Nama: Meitha Agnes
NPM: 2216041055
Hukum Administrasi Negara merupakan salah satu unsur keberhasilan dalam menjalankan pemilihan umum. Pemilihan umum merupakan suatu acara penting bagi negara dalam menentukan pemimpin mana yang akan melanjutkan pemerintahan ini. Selain itu, dalam Hukum Administrasi Negara juga berperan dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi jalannya pemilihan agar proses yang didapatkan dan hasil yang didapatkan secara adil, transparan, dan demokratis.
Dalam Artikel di atas menjabarkan mengenai peluang Rahmat Mirzani Djausal dan Eva Dwiana Dalam Pilwakot 2024. Seorang Akademisi FISIP Universitas Lampung, Dedy Hermawan menyebutkan bahwa partai politik bukanlah penentu kemenangan, tetapi kinerja dan juga adanya tingkat popularitas seseorang. Ia juga menjelaskan bahwa "Memiliki data supaya langkahnya terukur, jadi kuat elektabilitasnya baik dari jalur perseorangan atau independent itu punya konsekuensinya masing-masing, seberapa besar peluang itu dapat dilihat berdasarkan data misalnya hasil surveynya itu menjadi gambaran," Oleh sebab itu, dengan adanya dukung popularitas dan elektabilitas yang tinggi dilihat dari survey politik, seorang Pilwakot dapat terpilih sehingga pergerakanya menjadi rasional. Oleh sebab itu, diharapkan setiap calon Pilwakot dapat menjunjung setiap hukum yang berlaku hingga tidak ada kecurangan hanya demi tahta semata.
NPM: 2216041055
Hukum Administrasi Negara merupakan salah satu unsur keberhasilan dalam menjalankan pemilihan umum. Pemilihan umum merupakan suatu acara penting bagi negara dalam menentukan pemimpin mana yang akan melanjutkan pemerintahan ini. Selain itu, dalam Hukum Administrasi Negara juga berperan dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi jalannya pemilihan agar proses yang didapatkan dan hasil yang didapatkan secara adil, transparan, dan demokratis.
Dalam Artikel di atas menjabarkan mengenai peluang Rahmat Mirzani Djausal dan Eva Dwiana Dalam Pilwakot 2024. Seorang Akademisi FISIP Universitas Lampung, Dedy Hermawan menyebutkan bahwa partai politik bukanlah penentu kemenangan, tetapi kinerja dan juga adanya tingkat popularitas seseorang. Ia juga menjelaskan bahwa "Memiliki data supaya langkahnya terukur, jadi kuat elektabilitasnya baik dari jalur perseorangan atau independent itu punya konsekuensinya masing-masing, seberapa besar peluang itu dapat dilihat berdasarkan data misalnya hasil surveynya itu menjadi gambaran," Oleh sebab itu, dengan adanya dukung popularitas dan elektabilitas yang tinggi dilihat dari survey politik, seorang Pilwakot dapat terpilih sehingga pergerakanya menjadi rasional. Oleh sebab itu, diharapkan setiap calon Pilwakot dapat menjunjung setiap hukum yang berlaku hingga tidak ada kecurangan hanya demi tahta semata.