Nama : Muhammad Fachri Al Hakim
NPM : 2211021122
Kelas : Pendidikan Kewarganegaraan Kelas B
Analisis Jurnal "DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA"
Tujuan jurnal ini adalah menganalisis bagaimana demokrasi diwujudkan sebagai nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan kepala daerah di Indonesia. Penulis mengatakan bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan di mana kekuasaan berasal dari rakyat dan dijalankan oleh pemimpin yang dipilih oleh rakyat melalui hak pilih rakyat. Demokrasi juga merupakan jaminan hak asasi manusia, setiap orang berhak untuk menyatakan pendapatnya dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik. Sedangkan sila keempat Pancasila adalah gotong royong atau gotong royong. Nilai ini menekankan pentingnya kerjasama dan komitmen terhadap kebaikan bersama, yang sangat penting dalam proses demokrasi. Dalam konteks pemilihan umum daerah, kerjasama antara masyarakat, instansi pemerintah dan partai politik sangat penting untuk menjamin keberhasilan pemilihan.
Selain itu, nilai-nilai sila keempat pancasila juga dapat tercermin dalam penyelenggaraan pilkada. Misalnya, prinsip keadilan dan kesetaraan yang terkandung dalam sila ke-3 Pancasila dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang setara bagi semua kandidat potensial, seperti mengelola keuangan kampanye yang adil dan secara efektif memantau praktik politik yang tidak adil. Penulis mengemukakan bahwa demokrasi merupakan perwujudan dari nilai-nilai sila keempat Pancasila. Melalui proses pilkada, kerjasama, pelayanan, keadilan, dan kesetaraan dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan politik. Sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai Empat Sila Pancasila dalam segala aspek kehidupan politik dan sosial.
NPM : 2211021122
Kelas : Pendidikan Kewarganegaraan Kelas B
Analisis Jurnal "DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA"
Tujuan jurnal ini adalah menganalisis bagaimana demokrasi diwujudkan sebagai nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan kepala daerah di Indonesia. Penulis mengatakan bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan di mana kekuasaan berasal dari rakyat dan dijalankan oleh pemimpin yang dipilih oleh rakyat melalui hak pilih rakyat. Demokrasi juga merupakan jaminan hak asasi manusia, setiap orang berhak untuk menyatakan pendapatnya dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik. Sedangkan sila keempat Pancasila adalah gotong royong atau gotong royong. Nilai ini menekankan pentingnya kerjasama dan komitmen terhadap kebaikan bersama, yang sangat penting dalam proses demokrasi. Dalam konteks pemilihan umum daerah, kerjasama antara masyarakat, instansi pemerintah dan partai politik sangat penting untuk menjamin keberhasilan pemilihan.
Selain itu, nilai-nilai sila keempat pancasila juga dapat tercermin dalam penyelenggaraan pilkada. Misalnya, prinsip keadilan dan kesetaraan yang terkandung dalam sila ke-3 Pancasila dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang setara bagi semua kandidat potensial, seperti mengelola keuangan kampanye yang adil dan secara efektif memantau praktik politik yang tidak adil. Penulis mengemukakan bahwa demokrasi merupakan perwujudan dari nilai-nilai sila keempat Pancasila. Melalui proses pilkada, kerjasama, pelayanan, keadilan, dan kesetaraan dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan politik. Sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai Empat Sila Pancasila dalam segala aspek kehidupan politik dan sosial.