Posts made by Arthalia Brilian Humairah

NAMA : ARTHALIA BRILIAN HUMAIRAH
NPM : 2215012001
KELAS : A
PRODI : ARSITEKTUR
KETAHANAN NASIONAL
Ketahanan nasional merupakan keterampilan, ketangguhan suatu bangsa serta kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadap ancaman yang datang.
Ancaman biasanya ada beberapa sumber yaitu ada yang bersifat langsung, luar, dalam, dan tidak langsung. Yang menyerang secara langsung contohnya negara Belanda ingin memperebutkan sumber daya alam Indonesia. Yang menyerang dari luar negeri contohnya Amerika Serikat ingin menjajah Filipina. Yang dari dalam negeri contohnya mencoba untuk menghancurkan keutuhan negara. Yang secara tidak langsung contohnya menguasai segala ekonomi. Contoh-contoh tersebut merupakan tantangan, hambatan, dan gangguan. Konsep yang harus dipertahankan yaitu integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa, dan perjuangan mencapai tujuan nasional.
Unsur-unsur ancaman adalah: 1. Trigatra, yang diancam yaitu lokasi dan posisi geografis Indonesia. Keadaan dan kekayaan alam, dan kemampuan penduduk. Salah satu contoh untuk mengatasinya yaitu peningkatan potensi laut dan garam. Kita harus mampu bernegosiasi, jangan sampai orang luar masuk ke negara Indonesia dengan mudah sedangkan warga Indonesia memasuki negara lain sulit.
2. Pancagatra yaitu ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan Hankam.
Rasa cinta tanah air akan membangkitkan kerelaan berkorban demi meraih cita-cita dan kejayaan bangsa serta menjaga dan mempertahankan Indonesia.
NAMA : ARTHALIA BRILIAN HUMAIRAH
NPM : 2215012001
KELAS : A
PRODI : S1 ARSITEKTUR

WAWASAN NUSANTARA
Dengan mempelajari wawasan nusantara akan tumbuh jiwa nasionalisme pada setiap warga negara Indonesia.
Wawasan berasal dari kata "wawas" atau bahasa Jawa yang berarti pandangan, tinjauan, atau pengamat indrawi. Selanjutnya kata "mawas" yang berarti memandang, meninjau atau melihat. Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah NKRI yang meliputi darat, laut, udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.
Wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia agar kelompok dan konteks sosiologis politis serta pantangan yang harus dihindari adalah perbuatan tindakan yang menanggapi norma-norma, etika, moral, nilai agung, atau tindakan anarkis menuju ke arah disintegrasi bangsa.
Manfaat wawasan nusantara yaitu sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan keputusan, tindakan, dan perbuatan penyelenggaraan negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah.
Wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia. Perbedaan persepsi, perbedaan pendapat, dan fraksi-fraksi antar kelompok dalam konteks sosiologis politis serta demokrasi dianggap hal yang wajar dan sah-sah saja. Hal tersebut justru diharapkan dapat menghasilkan masyarakat yang dinamis dan kreatif sinergis untuk saling menyesuaikan menuju integrasi.

Latar belakang historis wawasan nusantara.
Bangsa Indonesia memperjuangkan konsepsi wawasan nusantara berdasarkan Deklarasi Djuanda ke forum internasional agar mendapat pengakuan bangsa lain atau masyarakat internasional. Konferensi PBB tanggal 30 April 1982 menerima dokumen yang bernama The United Nations Convention on The Law of the Sea. Atau biasa disebut ankos. Berdasarkan konvensi hukum laut 1982 tersebut diakui asas negara kepulauan archipelago. Kemudian diratifikasi melalui undang-undang berdasarkan konvensi hukum Laut tersebut. Wilayah laut yang dimiliki Indonesia menjadi sangat luas.

Latar belakang sosiologis wawasan nusantara.
Sebagai persepsi kewilayahan bangsa Indonesia mengusahakan dan memandang wilayah satu kesatuan namun seiring tuntutan dan perkembangan konsepsi wawasan nusantara mencakup pandangan akan satu kesatuan politik ekonomi sosial budaya dan pertahanan keamanan termasuk persatuan sebagai satu bangsa.
-Dalam rumusan gbh TAP MPR 1993-1998 ( Garis-Garis Besar Haluan Negara)
Wawasan nusantara adalah cara pandangan dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Untuk mewujudkan persatuan bangsa dibutuhkan penguatan semangat kebangsaan secara terus-menerus telah dirintis melalui peristiwa kebangkitan nasional 20 Mei 1908 ditegaskan dalam sumpah pemuda 28 Oktober 1928, dan dibunyikan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Latar belakang politik wawasan nusantara.
Cita-cita Indonesia sebagaimana tertuang dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 alinea kedua "dan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan seluruh rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Tujuan Indonesia tertuang dalam undang-undang dasar 1945 alinea 4 menyatakan bahwa pemerintahan negara republik Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dengan adanya konsepsi wawasan nusantara wilayah Indonesia menjadi sangat luas dengan beragam flora fauna dan penduduk wilayah. Eksensi dan organisi wawasan nusantara adalah kesatuan wilayah persatuan bangsa.
NAMA: ARTHALIA BRILIAN HUMAIRAH
NPM: 2215012001
KELAS: A
PRODI: S1 ARSITEKTUR

A. Artikel ini memuat tentang Hak Asasi Manusia (HAM) pada tahun 2019 di Indonesia yang masih terbilang buruk. Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu, hal ini ditunjukkan lewat beberapa hal, seperti tidak adanya proses keadilan, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi, diskriminasi berbasis gender yang mengakar.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel ini adalah bahwasanya Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi, menegakkan reformasi hukum dan mereformasi sektor keamanan publik.
B. Prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa tercermin dalam Pancasila sila pertama, yang menjadi dasar negara. Hal ini menunjukkan bahwa keberagamaan dan spiritualitas serta semangat gotong royong memiliki peran penting dalam memandu kebijakan di dalam konteks demokrasi Indonesia.
Demokrasi yang Berketuhanan Yang Maha Esa artinya seluk beluk sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten (sesuai) dengan nilai-nilai dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.
C. Praktik demokrasi Indonesia saat ini tidak selalu menjunjung tinggi nilai HAM. Hal tersebut dikarenakan masih terjadinya pelanggaran HAM seperti tidak adanya proses keadilan, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi, Penganiayaan, Pencemaran nama baik, main hakim sendiri, Tidak toleran pada perbedaan
D. Sikap terhadap kondisi di mana anggota parlemen mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat secara umum dianggap sebagai pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat dan kepentingan umum. Dalam berdemokrasi sebaiknya setiap orang memiliki sikap tidak egois dan lebih memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.
E. Hal tersebut dapat menjadi ancaman terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia. Jika seorang pemimpin menyalahkan gunakan kekuasaan kharismatik, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap massa dan mampu memanipulasi opini publik. Hal ini membuat masyarakat tidak bebas memilih dan hanya mengikuti ketetapan pemerintah serta membuat rakyat menjadi enggan bersuara dan berpendapat.
Prinsip-prinsip HAM, salah satunya adalah kebebasan berpendapat.