpin partai politik yang tidak pernah diganti, penunjukkan kepala daerah oleh partai politik secara sepihak, dll.

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Zien Najwa Nailul Haya -
Nama: Zien Najwa Nailul Haya
NPM: 2218011138
Kelas: B (Genap)

Analisis Jurnal

Dinamika Sosial Politik Menjelang Pemilu Serentak 2019

Jurnal yang ditulis oleh R Siti Zuhro membahas mengenai Demokrasi dan Pemilu Presiden 2019. Pembangunan demokrasi Indonesia masih mengalami banyak masalah. Berdasarkan tulisan tersebut, pemilu presiden 2019 belum bisa dikatakan mengalami kesuksesan sebab pilar-pilar demokrasi yang menjadi faktor penguat konsolidasi demokrasi belum efektif sehingga tidak terjadinya suksesi kepemimpinan yang baik yang dapat membangun kepercayaan publik. Faktor-faktor tersebut adalah pemilu, partai politik, civil society, dan media masa yang belum mampu untuk berfungsi dengan efektif dan maksimal. Hal ini dapat dilihat dari timbulnya konflik-konflik atau kerusuhan sosial setelah pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres oleh KPU.

Ketika faktor-faktor tersebut belum bisa dicapai dengan maksimal, maka sulit untuk mencapai suksesi kepemimpinan karena pada dasarnya keempat hal tersebut merupakan hal yang saling berkaitan. Oleh karena itu, perlu adanya pendalaman demokrasi sebagai upaya merealisasikan pemerintahan yang efektif. Pendalaman demokrasi tersebut bisa berasal dari negara dan bisa pula dari masyarakatnya.