Posts made by Nur Laila Hamidah

Nama: Nur Laila hamidah
Npm: 2213022029

Tingkat kompleksitas dari ketiga poin di atas dapat dilihat dari tingkat detail dan ruang lingkup yang melibatkan.

1. Penilaian memiliki tingkat kompleksitas yang lebih rendah dibandingkan dengan evaluasi dan asesmen. Penilaian hanya fokus pada pengumpulan data atau informasi untuk menilai kemampuan, kinerja, atau pencapaian individu dalam suatu aktivitas atau subjek tertentu. Penilaian biasanya dilakukan secara teratur selama proses pembelajaran atau sebagai pengukuran akhir dalam suatu waktu tertentu. Tujuan utama dari penilaian adalah mengukur dan memahami sejauh mana individu telah mencapai tujuan atau standar yang telah ditetapkan.

2. Evaluasi memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan penilaian. Evaluasi melibatkan proses analisis data atau informasi yang telah dikumpulkan melalui penilaian untuk membuat keputusan atau memberikan umpan balik terkait dengan perbaikan atau perubahan. Evaluasi biasanya dilakukan setelah penilaian dan dapat berulang seiring berjalannya waktu untuk mengukur perubahan atau perbaikan. Tujuan evaluasi adalah untuk membuat keputusan yang berhubungan dengan efektivitas, efisiensi, atau kualitas dari suatu program, kegiatan, atau hasil dari penilaian.

3. Asesmen memiliki tingkat kompleksitas yang paling tinggi di antara ketiga poin tersebut. Asesmen melibatkan proses yang lebih komprehensif yang melibatkan pengumpulan, analisis, dan interpretasi data dari berbagai sumber dan metode penilaian untuk membuat keputusan yang lebih kompleks. Asesmen bisa dilakukan dalam jangka waktu yang lebih panjang dan mencakup berbagai aspek seperti penilaian dan evaluasi. Tujuan asesmen adalah untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, potensi, dan kebutuhan individu atau program secara menyeluruh.
Nama : Nur Laila hamidah
Npm : 2213022029

Pernyataan tersebut menjelaskan tingkat kompleksitas dari ketiga proses yang terlibat dalam penilaian, evaluasi, dan asesmen. Penilaian memiliki tingkat kompleksitas yang lebih rendah karena hanya melibatkan pengumpulan data untuk menilai kemampuan individu. Evaluasi memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi karena melibatkan analisis data untuk membuat keputusan terkait perbaikan atau perubahan. Sedangkan asesmen memiliki tingkat kompleksitas tertinggi karena melibatkan pengumpulan, analisis, dan interpretasi data dari berbagai sumber untuk membuat keputusan yang lebih kompleks.

Dalam konteks pembelajaran fisika, penilaian dan evaluasi yang baik sangat penting untuk memastikan bahwa siswa memahami konsep-konsep fisika dan dapat mengaplikasikannya dalam situasi nyata. Hal ini membutuhkan proses asesmen yang melibatkan pengumpulan data yang mendalam dan analisis yang komprehensif untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan potensi siswa dalam memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep fisika. Dengan demikian, menentukan ruang lingkup dan objek penilaian yang sesuai adalah langkah penting dalam proses pembelajaran fisika.
Nama: Nur Laila hamidah
Npm:2213022029
Izin menjawab bu

Pernyataan tersebut sangat benar. Instrumen tes dan non-tes memiliki peran yang penting dalam pembelajaran fisika, berikut analisisnya:

1. Pengukuran Kemajuan Siswa: Instrumen tes adalah alat yang efektif untuk mengukur pemahaman siswa dalam fisika. Tes dapat mencakup berbagai tingkat kesulitan dan jenis pertanyaan, seperti pilihan ganda, esai, atau soal-soal praktikum.

2. Mengukur Pemahaman Konsep: Tes dapat membantu mengukur pemahaman konsep fisika.dapat digunakan untuk mengukur apakah siswa memiliki pengetahuan yang cukup tentang prinsip-prinsip fisika dan apakah mereka dapat mengaplikasikannya dengan benar.

3. Mengukur Kemampuan Problem Solving:
Tes juga dapat mengukur kemampuan siswa dalam memecahkan masalah fisika. melibatkan penerapan konsep-konsep fisika dalam konteks masalah nyata.

4. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis:
Instrumen non-tes, seperti diskusi kelas, eksperimen laboratorium, dan proyek, dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis.

5. Pembelajaran Holistik:
Kombinasi instrumen tes dan non-tes memungkinkan guru untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih holistik. Tes memberikan gambaran tentang pemahaman konsep dan kemampuan siswa dalam menghadapi masalah, sementara instrumen non-tes membantu siswa mengalami aplikasi konsep dalam konteks nyata.

Nama: Nur Laila hamidah
Npm: 2213022029
Izin menjawab bu

Dari pernyataan tersebut ada beberapa poin penting terkait pembelajaran fisika:

1. Pentingnya Penilaian dan Evaluasi:
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya penilaian dan evaluasi dalam konteks pembelajaran fisika. bahwa hanya mengajar materi fisika saja tidak cukup; kita juga harus menilai sejauh mana siswa memahami konsep-konsep tersebut.

2. Memastikan Pemahaman Konsep Penting:
Tujuan utama pembelajaran fisika, yaitu memastikan bahwa siswa memahami konsep-konsep penting. bahwa pembelajaran fisika bukan hanya tentang menghafal fakta-fakta, tetapi juga tentang memahami prinsip-prinsip dasar dan konsep-konsepnya.

3. Kemampuan Mengaplikasikan dalam Situasi Nyata:
pentingnya pembelajaran fisika yang berorientasi pada aplikasi, di mana siswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuan

4. Konteks Pembelajaran Fisika:
bahwa konteks pembelajaran adalah fisika. menunjukkan bahwa penilaian dan evaluasi ini khusus berlaku untuk pembelajaran fisika, yang memiliki cakupan dan metode pembelajaran yang unik

Izin mengumpulkan ppt, makalah serta video presentasi bu dari kelompok 2 dengan anggota:

1. Deva Nanda Carlista Putri    (2213022004)

2. Chairunnisa Puspita               (2213022010)

3. Luttfianita Nurul Hikmah        (2213022017)

4. Nur Laila Hamidah                   (2213022029)

5. Aan Mustopiah                          (2213022032)

Berikut link video presentasinya:

https://drive.google.com/file/d/1NZea40gz4-Fd66zdx4BEaWsR1BvMcBPN/view?usp=drivesdk