Kiriman dibuat oleh Dhea Oktafia Ananda

Feb B EP -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Dhea Oktafia Ananda -
Nama : DHEA OKTAFIA ANANDA
NPM : 2211021116
Kelas : PKN B-Ekonomi Pembangunan
Judul Jurnal : DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA
DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA

Hasil Analisis Jurnal :
Pemilihan umum (Pemilu) adalah cerminan dari sistem demokrasi, demokrasi pada intinya
memberikan kesempatan kepada warga negara untuk ikut serta dalam perputaran roda pemerintahan. Adanya demokrasi sebagai wujud dari sila keempat pancasila
dalam pemilihan umum sangat penting bagi bangsa Indonesia sebagai negara hukum.
Masalah yang dikaji dalam penulisan ini yaitu:
1. Nilai-Nilai Demokrasi Sila Keempat Pancasila dalam
Pemilihan Umum Daerah di Indonesia.
2.Pelaksanaan Demokrasi Sila Keempat Pancasila Sebagai Sumber Nilai Pemilihan Umum Daerah di Indonesia.

Pada sila keempat pancasila, salah satu landasan pokok sebagai cerminan penyelenggaraan negara yaitu berupa pemilu. Nilai-nilai yang ada dalam sila keempat Pancasila adalah bentuk dari Demokrasi. Pemilihan umum seharusnya mengandung nilai-nilai Pancasila, namun banyak dari berbagai pihak yang tidak patuh terhadap Pancasila. Seperti masalah yang terjadi dalam pemilihan umum kepala daerah yang paling fundamental, yaitu kampanye. Dalam praktik kampaye terjadi hal yang tidak sesuai dengan itikad baik dan tidak bertanggung jawab, ini tentunya merusak demokrasi.
Penerapan nilai demokrasi sila keempat Pancasila digunakan untuk mengurangi
gesekan sosial yang terjadi akibat kampanye oleh partai politik. Dengan jiwa demokratis maka masyarakat akan menerima pemerintah daerah yang terpilih.

Perkembangan saat ini partai politik banyak yang tidak mencerminkan dari nilai
demokrasi. Pelaksanaan partai politik dalam pilkada juga di atur dalam UU Pilkada.
Partai-partai yang tidak demokrasi di Indonesia telah menujukan keditaktoran dalam hal internal politiknya, pemimpin partai politik tidak pernah diganti, penunjukan kepala daerah oleh partai politik
secara sepihak, seperti contoh diatas akan menjadi persoalan dalam konteks demokrasi
sebagai salah satu pedoman dari Pancasila sila keempat.

Pilkada tidak secara langsung mencerminkan hakikat sila keempat pancasila. Oleh karena itu, kepastian harus dijamin dalam pelaksanaan peraturan pemilu universal, yang akan menimbulkan kekacauan dan disintegrasi bangsa. Sila keempat pancasila adalah
terwujudnya demokrasi di Indonesia,
Yang diinginkan demokrasi adalah partisipasi rakyat dalam memutar roda pemerintahan.

Feb B EP -> PRETEST

oleh Dhea Oktafia Ananda -
Nama : Dhea Oktafia Ananda
NPM : 2211021116
Kelas : EP B

1. Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Bu Risma. Anak-anak lebih baik dilarang untuk turun langsung melakukan demo, sebab mereka masih belum terlalu paham mengenai tujuan dari demo tersebut. Jika mereka sampai ikut melakukan aksi, yang ada hanya akan membahayakan mereka. Anak-anak dibawah umur masih memiliki pemikiran yang labil, serta emosi yang mudah terpancing. Sehingga nantinya mereka akan cepat terprovokasi dan menyebabkan kericuhan yang akan sangat membahayakan. Untuk itu ada baiknya anak-anak dicegah untuk mengikuti aksi demonstrasi tersebut, agar tidak terjadi eksploitasi anak dan demi keselamatan mereka.

2. - Selalu tertib dan mengikuti aturan-aturan yang ada.
- Tidak mudah terprovokasi dengan kondisi yang ada
- Paham dengan tujuan dilakukannya aksi demontrasi
- Menjaga emosi dan tidak berkata kasar
- Terbuka untuk semua pendapat yang ada

3. Kewajiban dasar manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila hak dilaksanakan, tidak memungkinkan terlaksana dan tegaknya hak asasi manusia. Tidak sebab hak dan kewajiban merupakan dua hal yang selalu berdampingan. Jika kita melaksanakan kewajiban tentu saja kita akan mendapatkan hak tersebut, dan apabila kita mendapatkan hak tentu saja ada kewajiban yang harus dijalankan.