Nama : Ketut Lira Kurnia
NPM : 2211021132
Kelas : PKN B Ekonomi Pembangunan
Judul Jurnal : Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia
Hasil Analisis Jurnal :
Demokrasi hakikatnya mengizinkan warga negaranya berpartisipasi dalam menjalankan kegiatan pemerintahan, dalam hal ini demokrasi sebagai wujud nilai-nilai sila keempat pancasila, hal ini disesuaikan oleh konstitusi bahwa negara indonesia adalah negara hukum dan negara demokrasi. Indonesia sendirii memegang demokrasi dalam pelaksaanaan proses berbangsa dan bernegara dalam pelaksanaan pemilihan umum, tetapi diindonesia sendiri sistem pemilihan umumnya belum mencerminkan nilai nilai yang terkandung dalam pancasila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan.
Secara garis besar nilai nilai dalam pancasila terbagi menjadi 3 , yakni:
1. Nilai dasar "memiliki sifat universal seperti terkandung tujuan bangsa, cita-cita serta nilai yang baik dan benar"
2. Nilai instrumental " yang berarti makna, kebijakan, strategis, sasaran serta lembaga pelaksanaannya"
3. Nilai praktis "memiliki aspek mengenai cita-cita , pemikiran dan norma.
Negara Republik Indonesia sendiri menganut sistem Demokrasi "Bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyat nya turut serta memerintah dengan perantara wakilnya atau dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat "(erisanti 2014) .
Negara yang berupaya untuk mewujudkan Demokrasi yang diinginkan maka perlu adanya perkembangan dinamika dalam pemilihan umum. Salah satu contohnya adalah dalam bentuk pemilihan umum adalah adanya calon yang bertarung secara independen dalam kata lain mengajukan pencalonan tanpa partai politik, akan tetapi saja diindonesia sangat sulit dan harus memenuhi syarat yang sangat berat, dan memungkinkan calon bakal gugur, demokrasi pancasila dalam sila keempat harus dikuatkan lagi dalam sistem pemilihan umum diindonesia untuk menghindari konflik konflik sosial yang selama ini terjadi dan stigma bahwa peluang maju dan independen sangatlah sulit haruslah dihapuskan.
NPM : 2211021132
Kelas : PKN B Ekonomi Pembangunan
Judul Jurnal : Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia
Hasil Analisis Jurnal :
Demokrasi hakikatnya mengizinkan warga negaranya berpartisipasi dalam menjalankan kegiatan pemerintahan, dalam hal ini demokrasi sebagai wujud nilai-nilai sila keempat pancasila, hal ini disesuaikan oleh konstitusi bahwa negara indonesia adalah negara hukum dan negara demokrasi. Indonesia sendirii memegang demokrasi dalam pelaksaanaan proses berbangsa dan bernegara dalam pelaksanaan pemilihan umum, tetapi diindonesia sendiri sistem pemilihan umumnya belum mencerminkan nilai nilai yang terkandung dalam pancasila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan.
Secara garis besar nilai nilai dalam pancasila terbagi menjadi 3 , yakni:
1. Nilai dasar "memiliki sifat universal seperti terkandung tujuan bangsa, cita-cita serta nilai yang baik dan benar"
2. Nilai instrumental " yang berarti makna, kebijakan, strategis, sasaran serta lembaga pelaksanaannya"
3. Nilai praktis "memiliki aspek mengenai cita-cita , pemikiran dan norma.
Negara Republik Indonesia sendiri menganut sistem Demokrasi "Bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyat nya turut serta memerintah dengan perantara wakilnya atau dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat "(erisanti 2014) .
Negara yang berupaya untuk mewujudkan Demokrasi yang diinginkan maka perlu adanya perkembangan dinamika dalam pemilihan umum. Salah satu contohnya adalah dalam bentuk pemilihan umum adalah adanya calon yang bertarung secara independen dalam kata lain mengajukan pencalonan tanpa partai politik, akan tetapi saja diindonesia sangat sulit dan harus memenuhi syarat yang sangat berat, dan memungkinkan calon bakal gugur, demokrasi pancasila dalam sila keempat harus dikuatkan lagi dalam sistem pemilihan umum diindonesia untuk menghindari konflik konflik sosial yang selama ini terjadi dan stigma bahwa peluang maju dan independen sangatlah sulit haruslah dihapuskan.