གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Oktavia Anggraini

Nama : Oktavia Anggraini
Npm : 2215012067
Kelas : A
Prodi : S1 arsitektur

- Wawasan berasal dari kata 'wawas' atau bahasa Jawa yang berarti pandangan, tinjauan, atau penglihatan indrawi. Kata mawas berarti memandang, meninjau atau melihat.

- pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah negara kesatuan republik Indonesia... Yang meliputi darat, udara dan laut.

- wawasan nusantara memiliki peranan yang penting untuk mewujudkan perspeksi yang sama bagi seluruh warga Indonesia.

- wawasan nusantara memiliki manfaat sebagai berikut : pedoman, motivasi,dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan.

- wawasan nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah.

- latar belakang history wawasan nusantara
bangsa Indonesia juga memperjuangkan konsepsi wawasan nusantara berdasarkan deklarasi Djuanda ini ke forum internasional agar mendapat pengakuan bangsa lain atau masyarakat nasional.
Melalui perjuangan panjang akhirnya konferensi PBB pada tanggal 30 April 1982, menerima dokumen yang bernama the 1982 united nations convention on the law of the sea. Berdasarkan konferensi hukum laut 1982, tersebut diketahui bahwa asas negara kepulauan achipelagos tersebut di ratifikasi melalui undang-undang berdasarkan konversi hukum laut tersebut.

- latar belakang sosiologis wawasan nusantara
Sebagai konsepsi kewilayahan,
bangsa Indonesia mengusahakan dan memandang wilayah sebagai satu kesatuan namun seiring tuntunan dan perkembangan Konsepsi wawasan nusantara mencakup pandangan akan kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan termasuk sebagai satuan satu bangsa.

- TAP MPR tahun 1993 dan 1998
Tentang GBHN ( garis-garis besar haluan negara )
Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

- untuk mewujudkan persatuan bangsa dibutuhkan semangat penguatan kebangsaan secara terus-menerus, semangat kebangsaan Indonesia sebenarnya telah dirintis dalam peristiwa kebangkitan nasionalPada tanggal 20 Mei 1908 ditegaskan dalam sumpah pemuda 28 Oktober 1928 berhasil diwujudkan dengan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945

- latar belakang politis wawasan nusantara
Dari latar belakang, sejarah dan kondisi sosiologis Indonesia kita dapat memahami betapa pentingnya Wawasan nusantara. Cita-cita Nasional bangsa Indonesia tertuang dalam pembukaan UUD tahun 1945 alinea kedua yang berisi " dan pergerakan bangsa Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa, menghantarkan seluruh rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur."
Sedangkan tujuan nasional bangsa Indonesia tertuang dalam pembukaan UUD tahun 1945 alinea ke-4 yang menyatakan bahwa pemerintah negara republik Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Esensi dan urgensi wawasan nusantara adalah Kesatuan wilayah dan persatuan bangsa keutuhan wilayah Indonesia adalah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.
Nama : Oktavia Anggraini
Npm : 2215012067
Kelas : A
Prodi : S1 arsitektur

A. Analisis dari artikel Awan gelap untuk ham di Indonesia menjelaskan bahwa kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk. Dalam artikel itu juga menjelaskan bahwa komisi nasional HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam.

Hal positif mengenai artikel itu adalah kabar baik dari amnesty internasional yang mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum dan memformasi sektor keamanan publik.

harapan juga terlihat dari kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara.

B. Maksud dari demokrasi Indonesia diambil nilai-nilai adat istiadat atau budaya asli ialah demokrasi memiliki beragam macam seperti tolong-menolong, saling menyampaikan pendapat dan menghargai pendapat masing-masing. Prinsip ketuhanan yang maha esa, prinsip ini pada dasarnya memuat pengakuan eksplisit akan eksistensi Tuhan sebagai sang pencipta.. nilai ketuhanan ini menunjukkan bahwa eksistensi negara bangsa dan manusia Indonesia berelasi dengan Tuhan yang diyakini sebagai sumber segala kebaikan. sedangkan maksud dari prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang maha esa itu sendiri ialah soal sikap, norma, etika dan sopan santun yang tampak secara kasat mata bagaimana beragama dalam negara yang majemuk yang mempunyai warga Dengan pemahaman keagamaan yang bermacam-macam.

C. demokrasi yang berkembang di Indonesia selama ini dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang mendapatkan musyawarah untuk mufakat demi kepentingan bersama dan, serta demokrasi yang ada di Indonesia dianggap sebagai demokrasi liberal. Demokrasi tanpa kebijaksanaan atau Pancasila dan UUD 1945 dapat mendatangkan bencana bagi rakyatnya, oleh karena itu prinsip demokrasi harus sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

D. Menurut saya, anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tersebut telah salah dalam menggunakan kewenangannya sebagai wakil rakyat. karena dia mengatas namakan rakyat untuk kepentingannya sendiri dalam mencapai tujuan pribadi bukan dilandaskan dari kepentingan nyata untuk masyarakatnya.

E. menurut pendapat saya mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan karismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, yang tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat.. hal tersebut merupakan salah satu dari pelanggaran HAM karena dapat menyebabkan terhalangnya kebebasan berpikir dan berekspresi masyarakat.
Hubungan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa, yaitu sama-sama harus menyeimbangkan antara tradisi agama otoritas serta lebih mengedepankan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi. Apalagi kepentingan pribadi tersebut dilakukan dengan menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas. Seharusnya otoritas tersebut ditunjukkan dengan maksud dan tujuan yang jelas.